Selamat datang di bungeko.com, blog pribadi Eko Nurhuda. Semoga tulisan-tulisan di blog ini memberi manfaat positif bagi Anda. Saran atau kritik dari Anda akan diterima dengan senang hati.

Menyambut Euro 2012

Hasil Undian dan Jadwal Lengkap Euro 2012

Piala Eropa 2012 di Polandia-Ukraina masih enam bulan lagi. Namun undian penentuan grup bagi ke-16 peserta putaran final sudah dilakukan di Kiev, 2 Desember lalu.

Baca juga:

»
» Ketika Blog Masih Dipandang Sebelah Mata



Selasa, 04 September 2012

Google, Pemecah Kebuntuan Internet


BAGI Anda yang sudah akrab dengan internet, nama Google tentu sudah tidak asing lagi. Sebagai mesin pencari nomor wahid saat ini, Google adalah bagian tak terpisahkan dari internet. Google dan internet bagai satu kesatuan. Apa yang bisa dilakukan seorang pengguna internet tanpa Google? Itulah sebabnya, tak mengherankan jika Google menjadi situs yang pertama kali dituju saat seorang memulai surfing.

Kemampuan ajaib Google dalam menghadirkan informasi yang dicari dalam waktu kurang dari setengah detik membuatnya sangat diandalkan sebagai pemandu dalam menelusuri dunia maya yang serba tak pasti. Setiap hari jutaan orang di seluruh penjuru dunia melakukan pencarian dengan Google yang kini tersedia dalam lebih dari 100 bahasa. Kelebihannya dalam memeringkat hasil pencarian berdasarkan tingkat relevansi membuat banyak pengguna internet begitu tergantung pada Google.

Sebagai sebuah perusahaan, nama Google menjadi terkenal tanpa biaya promosi sepeserpun. Keterkenalan Google berproses secara alami. Namanya disebarkan dari mulut ke mulut penggunanya. Seorang pengguna yang puas dengan kinerja Google lantas mempromosikan mesin pencari itu pada teman, kerabat, dan anggota keluarganya. Begitu seterusnya hingga seluruh dunia mengenal Google si mesin pencari handal itu.

Foto: seankenney.comBegitu populernya Google sebagai mesin pencari terhandal, sampai-sampai dua kamus bahasa Inggris ternama—Merriam Webster Collegiate Dictionary dan The Oxford English Dictionary—mencantumkan kata ‘google’ dalam daftarnya. Google di kamus tersebut diartikan sebagai “menggunakan mesin pencari Google untuk mencari informasi di internet.” ‘To google’ sama artinya dengan ‘to search’ atau ‘to find’.

Dalam percakapan sehari-hari orang Amerika, istilah ‘googling’ juga sering dipakai sebagai varian atau sinonim dari kata ‘searching’. Seseorang yang merasa terus dicari-cari dan dilacak semua info terkait dengan dirinya bisa mengatakan, “I think somebody is googling me.” Ini menggambarkan betapa Google telah merasuk ke dalam kehidupan sehari-hari penggunannya.

Apa yang membuat Google begitu terkenal? Pertama, jelas karena layanan mesin pencari yang disediakan boleh dipergunakan secara gratis. Ini tentu sangat bermanfaat dalam usaha pemerataan informasi. Tapi yang paling penting adalah kehandalan Google sebagai mesin pencari itu sendiri. Tidak bisa disangkal lagi, saat ini Google adalah yang terbaik di bidang pencarian di internet. Belum ada mesin pencari lain yang dapat menyamai semua kelebihan yang dimiliki Google; mudah, cepat, lengkap, dan—yang paling penting—relevan. Terlebih kini Google juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain di luar pencarian. Seperti mengecek harga saham di bursa, mengetahui nilai tukar uang, melihat headline berita-berita terhangat di seluruh dunia, melacak alamat atau nomor telepon (khusus AS), melihat peta dan petunjuk jalan, mencari tahu ramalan cuaca terkini, sampai menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain.

Itulah Google. Bukan lagi sekedar mesin pencari, tapi Google telah menjelma sebagai mesin serba tahu yang dapat memberikan apapun yang ingin diketahui pengguna internet. Ya, kurang lebih seperti itulah Google mendefinisikan dirinya sendiri dalam situs resminya. “Google is the closest thing the web has to an ultimate answer machine.”

Dengan segala keistimewaan yang dimilikinya itulah saya lantas menempatkan Google pada urutan pertama dalam daftar 7 Wonders of Internet versi saya. Seperti yang saya janjikan pada posting tersebut, bertepatan dengan hari lahirnya Google ini saya hendak membagikan sebuah ebook gratis berjudul Google, Pemecah Kebuntuan Internet. Inilah ebook pertama dari Seri 7 Keajaiban Dunia Maya.

Untuk mengunduh ebook tersebut, silakan klik di sini (ukuran file 1.548 KB). Selamat membaca!


Dipublikasikan dari pelosok daerah transmigrasi di Desa Talang Datar, Kec. Bahar Utara, Kab. Muaro Jambi, Jambi, dengan layanan internet XL Axiata.

Senin, 03 September 2012

eBay, Membawa Lelang ke Internet


PIERRE Morad Omidyar terkejut bukan main ketika pointer laser rusak yang ia tawarkan di halaman lelang dalam situs pribadinya dibeli seseorang. Setengah tak percaya ia mengontak si pembeli dan menjelaskan kalau pointer laser itu dalam keadaan rusak. Ia takut pembeli tersebut mengira pointer laser yang ia tawarkan masih dalam kondisi baik sehingga mau membelinya. Tapi Pierre jadi semakin kaget ketika dalam email balasannya si pembeli menjawab, “Saya kolektor pointer laser rusak”.

Itulah momen yang mengawali sejarah sebuah situs lelang terkemuka dunia, eBay. Pointer laser rusak yang terjual dengan harga US $14,83 tersebut menjadi titik awal dari serangkaian transaksi dengan nilai mulai dari US $1 sampai dengan ribuan dolar yang terjadi di eBay setiap hari. Pointer laser rusak itu pula yang memantapkan hati Pierre Omidyar untuk menggarap situs lelangnya dengan lebih serius, sampai akhirnya menjadi sebuah perusahaan beromset ratusan juta dolar setiap bulan.

Awalnya, boleh dibilang Pierre hanya iseng. Ia memanfaatkan libur akhir pekan di bulan September 1995 untuk membuat sebuah kode pemrograman yang memungkinkan seseorang berjualan barang secara langsung kepada orang lain melalui internet. Metode yang ia pilih adalah lelang, satu sistem penjualan barang yang belum dikenal di internet saat itu. Dalam waktu tak berapa lama kode program tersebut berhasil ia selesaikan. Untuk menguji-cobanya Pierre memanfaatkan situs pribadinya. Ia membuat satu halaman khusus yang dinamai Auction Web, dan menawarkan pointer laser rusak miliknya yang kemudian terjual dengan harga US $14,83 sebagai penawaran pertama.

Mungkin Pierre sendiri tak pernah membayangkan kalau dari sekedar coba-coba menyalurkan hobinya dalam mengotak-atik program itu, ia kemudian menghadirkan revolusi besar dalam perjalanan panjang sebuah teknologi bernama internet. Berkat eBay, kini lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia menggantungkan hidupnya semata-mata dari penghasilan yang didapat dari kegiatan lelang di internet. Sebagian lagi menjadikannya sebagai sumber penghasilan sekunder di samping gaji bulanan. Sedangkan lebih dari 200 juta pengguna internet merasa aman dan nyaman saat membeli barang yang mereka inginkan dari orang-orang di belahan bumi berbeda yang bahkan tidak mereka kenal sama sekali.

Diawali dari sebuah pointer laser rusak, eBay kini tercatat sebagai perusahaan perdagangan online yang selalu menjadi langganan dalam daftar Fortune 500, daftar 500 perusahaan terkemuka dunia menurut versi majalah Fortune. Hanya dalam waktu kurang dari 10 bulan sejak pertama kali diluncurkan pada 3 September 1995, eBay telah mempunyai 41 ribu pengguna aktif dan membukukan total penjualan senilai 7,2 juta dolar. 10 tahun kemudian, eBay mempunyai lebih dari 250 juta pengguna aktif dan membukukan total penjualan senilai 52,5 miliar dolar. Sungguh sebuah pencapaian yang sangat luar biasa untuk ukuran situs baru.

Karena catatan fenomenal serta peran pentingnya bagi dunia e-commerce dewasa ini, saya menempatkan eBay pada urutan ketiga dalam daftar 7 Wonders of Internet versi saya. Seperti yang saya janjikan pada posting tersebut, bertepatan dengan tanggal lahirnya eBay ini saya hendak membagikan sebuah ebook gratis berjudul eBay, Membawa Lelang ke Internet. Inilah ebook ketiga dari Seri 7 Keajaiban Dunia Maya.

Untuk mengunduh ebook tersebut, silakan klik di sini (ukuran file 4.331 KB). Selamat membaca!


Dipublikasikan dari pelosok daerah transmigrasi di Desa Talang Datar, Kec. Bahar Utara, Kab. Muaro Jambi, Jambi, dengan layanan internet XL Axiata.

Kamis, 23 Agustus 2012

Blogger, Tonggak Popularitas Blog


KETIKA Pesta Blogger pertama kali digelar di Jakarta pada 27 Oktober 2007, lebih dari 500 blogger dari seluruh penjuru nusantara turut serta meramaikan acara tersebut. Jumlah ini membuat banyak orang tercengang. Sungguh tidak ada yang menyangka hanya dalam hitungan yang tergolong singkat sebuah teknologi bernama blog sudah digunakan sedemikian luas di Indonesia.

Saking antusiasnya, Muhammad Nuh—Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) waktu itu—sampai mencetuskan ide untuk mengabadikan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional. Muhammad Nuh bahkan membuat semacam kontes menciptakan ‘lagu kebangsaan’ blogger Indonesia, dan menjanjikan sebuah lap-top sebagai hadiah untuk pemenangnya.

Ilustrasi: logos.wikia.comJika saja Muhammad Nuh yang sekarang menjadi Menteri Pendidikan Nasional tahu jumlah blogger Indonesia saat ini, mungkin ia bakal menggeleng-gelengkan kepala karena takjub dengan peningkatannya yang sedemikian pesat. Dan bukan sekedar sebuah komunitas berbasis hobi, blogger—bersama para facebooker dan tweeps—bahkan telah menjadi satu kekuatan massa yang diperhitungkan. Gerakan solidaritas pengumpulan koin bagi Prita Mulyasari yang dituntut oleh RS Omni International terkait kasus pencemaran nama baik adalah salah satu contohnya. Pembebasan Bibit Samad Riyanto dan Candra Hamzah, duo pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditahan Bareskrim Mabes Polri menyusul terungkapnya megaskandal Bank Century—pada penghujung 2009, juga sedikit-banyak dipengaruhi oleh gerakan massa yang digalang oleh komunitas online, para netter, yang salah satu pilarnya adalah komunitas blogger.

Tidak hanya di Indonesia, di belahan dunia yang lain pun pertumbuhan blog dan blogger tidak kalah pesatnya. Technorati, situs direktori blog yang memantau perkembangan blog di dunia dalam setiap detik, sempat mencatat angka fantastis. Menurut data Technorati, pertumbuhan blog pernah menembus angka 17 ribu blog sehari. Ini artinya, setiap menit lahir lebih dari 11 blog baru di jagat internet. Angka ini bisa jadi jauh lebih banyak lagi sekarang, mengingat perkembangan blog masih jauh dari puncaknya.

Mengapa blog tumbuh sedemikian pesat? Salah satu alasannya adalah karena blog sangat mudah dibuat. Ya, Anda tidak perlu menjadi seorang webmaster handal untuk membuat sebuah blog. Anda bahkan tidak dituntut menguasai bahasa pemrograman situs seperti HTML, CSS, juga PHP. Satu-satunya yang perlu Anda lakukan adalah men-daftarkan diri ke salah satu situs penyedia layanan blog gratis. Begitu terdaftar, Anda hanya membutuhkan paling lama 10 menit untuk membuat sebuah blog baru.

Semudah itukah? Ya, berkat layanan yang disediakan situs-situs penyedia blog gratis, membuat blog memang sangat mudah. Situs-situs semacam ini sudah menyedia-kan program yang memungkinkan setiap membernya untuk membuat blog baru secara otomatis, dalam waktu sangat singkat. Cukup mengisi kolom-kolom dalam halaman-halaman yang ditampilkan situs tersebut, dan blog baru Anda langsung online begitu Anda mengeklik tombol ‘Buat Blog Saya’. Selanjutnya Anda tinggal mengisinya dengan posting, mempercantik tampilannya, dan memperkenalkannya pada dunia.

Blogger (www.blogger.com) dan WordPress (www.wordpress.com) adalah 2 engine blog yang paling banyak digunakan para blogger. Selain keduanya masih ada banyak situs lain dengan layanan serupa, misalnya LiveJournal.com, TypePad.com, atau Multiply.com. Namun, kemudahan dalam pembuatan dan pengoperasian serta banyaknya pilihan tampilan (template/theme) membuat Blogger dan WordPress menjadi pilihan utama, terutama bagi blogger pemula yang baru pertama kali membuat blog.

Jika hendak dirampingkan lagi, dari 2 situs tersebut Blogger menjadi yang paling diminati. Pasalnya, Blogger menyediakan layanan yang 100% gratis, pengguna sama sekali tidak dipungut biaya, tidak diminta membayar apapun. Hal ini berbeda dengan WordPress yang membedakan layanannya menjadi 2: layanan blog gratis yang beralamat di www.wordpress.com, dan layanan pendukung blog profesional yang beralamat di www.wordpress.org.

Melihat peran pentingnya bagi popularitas dan tren blog, saya menempatkan Blogger pada urutan keempat dalam daftar 7 Wonders of Internet versi saya. Seperti yang saya janjikan pada posting tersebut, bertepatan dengan tanggal lahirnya Blogger ini saya hendak membagikan sebuah ebook gratis berjudul Blogger, Tonggak Popularitas Blog. Inilah ebook keempat dari Seri 7 Keajaiban Dunia Maya.

Untuk mengunduh ebook-nya, silakan klik di sini (ukuran file 777 KB). Selamat membaca!


Dipublikasikan dari pelosok daerah transmigrasi di Desa Talang Datar, Kec. Bahar Utara, Kab. Muaro Jambi, Jambi, dengan layanan internet XL Axiata.

Rabu, 08 Agustus 2012

Amazon.com, Pelopor Toko Online


JIKA di awal penemuannya orang hanya bisa berkirim data dan pesan lewat internet, maka kini kita bahkan bisa membeli sebuah mobil maupun rumah hanya dengan berselancar di dunia maya.

Ya, perkembangan internet yang sedemikian pesat telah membuat sesuatu yang awalnya tidak terbayangkan menjadi nyata. Bahkan mungkin malah menjadi gaya hidup. Salah satu contohnya adalah online shopping atau berbelanja di internet. Cukup hidupkan komputer dan sambungkan ke jaringan internet, selanjutnya kita dapat berbelanja sepuasnya di banyak toko online yang menawarkan beragam produk dan jasa.

Dengan toko online, kita tidak perlu keluar rumah. Semua kegiatan yang biasa kita lakukan saat berbelanja di mal bisa dilakukan dari depan komputer. Mulai dari mengunjungi toko demi toko, memilih-milih barang yang hendak dibeli, melakukan pemesanan, sampai membayar daftar belanja, semuanya dapat dilakukan semudah mengeklik mouse komputer dari dalam rumah kita sendiri.

Ilustrasi: sleetherz.comTak perlu berpanas-panasan atau kehujanan di jalan, tak perlu repot mencari ruang untuk memarkir kendaaraan, tak perlu berdesak-desakan dengan pengunjung lain, dan tak perlu antri di depan kasir. Tinggal klik sana-sini, belanja pun beres. Selanjutnya barang akan dikirim langsung ke alamat oleh kurir yang ditunjuk pengelola toko online. Lihat, kita sama sekali tidak perlu keluar rumah. Betapa mudah dan nyamannya berbelanja di toko online.

Kemudahan dan kenyamanan berbelanja inilah yang kemudian membuat banyak toko online bermunculan di internet. Mulai dari toko online serba ada yang menawarkan segala macam barang dagangan, sampai toko online yang secara spesifik hanya menjual satu jenis barang.

Ambil contoh toko buku online. Seingat saya, toko buku online pertama di Indonesia adalah BearBookStore.com yang mulai beroperasi sejak pertengahan tahun 2002. Mengusung konsep pemasaran viral (viral marketing), toko buku online ini sempat bertahan sebagai satu-satunya toko buku online di Indonesia sampai sekitar tahun 2006. Namun, kini pecinta buku dalam negeri memiliki banyak pilihan untuk berbelanja buku melalui internet. Sebab, selain BearBookStore.com ada pula KutuKutuBuku.com, BukuKita.com, IniBuku.com, PecintaBuku.com, BukaBuku.com, dan lainnya.

Ini tentu fenomena menarik. Dulu, saat internet pertama kali ditemukan, toko online adalah sesuatu yang dianggap tidak mungkin. Orang yang berpikiran bahwa suatu saat internet dapat menjadi sebuah dunia sendiri seperti halnya dunia kehidupan sehari-hari—sehingga kita juga bisa berbelanja di internet, dianggap mengigau. Sama halnya seperti saat Wright Bersaudara mengimpikan sebuah kendaraan yang dapat membawa mereka terbang ketika teknologi mobil bahkan belum sempurna.

Ternyata, semua itu mungkin terjadi. Kini dunia internet dipenuhi entah berapa ratus ribu, bahkan mungkin juta, toko online di seluruh dunia. Dan, Amazon.com rasanya pantas disebut sebagai pelopor toko online. Karena toko buku yang didirikan oleh Jeff Bezos ini telah berhasil mengubah persepsi orang mengenai perdagangan di internet.

Atas perannya sebagai pelopor toko online itulah saya lantas menempatkan Amazon.com pada urutan kedua dalam daftar 7 Wonders of Internet versi saya. Seperti yang saya janjikan pada posting tersebut, bertepatan dengan bulan lahirnya Amazon.com ini saya hendak membagikan sebuah ebook gratis berjudul Amazon.com, Pelopor Toko Online. Inilah ebook kedua dari Seri 7 Keajaiban Dunia Maya.

Untuk mengunduh ebook-nya, silakan klik di sini (ukuran file 3.640 KB). Selamat membaca!


Dipublikasikan dari pelosok daerah transmigrasi di Desa Talang Datar, Kec. Bahar Utara, Kab. Muaro Jambi, Jambi, dengan layanan internet XL Axiata.

Senin, 23 April 2012

YouTube, Layanan Video Sharing No. 1


RASANYA tak ada situs yang namanya begitu cepat mendunia seperti YouTube. Hanya dalam waktu 5 tahun saja situs ini menjadi pemimpin dalam layanan video sharing di internet. YouTube, sebagaimana disebut oleh David Lidsky dalam situs FastCompany.com, bahkan telah mengubah cara pandang orang terhadap internet dan media pada umumnya.

Nama domain youtube.com didaftarkan pertama kali pada tanggal 15 Februari 2005, kemudian tanggal 23 April di tahun yang sama video pertama di-upload sekaligus menandai beroperasinya YouTube versi beta (percobaan). Video berdurasi 19 detik itu berjudul “Me at the Zoo”, sebuah video yang menunjukkan Jawed Karim—salah satu pendiri YouTube—sedang berdiri di depan sekumpulan gajah di dalam kebun binatang San Diego, California.

November 2005, perusahaan investasi top di AS Sequoia Capital menanamkan modal awal sebesar 3,5 juta dolar ke YouTube. Sequoia Capital memang terkenal berani memodali perusahaan-perusahaan teknologi berbasis internet. Sebelum YouTube, perusahaan ini sempat ikut memodali Google bersama-sama dengan Kleiner Perkins Caufield & Byers, perusahaan permodalaan yang cukup terpandang di AS.

Keberanian Sequoia Capital mengucurkan dana awal sebesar 3,5 juta dolar—dan 8 juta dolar lagi di bulan April 2006—ke YouTube seolah menjadi pertanda kalau situs ini bakal menjadi besar, sama besarnya dengan situs-situs lain yang pernah dimodali perusahaan yang digawangi investor kakap Michael Moritz itu. Dan, kelak terbukti YouTube menjadi situs pilihan nomor satu untuk urusan berbagi video di internet.

Sebelum YouTube, sebenarnya sudah ada sejumlah situs yang melayani kebutuhan pengguna internet untuk berbagi video. Beberapa diantaranya adalah Metacafe dan MySpace. Metacafe mulai beroperasi sejak Juli 2002, sedangkan MySpace sejak tahun 2003. Dari luar AS ada DailyMotion yang berbasis di Paris, dan mulai beroperasi Maret 2005 atau 9 bulan sebelum YouTube diluncurkan secara resmi ke publik.

Hebatnya, YouTube secara brilian mampu melewati semua pendahulunya dan menduduki posisi pertama sendirian. MySpace lebih fokus pada aktivitas jejaring sosial dan menjadikan layanan video sharing hanya sekedar pelengkap saja. Metacafe kini berada di peringkat ketiga diantara situs-situs video sharing menurut comScore, sebuah perusahaan riset yang mencatat semua kegiatan di internet untuk kepentingan pengumpulan data seputar pemasaran online. Sedangkan DailyMotion malah hanya berada di peringkat 42 dalam daftar yang sama.

Ketika Google membeli YouTube dengan harga 1,65 milyar dolar dalam bentuk kepemilikan saham pada tanggal 9 Oktober 2006—harga yang dianggap tidak masuk akal oleh sebagian pengamat di AS, semakin jelaslah bukti yang menunjukkan betapa YouTube merupakan situs video sharing masa depan yang patut diperhitungkan.

Mengacu pada pertumbuhannya yang sangat luar biasa serta posisinya sebagai situs layanan video sharing terpopuler saat ini, saya menempatkan YouTube pada urutan kelima dalam daftar 7 Wonders of Internet versi saya. Seperti yang saya janjikan pada posting tersebut, bertepatan dengan tanggal lahirnya YouTube ini saya hendak membagikan sebuah ebook gratis berjudul YouTube, Layanan Video Sharing No. 1. Inilah ebook kelima dari Seri 7 Keajaiban Dunia Maya.

Untuk mengunduh ebook tersebut, silakan klik di sini (ukuran file 10.493 KB). Selamat membaca!


Dipublikasikan dari pelosok daerah transmigrasi di Desa Talang Datar, Kec. Bahar Utara, Kab. Muaro Jambi, Jambi, dengan layanan internet XL Axiata.

Software Website Toko Online

Rp1 Tahun 1956

Uang Mahar, Rp1 Tahun 1956

Obverse: Gadis Jawa di kanan, angka satu di kiri.
Reverse: Garuda Pancasila di tengah, diapit angka satu.
Kondisi: Baru (Uncirculated, UNC)

Rp10.000,-

per lembar

Recommended Posts
Recommended Video
GBK
Lagi, timnas Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Malaysia di final SEA Games 2011. Dalam final yang sama-sama kita saksikan Senin (21/11) malam, timnas U-23 keok.
iklan
Bakso
Bakso umumnya memiliki bulatan-bulatan campuran tepung dan daging yang biasa disebut pentol. Di Pemalang, ada warung bakso yang menyediakan bakso tanpa pentol.
uanglama