Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Rabu, 25 Maret 2009

SAYA pertama kali mendengar nama Aura Kasih dari seorang teman kos. Kalau tak salah ingat waktu itu gadis pelantun lagu Asmara ini menjadi bintang tamu di acara Empat Mata. Teman tadi dengan semangat memberitahukan hal tersebut pada saya. Dia bilang, "Di Tukul bintang tamunya Aura Kasih." Saya cuma merespon ogah-ogahan, "Aura Kasih? Siapa sih dia?"

Respon seperti itu adalah cerminan apatisme saya terhadap kemunculan artis-artis baru. Lihat saja beberapa bintang baru di negeri ini, tak lebih hanya bermodalkan tampang dan bodi saja. Nah, ketika mendengar nama Aura Kasih sebagai penyanyi baru, saya langsung membatin, "Ah, paling-paling juga cuma modal bodi." Terlebih setelah tahu kalau gadis Bandung ini jebolan Miss Indonesia 2007. Dari modelling kok bisa nyasar ke tarik suara sih? Ditambah lagi setelah melihat penampilannya yang cenderung "berani", baik saat show maupun di video klip.

Aura Kasih
Si seksi Aura Kasih.
Beberapa hari lalu, teman saya tadi kembali menyebut nama Aura Kasih. Kali ini ia cerita kalau gadis bernama asli Sanny Aura Syahrani tersebut membintangi film baru berjudul Asmara Dua Diana. Dan, lagi-lagi, di film tersebut Aura Kasih tampil "berani". Bahkan ada satu adegan yang dengan sengaja mengekspose belahan dadanya. Walah, saya jadi semakin yakin kalau mojang Bandung yang baru berusia 21 tahun itu tak lebih hanya selebriti yang mengandalkan bodi dan sensualitas sebagai daya tarik utamanya.

Didorong rasa penasaran, saya pun menjelajahi Google untuk mencari referensi tentang Aura kasih. Ternyata tak banyak situs yang mengulas tentang penyanyi ini secara lengkap, kecuali blog-blog yang hanya iseng menembak keyword. Dari pencarian ini, akhirnya saya menemukan situs-situs yang menyediakan lagu-lagu Aura Kasih dalam bentuk mp3. Selanjutnya, ssst, jangan bilang siapa-siapa ya kalau saya men-download mp3 gratisan. ^_^

Dari sebuah situs, saya men-download 2 album Aura Kasih sekaligus. Keesokan harinya, 2 album tersebut saya putar sambil iseng mengetik 1 naskah. Eh, lha kok ternyata suara Aura Kasih enak juga ya? Memang tidak bisa disetarakan dengan Krisdayanti atau Titi DJ. Tapi dibandingkan sejumlah artis sinetron yang baru "belajar" nyanyi seperti Ussy Sulistiowati, Ardina Rasti atau Intan Nuraini, jelas nyanyian Aura Kasih terdengar lebih enak. Atau dibanding Prisa Adinda si cewek metal, menurut saya kok masih lebih enak suara Aura Kasih. Terlebih lagi lagu-lagunya juga asyik didengar. Saya paling suka lagu Asmara, Tergila Padamu, Puncak Asmara, dan Long Distance.

Setelah punya mp3-nya, kini giliran memburu video-video Aura Kasih di YouTube. Walah, ternyata banyaaaaak sekali. Sayang, dari hampir 40 video tersebut kebanyakan lagunya cuma Mari Bercinta. Ya sudah, mau tak mau diambil saja. Toh venue dan aksi panggungnya berbeda. Meskipun sepertinya hampir semuanya juga hanya lypsinc alias etok-etokan. Hehehe...


Akhirnya, satu pelajaran berharga saya dapat dari pengalaman (bersama) Aura Kasih ini. Apa itu? Pepatah lama Inggris yang berbunyi don't judge the book by its cover. Halah, koq kayanya gak nyambung ya? ^_^


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

0 komentar:

Poskan Komentar