Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Rabu, 30 September 2009

SEDANG asyik berputar-putar Desa Banjardawa dan Cibelok dalam rangka silaturahim ke rumah saudara-saudara dari pihak istri di Pemalang, sebuah SMS masuk ke HP saya. Isinya singkat saja, tapi membuat saya jadi tercengang. "Miyabi mau datang ke Indonesia..!" Demikian tulis Hamidi, teman saya yang mengirim SMS tersebut.

Awalnya saya pikir SMS itu hanya kelakar saja. Tapi setelah membuka-buka detikHot, ternyata kabar itu betul. Walah, bakal jadi seru nih ceritanya. Dan memang rencana kedatangan Miyabi untuk bermain film di Indonesia itu menuai pro-kontra. MUI sudah terang-terangan menolak kedatangan bintang film porno asal Jepang tersebut. Alasannya, kedatangan Miyabi dianggap bisa merusak citra Indonesia sebagai negara dengan penganut agama Islam terbanyak di dunia. Ratna Sarumpaet bahkan berkata siap mengusir Miyabi jika benar-benar datang ke Indonesia.


Maria 'Miyabi' Ozawa.
Tidak cuma MUI, sejumlah artis juga terkesan enggan menanggapi kedatangan Miyabi. Salah satunya Tyas Mirasih. Pacar vokalis The Changcuters ini mengaku bakal berpikir panjang bila ditawari main film bareng Miyabi. Cewek berbibir menggairahkan ini beralasan, ia khawatir imejnya bakal jadi negatif karena bermain film dengan bintang film xxx. Hmmm....

Ada yang menolak tentu ada pula yang menyambut kedatangan Miyabi dengan gembira, terutama para penggemar si cantik blasteran Jepang-Kanada tersebut (hayo, pada ngaku..!). Salah satunya Hengky Kurniawan, yang bahkan mengatakan kalau ia rela tidak dibayar asalkan bisa bermain film bersama Miyabi. Weleh-weleh... Hal senada diucapkan Deswita Maharani yang mengaku bermain bersama Miyabi merupakan sebuah kebanggan.

Sikap agak netral diperlihatkan oleh Cathy Sharon. Meski tahu kalau Miyabi adalah bintang film panas, namun kakak kandung Julie Estelle ini mengaku tidak keberatan dengan kedatangan Miyabi sepanjang bukan dalam rangka membuat film porno. Sikap serupa juga dikemukakan Pinkang Mambo. Mantan personel duo Ratu ini mempersilakan Miyabi datang ke Indonesia asalkan, "nggak main film blue."
"Semua cowok pasti pernah nonton film Miyabi"
-Bedu-

Pendapat senada disampaikan oleh budayawan kondang Butet Kertaredjasa. Katanya, sepanjang Miyabi tidak terlibat pembuatan film porno, maka kedatangannya tidak bisa dilarang-larang. Alasan MUI bahwa kehadiran Miyabi bakal merusak moral bangsa ditampiknya. "Toh, tanpa Miyabi pun praktek amoral sudah marak," begitu katanya.

Ngomong-ngomong, bagaimana pendapat pemerintah yang mempunyai kuasa untuk mencekal seseorang masuk ke wilayah hukum NKRI? Yang menarik, Menkominfo Muhammad Nuh mendukung kedatangan Miyabi ke Jakarta. Tapi sama dengan apa yang disampaikan Cathy Sharon, Pinkan Mambo, dan Butet Kertaradjasa, Menkominfo menekankan, "Kalau dia di Indonesia tidak melakukan kegiatan-kegiatan porno, secara legal tidak bisa dilarang."


Nah, di antara semua pendapat tersebut, yang paling menarik mungkin komentarnya Bedu. Pelawak yang satu ini berkata ringan, "Semua cowok pasti pernah nonton filmnya." Hayo, para cowok, apakah kalian sependapat dengan pendapat Bedu itu? Tentu pendapat teman-teman blogger tak kalah menarik. So, silakan berkomentar. ^_^


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

0 komentar:

Poskan Komentar