Selamat datang di bungeko.com, blog pribadi Eko Nurhuda. Semoga tulisan-tulisan di blog ini memberi manfaat positif bagi Anda. Saran atau kritik dari Anda akan diterima dengan senang hati.

Menyambut Euro 2012

Hasil Undian dan Jadwal Lengkap Euro 2012

Piala Eropa 2012 di Polandia-Ukraina masih enam bulan lagi. Namun undian penentuan grup bagi ke-16 peserta putaran final sudah dilakukan di Kiev, 2 Desember lalu.

Baca juga:

»
» Ketika Blog Masih Dipandang Sebelah Mata



Jumat, 25 Desember 2009

Salahkah Jika Saya Mengucap "Selamat Natal..."?


SETIAP perayaan Natal seperti ini, umat Islam selalu sibuk mempersoalkan haram-tidaknya mengucapkan selamat Natal pada kerabat dan kenalannya. Sebuah khilafiyah yang sejak saya masih kecil mula sudah santer terdengar. Dan, yang mengherankan, sampai sekarang perbedaan itu masih saja diributkan. Padahal semua lini kehidupan di dunia ini rohnya adalah perbedaan.

Saya memang terlahir dari keluarga yang boleh dibilang tidak terlalu agamis. Meski Bapak-Ibu saya rajin sholat lima waktu, tapi beliau berdua tidak termasuk golongan fanatik. Dalam artian, beliau berdua masih mau bergaul akrab dan bahkan makan semeja dengan orang yang berbeda agama. Beliau berdua pun mau memakan dan meminum suguhan yang diberikan oleh orang yang berbeda agama, sepanjang makanan tersebut halal sifat dan cara memperolehnya.

Semenjak kecil, saya juga sudah bergaul akrab dengan teman-teman berbeda agama. Ketika duduk di kelas satu SMP Negeri 4 Way Madang, Ogan Komering Ulu--sekarang OKU Timur, teman sebangku sekaligus sahabat karib saya orang Bali yang beragama Hindu. Sebagai teman, saya sering berkunjung ke rumahnya dan tidak pernah menolak setiap suguhan yang diberikan. Bung-bung sekalian mungkin protes karena saya sama sekali tidak menanyakan perihal kehalalan makanan tersebut. Namun, teman saya itu sangat menghargai akidah saya. Ia tahu orang Islam tidak makan daging babi, anjing, dan meminum minuman keras, maka ia tidak pernah menawarkan itu semua.

Di SMP dan SMA, teman sebangku sekaligus sahabat karib saya lagi-lagi orang yang berbeda agama. Kali ini orang Batak dan agamanya Kristen Protestan. Dan, sebagai sahabat, rasanya wajar jika kami saling kunjung-mengunjungi, saling menjamu, dan lainnya. Sahabat Kristen saya memelihara anjing, tapi saya tidak pernah ragu masuk dan bermain di dalam rumahnya, bahkan makan di piring yang sama dengan yang mereka gunakan. Bung-bung sekalian mungkin lagi-lagi akan protes karena piring tersebut bisa jadi pernah dipakai makan daging haram dan dibersihkan dengan cara-cara yang tidak islami. Namun, ternyata teman saya adalah tipe orang yang sangat menghargai sahabat. Ia selalu menerangkan apa saja yang dimasak, bagaimana memasaknya, dan bahkan menerangkan kapan mereka terakhir kali memakan daging babi.

Dari semua pengalaman pribadi itu, saya melihat bahwa sesungguhnya manusia itu adalah cermin bagi yang lainnya. Kalau kita menghormati orang lain, maka kita pun akan dihormati pula. Sebaliknya, kalau kita menebar kebencian, niscaya hanya kebencian saja yang akan kita jumpai sepanjang hayat. Begitu juga hubungan sahabat antar manusia beda agama. Perlakukan orang-orang di luar agama kita dengan baik, maka mereka pun akan berbuat baik pada kita.

Kembali ke persoalan mengucapkan selamat Natal ke pemeluk kristiani, kita ummat Islam memang tidak pernah (atau mungkin belum pernah?) mendengar riwayat yang menceritakan Rosulullah Muhammad SAW mengucapkan selamat Natal kepada warga Madinah yang beragama Krsiten. Tapi kita tentu sama-sama sudah pernah mendengar kisah Rosulullah membuatkan sarana peribadatan bagi umat kristiani di Madinah. Rosul bahkan melindungi keyakinan kaum Kristen dan mengancam setiap orang yang berani mengusiknya. Sikap toleran Rosul ini kemudian juga ditiru oleh Khulafaur Rosyidin dan dinasti-dinasti Islam sesudahnya.

Pertanyaannya sekarang, jika Rosulullah Muhammad SAW pernah membuatkan gereja dan melindungi kaum Kristen Madinah melakukan segala aktivitas ritualnya, kenapa kita masih meributkan ucapan selamat Natal pada kaum Kristen? Apakah sepotong kalimat pendek "Selamat Natal ya..." akan secara otomatis meruntuhkan akidah dan keimanan seorang muslim? Saya rasa tidak semudah itu. Inamal a'malu bi niah. Allah selalu melihat setiap perbuatan dari niat yang terucap dari dalam hati ummat-Nya. Ucapan selamat Natal yang dilandasi dengan niat memelihara persahabatan saya rasa bukanlah tindakan yang patut dilabeli kata "HARAM" apalagi "KAFIR".

Wallahu a'lam bishshowab...

Kamis, 24 Desember 2009

Tour de Kali Progo


AHAD (20/12) lalu saya menghabiskan waktu dengan menelusuri secuil bagian dari Kali Progo. Saya sebut secuil karena yang saya--dan dua teman-- susuri hanyalah bagian pendek dari Kali Progo yang terentang panjang dari lereng Gunung Sumbing sampai Pantai Congot di selatan Jawa. Walau hanya secuil, tapi serunya tidak terkira. ^_^

Saya menemukan keindahan Kali Progo ini dari teman kos yang aslinya dari desa Sendang Sari, Minggir, Sleman. Nah, si teman ini bercerita kalau di belakang rumahnya terdapat pemandangan sangat indah. Tak kalah indah jika dibandingkan dengan pemandangan di lereng-lereng gunung. Terdorong oleh rasa penasaran, saya pun berangkat ke rumah teman ini dan langsung diajak berkeliling.

Wow, tidak ada kata yang bisa saya ucapkan kecuali "Subhanallah..." Ya, pemandangan di desa tersebut sangat indah sekali. Dari pinggiran sawah yang menghijau ditanami mendhong, kami bisa melihat jajaran bukit-bukit di Kulonprogo yang tampak membiru. Di bawahnya, aliran air Kali Progo terdengar bergemuruh memecah kesunyian. Tidak mau menunggu lama-lama, kami pun langsung menuruni lembah menuju ke Kali Progo.

Kebetulan daerah yang kami tuju adalah bagian sungai yang tenang. Sama sekali tidak ada riak dan bebatuan seperti yang banyak berserakan di sebelah tenggara bagian tersebut. Sungguh pemandangan yang sangat kontras, tapi indah sekali. Melihat air yang tenang, ingin sekali saya masuk ke sungai dan mandi. Tapi, saya ingat sama sekali tidak bawa pakaian ganti. Kalau pulang ke Jogja dalam keadaan basah kuyup bisa bahaya. ^_^




Dan, seperti sudah jadi kebiasaan, kalau dapat pemandangan indah seperti ini apalagi yang dilakukan kalau bukan... foto-foto! Maka, berfotolah kami di tepian Kali Progo nan menyejukkan ini. Sedaaap...


Selasa, 22 Desember 2009

Logo Baru Bung Eko dotcom


ENTAH mengapa, sejak pertama kali membuat blog saya selalu berpikiran untuk membuat logo blog. Mungkin saya telah terpengaruh dengan doktrin yang mengatakan kalau blog tak ubahnya sebagai sebuah perusahaan. Karenanya, logo sebagai identitas blog amat diperlukan. Selain untuk mempercantik tampilan header, logo tersebut juga dapat mempermudah pembaca dalam mengidentifikasi sebuah blog.


Logo bungeko.com.
Nah, ketika komputer saya ngadat dan harus di-install ulang beberapa hari yang lalu, secara otomatis koneksi internet saya ikut terganggu. Celakanya, saya masih belum bisa melakukan konfigurasi yang diperlukan agar komputer terkoneksi ke internet. Alhasil, selama beberapa hari tidak ada aktivitas online sama sekali. Saya pun memanfaatkan "waktu luang" tersebut untuk mendesain logo untuk blog ini. Hasilnya? Sebuah logo sederhana yang bisa Bung-bung lihat di header itu. Bagaimana, keren tidak? :D

Tidak ada arti khusus dari pemilihan warna maupun font huruf dalam logo tersebut. Semuanya murni hanya karena alasan artisitik. Menurut saya, paduan warna merah ala Blogger dan biru gelap itulah yang paling pas disandingkan. Jadi, ya warna itulah yang saya pakai. Lalu penggunaan tiga font berbeda masing-masing untuk tulisan "bungeko", "dot com", dan "catatan ringan seorang penulis lepas" juga hanya berdasarkan alasan artistik semata.

Harap maafkan kalau menurut Bung-bung sekalian desain logo Bung Eko dotcom ini terlalu sederhana. Pasalnya, saya hanya mengolahnya dengan Corel Draw 11. Itulah satu-satunya program desain yang saya kuasai sampai saat ini. Dan logo itupun hanya berupa permainan font dan tata letak saja. So, saya tidak keberatan sama sekali kalau ada yang berkomentar logo ini tidak istimewa. Toh, kalau dipikir-pikir logo Google atau Yahoo! juga hanya permainan warna dan teks, tidak istimewa-istimewa sekali. Hehehe...

Akhirnya, setelah BungEko.com, kini saya memperkenalkan logo Bung Eko dotcom pada Bung-bung sekalian. Mohon diapresiasi. Kritik dan saran selalu saya terima dengan lapang dada. Terima kasih...

Jumat, 18 Desember 2009

Doa di Pergantian Tahun (Doa Muharram)


ARTIS cantik Luna Maya tersandung masalah gara-gara menulis tweet kasar di Twitter-nya. Pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Kelly Kwalik, ditengarai tewas di tangan anggota Densus 88. Film Sang Pemimpi yang merupakan sekuel dari film laris Laskar Pelangi mulai diputar di bioskop.



Well, ada banyak peristiwa menarik menjelang pergantian tahun menurut kalender Hijriah ini. Tahun 1430 Hijriah sudah berlalu, dan kini kita mulai menapaki tahun 1431 Hijriah. Beragam cara dilakukan orang untuk menyambut tahun baru Islam ini. Ada yang dengan begadang semalam suntuk di Pantai Parangtritis. Ada yang melakukan ritual mubeng betheng alias mengelilingi tembok Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tepat tengah malam. Ada juga yang mengisinya dengan pengajian.

Nah, sebagai umat Islam, hal terbaik yang mestinya dilakukan di malam pergantian tahun ini adalah memanjatkan doa. Doa apa? Tentu saja doa pergantian tahun. Begini nih bunyi doanya:

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim.
Wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa wa maulaanaa Muhammadiw wa 'alaa 'aalihi wa sahbihii wa sallam.
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwal,
wa 'alaa fadlikal-'azimi wa juudila-mu'awwali,
wa hazaa 'aamun jadidun qad aqbala nas'alukal 'ismata fiihi minasy-syaitaani,
wa auliyaa'ihi wa junuudihi wal'auna 'alaa haazihin-nafsil-ammaarati bis-suu'i, wal-isytigaala bimaa yuqarribuni ilaika zulfa yaa zal-jalaali wal-ikraamin.
Yaa arhamar-raahimiin, wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa wa maulaanaa Muhammadiw wa 'alaa 'aalihi wa ashaabihii wa sallam.
Amin yaa rabbal 'alamin

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami
Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah, Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal.
Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.
Dan ini tahun baru benar-benar telah datang.
Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya.
Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak
pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami
kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan
kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarganya dan sahabatnya.
Amin yaa rabbal 'alamin


Do'a awal tahun ini hendaknya dibaca tiga kali sehabis shalat Magrib. Barangsiapa membacanya, maka Allah akan memberikan perlindungan dan pertolongan dari segala macam bencana dan godaan setan.Sehingga dalam tahun itu akan membawa perubahan, kebahagiaan, dan ketenteraman lahir dan bathin. Allah juga mengutus dua malaikat yang selalu menyertainya, agar tidak terjerumus ke dalam tipu daya setan dan terhindar dari fitnahnya, serta nafsu angkara murka yang dapat membawa kepada kehancuran diri manusia.

Nah, jangan lupa ya. Bacalah doa ini pada tanggal 1 Muharram, tepatnya setelah sholat Maghrib. Semoga di tahun ini prestasi dan pencapaian kita lebih baik dari tahun sebelumnya. Amiin...

Kamis, 17 Desember 2009

Ebook Panduan SponsoredReviews (Edisi Revisi)


SAMBUTAN yang (bagi saya) meriah plus hangat dari rekan-rekan blogger--terutama blogger pemula, telah membuat ebook Panduan SponsoredReviews untuk Pemula menjadi ebook yang paling banyak di-download menurut data akun Ziddu saya. Sejak pertama kali di-upload pada tanggal 6 Juli 2008 lalu, sampai saat ini ebook tersebut sudah di-download sebanyak 835 kali.


Ebook Panduan Sponsored Reviews edisi revisi, khusus untuk pembaca bungeko.com.
Itu baru hitungan berdasarkan download unik, alias download yang dilakukan dari IP address yang berbeda-beda. Saya yakin angka tersebut tidak menunjukkan data yang sesungguhnya karena bisa jadi ada 2-3 orang yang men-download ebook itu dari warnet yang sama. Belum lagi kalau ebook yang di-download dari akun Ziddu teman-teman blogger yang ikut menyebarkan ebook ini juga dihitung. Estimasi saya, setidaknya ebook tersebut telah tersebar sebanyak 1.500 kopi.

Bagi saya ini merupakan suatu kebanggaan mengingat ebook tersebut sebenarnya cukup sederhana sekali. Yang membuatnya lebih sederhana, ebook tersebut saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi. Karena kesulitan mencari referensi seputar SponsoredReviews, saya lantas terpikir, "Kenapa tidak saya saja yang membuat referensinya?" Maka jadilah ebook tersebut.

Membagikan ebook tersebut secara gratis juga sempat menjadi dilema bagi saya. Dulu sempat mau saya jual, meski hanya $1.95. Tapi setelah menimbang-nimbang banyak hal akhirnya niat tersebut saya urungkan. Padahal, kalau dihitung-hitung, bisa lumayan juga uangnya. $1.95 dikali 835 saja hasilnya $1.628,25. Kalau dirupiahkan sudah bisa buat beli sepeda motor baru tuh. Hehehe....

Tak mengapa. Sama sekali tak ada sesalan dalam diri saya karena telah membagikan ebook tersebut secara gratis. Kalau pun misalnya jadi saya jual, belum tentu yang membeli sebanyak itu. Bisa jadi malah tidak laku. Lagipula, amal akhirat sifatnya lebih kekal ketimbang uang. Toh, selama ini saya sudah sering menikmati barang-barang dan fasilitas gratis dari internet. Sebagai gantinya, ebook itulah yang menebusnya. Bukankah ada saat kita menerima juga ada saat di mana kita harus memberi?

Oke, tanpa perlu diperpanjang lagi, inilah dia ebook Panduan SponsoredReviews untuk Pemula edisi revisi. Ada beberapa perubahan yang saya buat sehubungan dengan perubahan tampilan di halaman member area SponsoredReviews. Plus, halamannya bertambah lho. Untuk lebih jelasnya, silakan lihat langsung deh. So, dapatkan ebook-nya dengan mengklik di sini!


Sedikit pujian untuk ebook ini:
"Bagi Anda yang berniat dan bertekad untuk mencoba menjaring dolar melalui kegiatan paid review, e-book yang satu ini jangan sampai terlewatkan oleh Anda. Selain gaya tutur yang mengasyikkan, informasi yang terdapat dalam e-book ini sayang untuk dibiarkan begitu saja."
http://tetapbelajar.blogspot.com

"...jika wawasan anda masih kurang seputar seluk beluk bermain di SponsoredReviews alias merasa masih newbie, harap jangan terlalu khwatir karena ebook gratis dari salah satu blogger terbaik seputar PTR ini bisa membantu anda dalam berlaga di dunia review-mereview."
http://download4ur.blogspot.com

Rabu, 16 Desember 2009

Yang Unik dari Dunia Numismatik


LAGI asyik-asyiknya berselancar ria di dunia internet (maklum, sudah lamaaaaa sekali tidak bisa online), masuk telepon dari seorang bapak yang mengaku dari Magelang. Ternyata si Bapak hendak membeli sejumlah uang lama dari saya. Beliau mencari-cari informasi tentang uang lama dan masuk ke UangLama.com. ^_^


Uang lama, semakin lama semakin mahal harganya.
Si Bapak yang juga seorang pemilik art shop di kawasan Candi Mendut ini mengaku baru pemula di dunia nusmismatik. Tapi apa yang beliau cari menunjukkan kalau pengalamannya di dunia numismatik sudah cukup mumpuni. Apa yang dicari? Uang sembarang tahun sembarang nominal, tapi nomor serinya harus sesuai dengan tanggal lahirnya. Jadi, contohnya saya yang lahir 10 Desember 1982, maka nomor serinya XXX 101282 yang merupakan singkatan dari 10 Desember 1982.

Kelihatannya apa yang dicari si Bapak sepele, tapi ini sama sekali bukan pekerjaan mudah. Perjuangannya mencari uang dengan nomor seri seperti itu bakal menemui banyak halangan berat, dan yang jelas memakan waktu lama. Seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Bayangkan, uang pecahan Rp2.000 yang diluncurkan pertengahan tahun lalu saja entah ada berapa milyar lembar yang beredar. Bagaimana cara mencari selembar uang dengan nomor seri yang diinginkan diantara sekian banyak uang yang beredar itu? Sekalipun si Bapak mengatakan nominal dan tahunnya terserah, tetap saja ini pekerjaan berat.

Inilah uniknya dunia numismatik. Seninya terletak pada beratnya perjuangan mencari uang yang diinginkan. Entah berapa banyak waktu, tenaga, dan juga biaya yang dikeluarkan untuk berburu uang idaman. Namun semua itu setimpal dengan kepuasan yang dirasakan ketika uang tersebut didapat. Bahagianya bisa-bisa melebihi malam pertama. Hehehe...

Saya jadi ingat, entah sudah beberapa bulan lalu ada seorang calon pembeli yang memesan uang Sudirman pecahan Rp5.000 dan Rp1.000 dalam kondisi UNC. Calon pembeli ini berkali-kali menekankan hanya mau membeli yang dalam kondisi UNC alias paling baik. Saya sudah coba merayunya dengan uang aUNC, tapi tidak berhasil. Well, rupanya si calon pembeli ini sudah siap mental dan tahu persis kalau uang incarannya tidak akan bisa didapatkan dalam waktu dekat. Buktinya ia sabar dan tidak pernah mendesak-desak saya.

Dua orang yang saya ceritakan di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyak keunikan yang saya temui sejak terjun ke dunia numismatik. Tepatnya setelah saya meluncurkan toko online uang lama Indonesia yang beralamat di http://www.uanglama.com. Dan saya merasa sangat menikmatinya. Sempat terlintas dalam benak untuk menjual UangLama.com karena saya ingin kembali fokus ngeblog. Tapi mengingat asyiknya pengalaman yang saya rasakan, niat itu sepertinya harus dihilangkan (kecuali ada yang mau menawar mahal nama domain strategis tersebut ^_^ ).

Bagaimana dengan Bung-bung sekalian? Apa yang paling Bung sukai sehingga rela melakukan apa saja demi mendapatkannya? Kalau tidak keberatan, silakan diceritakan di kolom komentar biar saya dan pembaca lain mengetahuinya.

Selasa, 15 Desember 2009

Pro-Kontra Patung Obama di Taman Menteng


BERTEPATAN dengan pemberian hadiah Nobel Perdamaian bagi Presiden AS Barack Obama, Kamis, 10 Oktober lalu, sekelompok orang di bawah bendera Yayasan Friends of Obama meresmikan patung Barack Obama kecil di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Terang saja pendirian patung Obama kecil di Taman Menteng yang notabene merupakan ruang publik ini menuai protes banyak kalangan.


Patung Obama kecil.
Sejarahwan top Anhar Gonggong merupakan salah seorang yang merasa keberatan dengan keberadaan patung yang diberi nama Barry Dreams Statue itu. Menurut Anhar, meskipun Obama pernah sekolah di Menteng bukan berarti ia sudah pantas dibuatkan patung dan didewakan. Pendapat senada disampaikan Heru Nugroho, inisiator grup "Turunkan Patung Barack Obama di Taman Menteng" di Facebook. Menurutnya, pendirian patung Barack Obama kecil tersebut telah melecehkan kedaulatan Indonesia sebagai sebuah negara dan bangsa. Komunitas Historia Indonesia malah lebih pedas lagi. Asep Kambali, ketua komunitas ini, malah mengatakan kalau pembuatan patung tersebut adalah sebuah upaya mencari muka ke Amerika Serikat.

Bagaimana pendapat Yayasan Friends of Obama? Penggagas pembuatan patung Obama kecil di Taman Menteng ini meminta masyarakat mengambil sisi positif dari pendirian patung tersebut. Ron Muller, ketua yayasan ini, mementahkan pendapat publik yang mengatakan Obama belum pantas dibuatkan patung karena belum memberi jasa pada Indonesia. Menurut Ron, sejak jadi Presiden AS Obama ikut mengharumkan nama Indonesia dengan mengatakan kalau dirinya pernah sekolah di Indonesia, suka nasi goreng dan juga pete.

Seru juga ternyata. Tapi pertanyaan pokoknya adalah, kalau misalnya Obama menjadi presiden di negara yang tidak sekuat Amerika Serikat apakah Yayasan Friends of Obama juga akan membuatkan patungnya? Katakanlah Obama menjadi Presiden Togo, Presiden Maladewa, atau Presiden Kosovo, akankah ada Yayasan Friends of Obama yang kemudian mendirikan patungnya di Taman Menteng? Saya rasa kok tidak. Jadi ada benarnya juga pendapat Asep Kambali di atas.

Obama memang pernah tinggal selama 4 tahun di Indonesia. Dia menghabiskan masa kecilnya sebagai anak Indonesia, dan disebut-sebut juga sering bermain di sekitar tempat yang sekarang menjadi Taman Menteng. Tapi apakah hanya karena "pernah" tinggal saja kemudian seseorang diistimewakan begitu rupa? Terlebih Taman Menteng adalah ruang publik. Lain ceritanya kalau patung tersebut diletakkan di depan Kedubes AS atau di rumah yang dulu pernah ditinggali keluarga Obama.

Ruang publik seperti Taman Menteng memang juga tidak dilarang untuk dipasangi patung. Tapi persoalannya, siapa Barack Obama? Dia bukan bagian dari bangsa Indonesia, dan hanya kebetulan saja pernah tinggal di Indonesia. Nyatanya ia kemudian dikirim kembali ke Hawaii oleh ibunya dan kembali hidup sebagai seorang Amerika. Kalau Ron Muller bilang Obama membuat harum nama Indonesia, ada banyak orang Indonesia yang jasanya jauh lebih besar dari Obama dalam hal mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional. Sebut saja Jennie S. Bev, penulis kondang asal Indonesia yang berhasil menaklukkan kerasnya persaingan di Amerika Serikat. Kenapa Jennie S. Bev tidak dibuatkan patung?

Atau kalau melihat jasanya terhadap Jakarta, setidaknya ada 2 sosok yang lebih pantas dibuatkan patungnya di Taman Menteng. Sosok pertama adalah Benyamin Sueb, seniman asli Betawi yang merupakan ikon warga asli Jakarta tersebut. Jasa Benyamin terhadap Jakarta dan juga Indonesia rasanya tidak usah ditanyakan lagi. Lalu sosok kedua adalah Ali Sadikin, gubernur legendaris DKI Jakarta yang sampai sekarang susah dicari tandingannya dalam hal memajukan Jakarta. Kenapa bukan patung mereka saja yang dibuat di Taman Menteng?

Memakai logika sederhana semacam ini, saya rasa wajar kalau ada sebagian masyarakat yang tidak terima dengan berdirinya patung Obama kecil di Taman Menteng. Dan entah kebetulan atau tidak, Ron Muller ternyata juga 'hanya' keturunan Indonesia. Ia bukan benar-benar orang Indonesia, ia juga bukan bagian dari bangsa Indonesia. Jadi wajar kalau ia tidak dapat merasakan betapa sakitnya perasaan bangsa Indonesia ketika ada patung Barack Obama yang notabene merupakan orang asing didirikan di tengah kota Jakarta, ibukota negara Republik Indonesia yang sampai saat ini masih berdaulat.

UPDATE: Patung Obama kecil sudah dipindah dari Taman Menteng ke SD Menteng tempat Obama kecil bersekolah dulu.

Kamis, 10 Desember 2009

Karya Bung Eko


Eko Nurhuda mulai menulis sejak kelas 5 Sekolah Dasar. Tapi saat itu ia hanya menyadur cerita Wiro Sableng, tokoh fiksi rekaan alm. Bastian Tito, yang juga merupakan novel kegemarannya. Ia mulai menciptakan tokohnya sendiri sewaktu duduk di bangku kelas 2 SMP. Kemudian mulai pula menulis cerpen, salah satunya sempat dimuat di harian Jambi Ekspress ketika ia duduk di kelas 2 SMA, Maret 1999.


Buku kedua karya Bung Eko
Sejak 5 Desember 2009 Eko mulai memasuki dunia kepenulisan buku, tepatnya ketika ia menandatangani kontrak penerbitan buku dengan Penerbit DIVA Press Group, Yogyakarta. Naskah buku pertamanya yang diterima penerbit berjudul 7 Langkah Mencari Uang dengan Blog, dan terbit di bawah bendera Penerbit Gara Ilmu awal Februari 2010 dengan judul 7 Langkah Mudah Mencari Uang dengan Blog. Buku keduanya, 10 Cara Efektif Mencari Uang dengan Blog Berbahasa Indonesia, diterbitkan oleh Penerbit iN-Books hanya berselang 1 pekan kemudian.

Sampai saat ini masih terus menulis naskah-naskah buku seputar internet, blog, dan tema-tema lainnya yang mudah-mudahan dapat segera diterbitkan. Judul-judul buku yang telah diterbitkan akan terus di-update di halaman ini.



Buku yang Telah Terbit
04. .....
03. .....
02. 10 Cara Efektif Mencari Uang dengan Blog Berbahasa Indonesia. Yogya: iN-Books, Februari 2010.
01. 7 Langkah Mudah Mencari Uang dengan Blog. Yogya: Gara Ilmu, Februari 2010.


Buku Digital (eBook) yang Pernah Ditulis
- Panduan SponsoredReviews untuk Pemula, Juni 2008.
- Panduan Custom Domain Blogger, Juli 2008.
- Nge-Blog untuk Dollar, Juli 2008.
- Cari Duit di Internet, Mungkinkah?, Maret 2008.


Surat Pembaca untuk Tabloid BOLA
15. Mou, Bukan Pelatih Bintang, dimuat di rubrik Rumah Supporter (BOLA edisi 2.193, 7-8 Mei 2011).*
14. Stop Program Naturalisasi!, dimuat di rubrik Ola-ole (BOLA edisi 2.186, 21-22 April 2011).*
13. Kilas Aksi Keturunan Tionghoa, dimuat dirubrik Oposan (BOLA edisi 2.186, 21-22 April 2011).**
12. Naturalisasi Bukan Solusi, dimuat dirubrik Oposan (BOLA edisi 2.134, 16-17 Desember 2010).**
11. Klub Pembunuh Bintang, dimuat di rubrik Suara Tifosi (BOLA edisi 2.002, 26 Januari 2009).*
10. Sepakbola dan Buku, dimuat di rubrik Suara Tifosi (BOLA edisi, 23 Juni 2006).
09. Piala Konfederasi = Piala Dunia, dimuat di rubrik Suara Tifosi (BOLA edisi, 24 Juni 2005).*
08. Juara Lebih Awal, dimuat di rubrik Suara Tifosi (BOLA edisi, 21 Mei 2004). *
07. Fenomena Penalti, dimuat di rubrik Bola Mania (BOLA edisi, 2 September 2003).
06. Mental Shaolin, dimuat di rubrik Suara Tifosi (BOLA edisi, 18 Juli 2003).
05. Regenerasi Terancam, dimuat di rubrik Suara Tifosi (BOLA edisi, 11 Juli 2003).*
04. Usul Pemain Asing, dimuat di rubrik Bola Mania (BOLA edisi, 17 Juni 2003).
03. Pasang-Surut Serie A, dimuat di rubrik Suara Tifosi (BOLA edisi, 13 Juni 2003).*
02. Silver Goal Perdana, dimuat di rubrik Suara Tifosi (BOLA edisi, 6 Juni 2003).
01. Ganti Nama Peserta LI, dimuat di rubrik Bola Mania (BOLA edisi, 3 Juni 2003).
Keterangan: Tulisan bertanda bintang (*) memperoleh souvenir dari Tabloid BOLA, dan bertanda bintang dua (**) mendapat honor berupa uang.


Karya Jurnalistik yang Pernah Dimuat


1. Di Harian Jogja

Juni 2009
- Marah Gara-gara Baceman Puyuh, edisi Minggu, 28 Juni 2009.
- Ibnu Sambodo, Dijuluki Jeremy Burgess-nya Indonesia, edisi Minggu, 21 Juni 2009.
- Belajar Sejarah dari Uang, edisi Minggu, 7 Juni 2009.
- Jogja National Museum, Memasyarakatkan Seni Kontemporer, edisi Minggu, 7 Juni 2009.

Mei 2009
- Pantai Ngerenehan, Teluk Cantik yang Belum Banyak Dijamah, Minggu, 31 Mei 2009.
- AC Portable dari Sharp, edisi Minggu, 31 Mei 2009.
- Sepeda Lipat, Si Mungil yang Lagi Tren, edisi Minggu, 24 Mei 2009.
- Mesin Cuci Kulit edisi Minggu, 24 Mei 2009.
- Samsung B600, Televisi Paling Tipis di Indonesia, edisi Minggu, 24 Mei 2009.
- Jeep Trail Blusukan, Olahraga Sambil Berwisata Alam, edisi Minggu, 24 Mei 2009.
- Honda Blade 110R, Motornya Anak Muda, edisi Minggu, 10 Mei 2009.
- Penerbit Kanisius Gelar Lomba Sempoa, edisi Selasa, 5 Mei 2009.
- Jogja Folding Bike, Menyebarkan Virus Sepeda Lipat di Jogja, edisi Minggu, 3 Mei 2009.
- Harwanto Dahlan Tutup Usia, UMY Berduka, edisi Jumat, 1 Mei 2009.

April 2009
- SkyDrive Dynamatic 125cc, Skutik Ciamik Besutan Suzuki, edisi Minggu, 26 April 2009.
- Zuni Widiyanto, Perkenalkan Kerupuk Wortel, edisi Minggu, 26 April 2009.
- Mengobati Kerinduan Kampung Halaman, edisi Minggu, 19 April 2009.
- Bijak Merawat Lampu Kristal, edisi Minggu, 19 April 2009.
- Ingin Hargai Karya Musisi Nusantara, edisi Minggu, 19 April 2009.
- Varian ‘Penyempurna’ Revo 110cc, edisi Minggu, 19 April 2009.
- Flashdisk Seri Binatang, edisi Minggu, 19 April 2009.
- Sawung Jabo Mantu, Pengantin Pilih Naik Onthel, edisi Senin, 13 April 2009.
- Kawasaki KLX 150S, Trail Ramah Lingkungan, edisi Minggu, 12 April 2009.
- Jadi Saudara Karena Koes Plus, edisi Minggu, 12 April 2009.
- Inovasi Suara Sharp, edisi Minggu, 12 April 2009.

Maret 2009
- Nokia N1508 CDMA, Ponsel Minimalis yang Laris Manis, edisi Minggu, 29 Maret 2009.
- Harddisk Eksternal Jadi Pilihan, edisi Minggu, 29 Maret 2009.


2. Di SKM Malioboro Ekspres
Februari 2009
- Tarik-ulur Nasib Beckham, edisi 19, Februari 2009.
- GM Edhi Handoko Tutup Usia, edisi 19, Februari 2009.
- Sejumlah Kampung di Umbulharjo Bebas Atribut, edisi 19, Februari 2009.
- PSSI Serius Garap Piala Dunia, edisi 19, Februari 2009.
- Menikmati Pasir Putih di Sepanjang, edisi 19, Februari 2009.
- Mimpi PSSI tentang Piala Dunia, edisi 18, Februari 2009.
- Ngerenehan, Potensi di Selatan Yogya, edisi 18, Februari 2009.
- Wedhang Uwuh Imogiri, Hidangan Nikmat nan Berkhasiat, edisi 16, Februari 2009.
- Tidak Ada Saling Jegal Antar Caleg PKS Satu Dapil, edisi 16, Februari 2009.
- BSMI Sumbang Rp 30 Juta Korban Agresi Israel, edisi 16, Februari 2009.
- Amien: Saya Hanya Pemain Cadangan, edisi 16, Februari 2009.
- Shelter Trans Jogja Mulai Rusak, edisi 16, Februari 2009.
- Mengenang Tony Koeswoyo, Hits Maker-nya Koes Plus, edisi 16, Februari 2009.

Januari 2009
- Cincin Ini Pemberian Mas Yon, edisi 15, Januari 2009.
- Perang Israel-Hamas Menjalar ke Internet, edisi 14, Januari 2009.
- Save Our PSS, Misi Menyelamatkan PSS Sleman, edisi 14, Januari 2009.
- Liverpool Paling Diunggulkan, edisi 14, Januari 2009.
- Kanoute Dukung Palestina, edisi 14, Januari 2009.
- Mengenali Potensi Diri dengan Sidik Jari, edisi 14, Januari 2009.
- Auld Lang Syne, Lagu Wajib di Malam Tahun Baru, edisi 13, Januari 2009.
- Akankah Memanggil Kolev Lagi?, edisi 13, Januari 2009.
- Vietnam, Raksasa Baru Asia Tenggara, edisi 13, Januari 2009.
- Gerrard Tersandung Kasus, edisi 13, Januari 2009.
- Nh. Dini, Dalam Sakit Tetap Berupaya Berkarya, edisi 12, Januari 2009.



Karya Lain yang Pernah Dimuat
- Artikel Mengapa Ada Pengangguran?, dimuat di majalah Sahabat Pena, Maret 2004.
- Cerpen Dhanyang Waru, dimuat di SKH Jambi Ekspres, Maret 1999.
- Cerpen Pagar Makan Tanaman, dimuat di majalah Windi, edisi I, 1998.

Profil Bung Eko


Eko Nurhuda Sudjarwo, dilahirkan di Palembang, 10 Desember 1982, dari pasangan Woko Sudjarwo dan Sumiati. Setamat dari SMA Negeri 1 Muara Bulian, Jambi, pada tahun 2000, ia masuk ke Pendidikan Profesi Pariwisata YP UNY di Yogyakarta selama 2 tahun. Sempat mencoba merintis karir sebagai pemandu wisata, tapi dunia kepenulisan lebih kuat menarik minatnya. Dunia pariwisata ia tinggalkan untuk kemudian menimba ilmu jurnalistik di Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY).


Saya, berpose dengan latar belakang Gunung Baluran di Situbondo.
Aktif menulis sejak SMP, karya-karyanya selalu menjadi langganan majalah dinding lalu meningkat ke majalah sekolah. Keaktifannya menulis membuat ia berulangkali dipercaya memimpin pengelolaan majalah dinding dan majalah sekolah semasa SMP dan SMA. Tulisan pertamanya dimuat di harian lokal Jambi Ekspres saat masih duduk di kelas 2 SMA. Sejak mengenal blog di akhir tahun 2007, ia jadi semakin aktif menulis tentang berbagai hal di blog pribadinya. Eko sempat pula mengecap dunia jurnalistik saat menjadi reporter di mingguan Malioboro Ekspres (sudah tidak terbit lagi) dan reporter magang di Harian Jogja edisi Minggu.

Sejak akhir tahun 2009 ia mencoba terjun di dunia penulisan buku. Beberapa bukunya yang telah terbit diantaranya berjudul 7 Langkah Mudah Mencari Uang lewat Blog (Gara Ilmu, 2010) dan 10 Cara Efektif Mencari Uang dengan Blog Khusus Berbahasa Indonesia (iN-Books, 2010). Sejumlah naskah lagi masih dalam proses penerbitan. Sebelum menulis buku, ia telah lebih dulu menerbitkan beberapa buku digital (ebook) yang laris manis di-download sesama blogger. Diantaranya berjudul Nge-Blog untuk Dollar, Panduan SponsoredReviews untuk Pemula, Mencari Duit di Internet, Mungkinkah?, dan Panduan Custom Domain Blogger.

Saat ini sedang berupaya merampungkan kuliah ‘karet’-nya di jurusan jurnalistik Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY). Waktu luangnya banyak dihabiskan untuk membaca, menonton sepakbola, surfing internet, dan ngeblog.

BLOG: http://www.bungeko.com
TWITTER: http://www.twitter.com/bungeko
FACEBOOK: http://www.facebook.com/ekonurhuda
E-MAIL: eko[at]nurhuda.com
GoodReads: http://www.goodreads.com/ekonurhuda


Data Pribadi
1. Nama lengkap : Eko Nurhuda Sudjarwo
2. Tempat/tgl. lahir : Palembang, 10 Desember 1982
3. Jenis kelamin : Laki-laki
4. Tinggi/berat badan : 170 cm/75 kg.
5. Alamat tinggal : Banjardawa RT 02 RW 07, Kec. Taman, Pemalang 52631
6. Nomor HP : 0813 28 8139**
7. Pendidikan : Jurusan Jurnalistik Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY)

Pengalaman Jurnalistik
1. Reporter magang di Harian Jogja, Yogyakarta (Maret – Juni 2009)
2. Reporter SKM Malioboro Ekspres, Yogyakarta (Desember 2008 – April 2009)
3. Pemred Majalah Windi, SMAN 1 Muara Bulian, Jambi (Januari 1999 - Maret 2000)
4. Pengurus mading Puspa Mega, SMAN 1 Muara Bulian, Jambi (Juni 1998 - Jan. 1999)
5. Pengurus mading SMPN 5 Mestong, Muaro Jambi (Juni 1998 - Januari 1999)

Kesibukan Saat Ini
1. Mahasiswa Jurusan Jurnalistik Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY)
2. Penulis lepas, terutama menulis buku-buku seputar dunia internet, blog, dan sepakbola
3. Blogger, dengan blog pribadi yang beralamat di http://www.bungeko.com
4. Penjual uang lama melalui situs http://www.uanglama.com

Eko Nurhuda di Blog Lain:
- Wawancara di Zalukhu.com
- Wawancara di mxwan.web.id
-

Kontak Bung Eko


SILAKAN isi form di bawah ini untuk mengirim pesan persahabatan, memberi masukan dan kritik bagi Bung Eko, atau apapun yang ingin Anda sampaikan setelah membaca artikel-artikel di blog ini. Ungkapan terima kasih tak terhingga saya haturkan atas kesediaan Anda mengontak saya si blogger super duper newbie ini. :))

kata bijak Andrie Wongso

Gerakan 2012 Buku
untuk Pemalang

Buku yang sudah terkumpul
0 0 0 1 eks.

Masih butuh 2011 eks. lagi.

Bantu kami menyediakan 2012 eksemplar
buku bacaan untuk warga Pemalang.
Baca info selengkapnya di sini!


Rp1 Tahun 1956

Uang Mahar, Rp1 Tahun 1956

Obverse: Gadis Jawa di kanan, angka satu di kiri.
Reverse: Garuda Pancasila di tengah, diapit angka satu.
Kondisi: Baru (Uncirculated, UNC)

Rp10.000,-

per lembar

Recommended Posts
Recommended Video
GBK
Lagi, timnas Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Malaysia di final SEA Games 2011. Dalam final yang sama-sama kita saksikan Senin (21/11) malam, timnas U-23 keok.
Bakso
Bakso umumnya memiliki bulatan-bulatan campuran tepung dan daging yang biasa disebut pentol. Di Pemalang, ada warung bakso yang menyediakan bakso tanpa pentol.
uanglama