Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Minggu, 28 Februari 2010

Wanita yang pas untuk teman pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok dan kadang mabuk, tidak mungkin direncanakan jadi istri.

MASIH ingat dengan twit kontroversial itu? Tidak hanya di jagat Twitter yang menjadi lokasi pertama kemunculannya, kontroversi juga menyebar di dunia nyata. Media-media nasional meliput pro-kontra pernyataan bersayap itu.

Metro TV, stasiun televisi swasta yang menayangkan acara laris Mario Teguh Golden Ways setiap pekan, sampai membawa si pembuat twit, Mario Teguh, ke studio untuk diwawancarai secara khusus bersama seorang aktivis Jurnal Perempuan. Saking hebohnya, tim Mario Teguh sampai merasa harus menutup akun Twitter sang motivator super itu.

Banyak pihak yang merasa keberatan dengan "statement" Super Mario di Twitter. Alasan mereka, tidak semua perempuan perokok dan pemabuk itu tidak bisa menjadi istri yang baik. Dan, masih menurut mereka yang kontra ini, twit Mario terlalu bias jender. Bukankah lebih banyak laki-laki perokok dan pemabuk ketimbang perempuan? Lagipula, kata mereka, apa hak Mario membuat penghakiman seperti itu?

Ada yang kontra tentu ada pula yang pro, dan saya termasuk di barisan orang-orang yang pro dengan isi twit Mario Teguh. Kalau Anda bertanya apa pendapat saya, jelas saya sangat menyetujui apa yang di-twit Mario Teguh itu. Kenapa? Karena menikah, bagi saya, bukanlah sebuah peristiwa biasa. Ini adalah upacara sakral yang menentukan maju-mundurnya taraf sekaligus kualitas hidup seseorang. Demikian menentukannya pernikahan ini bagi kehidupan seseorang, sehingga dibutuhkan pemikiran matang untuk menentukan siapa yang akan Anda bawa ke dalam pernikahan.

Istri bukan sekedar teman tidur, istri adalah teman hidup. Susah-senang kehidupan Anda setelah menikah, istrilah yang seharusnya ada di samping Anda. Kepada istrilah Anda mempercayakan pendidikan dini dan masa depan anak-anak Anda. Satu pertanyaan sederhana dari saya, apakah Anda mau anak-anak Anda dididik oleh seorang pemabuk yang suka clubbing sampai pagi?

Bagi saya, menikah itu cukup sekali saja. Karena itu memilih calon pendamping hidup musti dilakukan dengan cermat, dengan mempertimbangkan banyak faktor. Jujur, sebagai lelaki normal--dan terbukti 'ampuh'--saya tertarik wanita cantik nan seksi. Tapi apa gunanya kalau yang cantik hanya luarnya saja? Sekali lagi, istri itu teman hidup, bukan sekedar teman tidur. Jangan sampai belum ada setahun menikah sudah cerai, apalagi dengan alasan tidak cocok lagi.

Nah, kalau ada yang bertanya pada saya, "Seperti apa kriteris istri idaman Anda, Bung Eko?" Dengan mantap saya akan menjawab, "Yang jelas bukan wanita yang suka pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok dan kadang mabuk!"


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

21 komentar:

  1. Beuhhh.. baru tau saya tentang kontroversial ini :D . Kalau disuruh memilih.. pastinya saya juga yang pro dengan twit nya pak mario itu.. :D . Klo semua cowo yang benar ditanya pasti pro lah.. betul ga? :) . “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26) :D

    BalasHapus
  2. Kriteria istri saya cuma empat dan ndak sulit kok. Muslimah yang taat, banyak harta, keturunan baik-baik, dan mau dipoligami
    wkwkwk

    BalasHapus
  3. akhirnya update post juga bung eko, setelah vakum beberapa hri..
    sang motivator apa bis dan sanggup memotivasi diri sendiri ketika tersandung masalah kya gitu dengan akun microbloggingnya..
    bgi gus cewek tau istri idaman gus adalah seorang cewek atau istri yng sholehah, dan tidak keluar malam-malam buat clubbing karena bgi gus orng yang suka dan sering keluar malam biasanya dan kebanyakan orng yang butuh hiburan malm hri

    BalasHapus
  4. wah kalau saya, istri idaman adalah yang bisa menjaga kehormatan suami dan keluarga.

    BalasHapus
  5. idaman saya adalah..
    pokoknya memiliki sedikit sifat buruk karena manusia tidaklah sempurna..

    BalasHapus
  6. Kalau saya sekarang di tanya "seperti apa wanita idamanmu untuk kau jadikan istri ?"
    maka saya no coment saja bung eko (karena saya sudah punya istri hehe....). Apa bung eko mau poligami ? silahkan hehe.....
    Wanita idaman saya untuk di jadikan istri ya itu tu....seperti ibunya anak - anak.

    BalasHapus
  7. Saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan Om MarTeg.

    dimana2, orang juga maunya punya istri yang baik2 saja bukan..??
    Ya termasuk saya juga pengen istri yang baik2 mas...
    pengen cepat2 soalnya. :D

    BalasHapus
  8. Kontroversi ini masih berlanjut ya ^_^
    Yah namanya juga opini, ada yang suka ada yang ngga. Kalo saya liat sih yg ga suka ya wanita2 yang masuk kriteria itu, lalu koar2 bilang kalo itu bias gender lah apa lah. Pak Mario juga kan manusia biasa, bukan nabi, jadi berhak donk dia ngasi statemen apa aja yg jadi pendapatnya.
    Kalau saja wanita2 itu bikin status twitter yang kontra, ya sah sah aja. Hak mereka juga kan?
    Saya jadi geli sendiri..

    BalasHapus
  9. Wow, jangankan mikirin istri, lulus SMA aja belom kok. Lagipula yang tipe-tipe kayak di atas mungkin ga semua kejelekan dia punya. Mungkin ada yang ngerokok aja tapi ga clubbing, mungkin ada yang minum saja tapi ga sombong, kan setiap orang punya kekurangan dan kelebihan. Kita sendiri sebagai lelaki juga sebagian besar merokok kan? JUJUR SAYA BELOM PERNAH, tapi saya akui memang lelaki perokok jauh lebih banyak dari perempuan perokok.

    BalasHapus
  10. spydeeyk: Yap, inilah ayat pegangan para lelaki dan perempuan yang hendak mencari pasangan hidup. Intinya adalah, jadilah orang baik, niscaya Allah akan memberikan jodoh yang baik untuk kita. Betul?

    afdil: Wah, poin terkhir saya kurang setuju, Bung. Soalnya saya anti poligami nih. :D

    kumpulan sms romantis: Sedaap...

    Gus Ikhwan: Ya, saya setuju, Gus. Perempuan yang suka keluar malam-malam (kecuali karena ada perlu dan keluar dengan muhrimnya) memang kurang membuat sreg, bagi saya.

    AntokZ: Mantap!

    blogger gembloeng: Setuju! Itu juga faktor utama. Dan hanya wanita sholihah yang bisa menjalankan hal mulia seperti itu.

    annosmile: Yap, memang tidak ada manusia yang tidak punya sifat buruk, so tinggal bagaimana kita menyikapinya saja. Apakah sifat itu masih bisa kita terima, atau mungkin masih bisa diperbaiki? Kalau tidak, ya mending nyari yang lain aja. :D

    Blogger Terpanas: Hehehe, saya tidak mau poligami. Tapi kalau kawin lagi karena sesuatu hal yang menuntut untuk itu ya tidak jadi masalah. Tapi selama istri saya masih sehat lahir-batin, tidak ada kata poligami dalam kamus hidup saya.

    Bungzhu Zyrait: Wah, sudah keburu kawin ya? :p

    Darin: Ya, kalau yang saya lihat, manusianya saja yang msih belum dewasa menyikapi era internet di mana setiap orang bebas berpendapat dan dibaca oleh siapa saja.

    Reza Winandar: Hehehe, sekolah dulu yang pinter ya... :D

    BalasHapus
  11. Bukan keburu kawin mas...
    tapi pengen cepat2 kawin..
    biar punya keturunan...

    BalasHapus
  12. Isteri Idaman Saya (subyektif):
    SEJUTA: semakin setia, jujur dan taqwa;
    Semakin sabar menjaga dan membesarkan ana;
    Semakin lembut seraya saya mengurangi kekasaran;
    semakin feminin saat maskulinitas saya dominan (diranjang... ahaiiiii)

    BalasHapus
  13. Dilaporkan dalam Mu’jam ath-Thabraani al-Kabiir dan Shahih al-Jaami’, dari Abdullah bin Salaam Radliallahu Anhu bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda:

    “Wanita yang terbaik adalah wanita yang menyenangkan kamu tatkala kamu melihatnya, mematuhimu ketika kamu memerintahnya, menjaga dirinya sendiri (kesuciannya) dan harta kamu dalam ketiadaan kamu.”

    BalasHapus
  14. Tidak ada yang salah sih dari tweet Pak Mario Teguh itu. Yang salah menurut saya ialah pandangan bahwa sifat-sifat atau kebiasaan seperti itu sulit untuk diubah. Toh, manusia kan juga bisa berubah suatu saat nantinya. Dan bukan tidak mungkin, ketika mereka yang kita pandang agak sinis itu sudah berubah, ternyata malah kita terjerumus pada kebiasaan-kebiasaan kurang baik itu.

    Paradoks dan ironis jadinya. Dulu kita meremehkan mereka. Tapi akhirnya juga tergelincir. Mengenai kriteria calon istri idaman, saya suka yang lembut atau keibuan…hehehe. Akan lebih baik lagi kalo dia juga pintar masak :)

    BalasHapus
  15. Bungzhu Zyraith: Iya ya, beda ya antara "keburu" dengan "pengen cepat-cepat". Hehehe...

    munawar am: Wah, poin yang terakhir itu buat saya jadi mikir macem-macem. Hahaha....

    ismail: Saya baru tahu hadits ini. Terima kasih atas informasinya, kebetulan sekali kalau referensinya lebih komplit begini.

    iskandaria: Yup, ini cuma masalah interpretasi saja sih. Yang jelas Pak MT menurut saya 100% benar, toh, seperti yang beliau bilang twit itu adalah salah satu dari serangkaian dialognya dengan para follower-nya.

    BalasHapus
  16. Istri idaman? Udah dapet :D
    Yg jelas dia bukan perokok, ndak doyan minum2an beralkohol, dan belum pernah masuk club2 gitu.

    BalasHapus
  17. istri idaman? istri yang bisa membahagiakan suaminya, menjaga kehormatannya ketika suaminya tidak ada, menyayangi suami dan anak-anaknya. dalam Al-Qur'an ada pelajaran mengenai istri/perempuan idaman. yang satu contoh istri/perempuan yang baik dan yang kedua contoh istri/perempuan tidak baik.
    istri yang baik adalah seperti Asiyah binti Mazahim, istri raja tiran Firaun. meski suaminya zalim, ia tetap memilih taat kepada Allah dan selalu berdoa ingin dibuatkan rumah di surga. perempuan baik kedua adalah Maryam binti Imran yang menjaga kesuciannya sejak ia masih kecil. beliau dipilih Allah untuk menjadi satu-satunya perempuan yang dapat hamil tanpa hubungan badan dengan seorang lelaki, beliau adalah ibu dari Nabi Isa a.s. (bersambung) :-)

    BalasHapus
  18. kenapa bersambung? takut mati lampu atau koneksinya terputus:-)
    boleh kita lanjutkan? nah sekarang contoh istri atau perempuan yang tidak baik itu seperti apa? Al-Qur'an memberi contoh istri Nabi Nuh a.s dan Nabi Luth a.s.
    keduanya menjadi penghalang suaminya dalam menjalankan dakwah. istri Nabi Nuh a.s. termasuk ke dalam golongan yang ditenggelamkan banjir besar karena keingkarannya pada Nabi Nuh dan ajaran dari Allah. sementara istri Nabi Luth a.s. adalah istri yang menyetujui perilaku seks yang menyimpang pada waktu itu berupa lesbian dan homoseksual. pada kisah lain ketika ada empat malaikat yang menyamar menjadi tamu Nabi Luth a.s.(untuk mengabarkan akan datangnya azab dari Allah), maka istrinya lah yang membocorkan berita tersebut kepada kaum lelaki Sodom. sehingga lelaki Sodom datang kepada nabi Luth untuk meminta keempat tamunya melayani hasrat seksual mereka. padahal Nabi Luth sudah menawari mereka untuk menikahi anak-anak perempuan Nabi Luth yang cantik dan suci. tapi mereka tetap menginginkan keempat lelaki yang sebenarnya adalah malaikat utusan Allah. maka kemudian Allah menurunkan azabnya berupa gempa bumi yang dahsyat dan mengubur mereka di kelamnnya malam. dan istri Nabi Luth tidak luput dari siksaan tersebut (masih bersambung) :-)

    BalasHapus
  19. ini komentar terakhir, smoga :-)
    kesimpulan yang bisa kita ambil dari dua kisah yang terekam dalam QS, At-Tahriim (66) ini adalah bahwa perempuan yang baik adalah perempuan yang mampun menjaga kehormatannya dan ketaatannya pada Allah, meskipun suaminya adalah orang yang zalim. sementara perempuan yang tidak baik adalah perempuan yang tidak mampu menjaga kehormatan dan ketaatannya pada ajaran Allah, meskipun suaminya adalah seorang Nabi, utusan Allah. baik atau tidaknya perempuan (bahkan manusia pada umumnya) ditakar dari tingkat ketaatan dan ketakwaannya pada Allah (QS. 49:13). nah, terkait dengan postingan di atas, kiranya saya sependapat dengan bung Eko, saya lebih memilih perempuan yang "tidak suka pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok dan kadang mabuk!". dan alhamdulillah Allah telah menganugerahi saya perempuan yang saya idamkan :-)
    alhamdulillah juga komentarnya TAMAT, hehehe. mohon maaf kalo terlalu panjang, tidak ada maksud menggurui, just share ... nuhun

    BalasHapus