Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Minggu, 21 Maret 2010



SEWAKTU melihat hasil cetakan buku pertama saya--sekitar pertengahan Januari lalu, dahi saya mengernyit dalam-dalam. Kebetulan penerbit buku saya memusatkan seluruh kegiatannya di gedung yang sama, sehingga saya bisa "mengintip" buku apa saja yang akan diterbitkan dari ruang produksi. Bangunan kantornya 2 tingkat. Lantai bawah untuk proses produksi pascacetak, mulai dari melipat kertas, memotong, menjilid, sampai membungkus dengan plastik; sedangkan lantai atas untuk urusan naskah dan administrasi.

Kenapa saya sampai mengernyitkan dahi? Soalnya, naskah yang saya beri judul 7 Langkah Mencari Uang dengan Blog ternyata pada edisi cetaknya menjadi 7 Langkah Mudah Mencari Uang lewat Blog. Ya, Penerbit menambahkan kata "mudah" dan mengganti kata "dengan" menjadi "lewat". Yang jadi masalah bagi saya adalah penambahan kata "mudah", yang mengesankan buku itu menjabarkan langkah-langkah praktis untuk mencari uang menggunakan blog secara mudah. Padahal, isinya jauuuh dari itu.

Harus diakui, saat ini banyak beredar buku-buku bertema serupa dan dengan judul yang malah lebih dahsyat lagi. Siapapun yang membaca judul buku-buku tersebut pasti akan langsung berpikir, "Benarkah mencari uang dengan blog semudah itu?" Dan, ujung-ujungnya pertanyaan ini membuat mereka membeli buku tersebut, membacanya dengan antusias, tapi kemudian berujung dengan kekecewaan karena ternyata isi buku tersebut tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan.

No Pain No Gain


Foto: koleksi pribadi
Benarkah mencari uang dengan blog itu mudah? Sejujurnya tidak. Tidak ada kesuksesan yang bisa dicapai dengan mudah, apalagi semudah membalikkan telapak tangan atau mengedipkan mata. Semua perlu usaha, perlu pengorbanan. Semakin keras usaha yang kita lakukan akan sangat berbanding lurus dengan hasil yang bakal diperoleh. Dan, tentu saja kita tidak akan memperoleh hasil apa-apa kalau tidak mau berusaha.

Orang yang mengatakan mencari uang dengan blog mudah, bisa jadi karena ia telah memiliki fondasi yang ia bangun jauh sebelumnya. Jadi, kini ia tinggal menikmati apa yang sudah dikerjakannya dulu. Lihat saja blogger-blogger senior semacam Augusman Zalukhu, Cosa Aranda, Medhy Aginta, Agus Ramadhani, dan lainnya. Mereka sekarang tinggal berleha-leha saja, tak perlu berkeringat terlalu banyak, dan memperoleh hasil segunung. Penghasilan mereka dalam sebulan bahkan mengalahkan gaji menteri.

Apakah blogger-blogger hebat itu menghasilkan sedemikian banyak uang secara mudah? Tidak. Coba lihat apa yang mereka lakukan 2-3 tahun sebelumnya, dan kita akan tercengang mengetahui betapa kerasnya usaha yang mereka lakukan. Mereka melakukan upaya terbaik yang bisa mereka lakukan, sampai akhirnya memperoleh $1 pertama, yang disusul dengan $10 pertama, $100 pertama, $1000 pertama, sampai akhirnya sekarang entah berapa ribu dolar dalam sebulan.

Banyak blogger yang terpersona dengan keberhasilan blogger-blogger papan atas, tapi mereka lupa mempelajari perjuangan blogger-blogger tersebut dalam menapaki tangga keberhasilan. Maka, jangan heran jika ada blogger yang begitu terobsesi menghasilkan $1000/bulan, tapi tidak diimbangi dengan usaha yang senilai dengan $1000 itu. Mereka juga sering terjebak pada pemikiran instan, lalu mencari-cari cara paling mudah dan paling cepat untuk memperoleh hasil banyak.

No pain no gain, demikian ucapan yang disitir oleh motivator Johanes Lim untuk memberi judul bukunya yang terbit di tahun 1997. Ya, tidak ada yang dapat kita raih tanpa pengorbanan, tanpa usaha. Jadi, adalah bohong kalau ada yang mengatakan mencari uang dengan blog itu mudah.

Belajar dari Koes Plus


la opo to konco
ati kerep lara
ra gelem rekoso
mbudi doyo

pancen kabeh podho
pengen urip mulyo
wiwitan rekoso
pancen nyoto

-Koes Plus-
Sebuah penggalan lirik lagu Jawa dari Koes Plus yang berjudul Ojo Nelongso dalam kotak kutipan di samping kiri ini bisa memberi inspirasi, betapa keberhasilan itu harus dicapai dengan usaha keras.

Ya, benar kata Koes Plus, setiap orang ingin hidup senang, ingin hidup enak. Dan, untuk mencapai semua itu harus diawali dengan usaha yang terkadang terasa begitu susah (rekoso) untuk dijalani. Tapi, kalau kita menyerah dan tidak mau menanggung kesusahan tersebut, jangan harap keberhasilan dan kemulyaan menghampiri.

Mohon maaf jika terkesan menggurui. Mari kita renungkan bersama, Bung...
Sebenarnya--sejak merencanakan pembuatan blog ini, saya sudah tidak mau lagi menulis tentang make money online, make money blogging, dan semacamnya. Tapi, karena sudah terlanjur janji untuk ikut Kontes Nulis Artikel di BlogIsmail.com yang diselenggarakan Bung Ismail, jadi deh saya menulis posting yang temanya menyerempet tentang make money online, make money blogging, dan semacamnya seperti ini. ^_^


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

28 komentar:

  1. salam kenal bung eko ...
    memang betul dalam mencari uang lewat bisnis online tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. perlu usaha dan pengorbanan yang maksimal demi tercapainya tujuan kita dalam bisnis online. Para blogger sukses di negeri ini tentunya telah mengalami dan mengamalkan apa yang disebut bung Eko dalam postingan ini, 'no pain no gain'. Dan pada akhirnya kesuksesan hanyalah tinggal menunggu waktu bagi mereka yang rajin berusaha dan terus mengembangkan dirinya ke arah lebih maju dan lebih baik. Terus terang, mungkin saat ini income saya dari blogging baru sebatas recehan dollar, tapi suatu waktu saya juga berpotensi menyamai bahkan mengalahkan income para blogger sukses negeri ini :-) Yang terpenting, langkah keseribu tidak akan pernah kita alami kalau kita tidak pernah mau melangkahkan kaki untuk langkah pertama
    Salam

    BalasHapus
  2. Saya setuju, mas. Banyak banget yang kasih iming2 nyari duit di internet gampang, persis kayak pelaku bisnis MLM. Padahal memang segala sesuatu perlu sebuah kerja keras untuk bisa mewujudkan kesuksesan tersebut.

    Btw, kalo pas ke Jogja lagi, saya kontak ya, mas

    BalasHapus
  3. Terlalu banyak iming2 . .
    tanda terlalu banyak bohongnya :)

    BalasHapus
  4. Salam kenal Mas..^_^
    Saya awalnya juga termasuk yang sempat tergiur iming-iming sales letter bisnis online di berbagai macam situs..
    Trus coba iseng-iseng transfer untuk dapat jadi member upgrade dan bisa download untuk mengetahui isi dari sales letternya..
    Ternyata isinya standar aja dan panduan semacam itu bahkan banyak ditemukan jika rajin googling..
    Hehehe..itu pengalaman awal saya Mas...
    Saya masih memerlukan bimbingan untuk mendalami bisnis Online..

    BalasHapus
  5. Hahaha. Sayah banget tuh, Om. Tersungging, eh, tersinggung nih. Impian 1000$/bulan, tapi usaha 1$/bulan jg kaga nyampe'.
    ;))

    BalasHapus
  6. nyari uang lewat blog (monetizeblog) menurut gus mudah2 sulit, lo maksutnya gimana ya (made on)
    iya bung, banyak blogger bahkan orang lain pengin menjadi kaya atrau sukses dengan instan, tanpa berusaha dan mencobanya, dan banyak orang juga yang takut akan bayang2 kerugian karena setau gus pebisnis itu perlu modal yang besar agar sukses dan berani dengan semua resikonya dan jangan menyerah,[kaya lagunya d massive]
    mampir balik ya bung eko

    BalasHapus
  7. mau tanya sedikit, kalau gus pengin mendapatkan buku2 dari bung eko tentang blog dan monetizeblog belinya di daerah mana dan di toko mana??
    dan di portal bung eko yang ekonurhuda [dot]com kok jadi jarang diurus ya, jangan2 yang ekonurhuda [dot]com digebuk mbah google prnya terus ppindah domain???
    maaf kalau oot

    BalasHapus
  8. Hehehe....jadi, kenapa bung eko ga mau nulis ttg make money online atau make money blogging ? Sayang lho mas. Aku termasuk penggemar blog sampeyan yang satunya (ekonurhuda.com)

    Makasih mas, sudah mau ikutan kontes yg aku bikin. Seorang blogger senior seperti sampeyan masih mau ikutan kontes dari blogger katrok seperti aku. Jadi gimanaaaa gitu....sekali lagi Jazakallah Khoir

    BalasHapus
  9. Saya malah nggak suka kalau terlalu banyak iming2nya.. cara mudah raih jutaan rupiah sehari, kerja sejam dapat jutaan atau lainnya.

    Karena menurut saya menurut nggak ada yang instant. Semua butuh proses dan pengorbanan. Intinya sabar, rajin dan tidak mudah menyerah serta syukuri apa yang ada...

    BalasHapus
  10. kalau ada yang bilang mudah, kayaknya bohong banget ya bung ? ajaran "sesat" yang menyesatkan jika ada yang bilang nyari duit di internet itu mudah. seperti yang bung bilang di atas, semua di awali dari kerja keras dulu tentunya

    BalasHapus
  11. walaupun sekarang ini adalah jaman instan (makanan cepat saji, mie instan dll...). bukan berarti meraih masa kesuksesan bisa dengan cara instan ya bung?. butuh waktu, biaya, tenaga untuk sukses. salam jumpa buat bung eko

    BalasHapus
  12. blogmonetizing adalah hal baru yang sedang saya pelajari setelah mencoba berbagai jenis bisnis online, mulai dari money game, arisan berantai, afiliasi MLM, Paid to Click dan lain-lain. akhirnya saya mulai menemukan kenyamanan dalam blog monetizing karena lebih menunjukkan sisi edukatifnya, minimal saya jadi belajar menulis sambil mencari uang :-)

    BalasHapus
  13. Ternyata penulis lagi-lagi harus mengalah dengan kemauan tim marketing pihak penerbit (lewat judul asli yang diubah/dimodifikasi). Tapi sepanjang isi buku yang Bung Eko tulis tersebut jauh dari kesan “menjual kemudahan” dalam mencari uang lewat blog, saya rasa tidak masalah sih.

    Benar sekali mengenai butuh pengorbanan dan perjuangan untuk bisa menghasilkan uang dari blog. Hal utama yang harus dibangun terlebih dahulu yaitu konten. Dari basis konten yang berkualitas dan banyak dibutuhkan, akhirnya trafik pun akan menyusul. Nah, kalo trafik udah mulai terbangun dengan kuat, upaya monetisasi akan lebih mudah akhirnya. Tapi bukan cuma itu saja kan Bung yang harus diperhatikan. Masih banyak faktor-faktor lain yang turut mendukung kesuksesan monetisasi sebuah blog. Konten dan trafik cuma 2 faktor utama saja.

    BalasHapus
  14. belajar investasi: Betul sekali, Mas. Tidak ada cara mudah mencari uang di internet, apalagi dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. ^_^ Kita tidak mungkin langsung lari 1000 langkah hanya dengan sekali gerak.
    Anthony Harman: Namanya saja iming-iming, Koh, pasti yang ditawarkan kemudahan dan kemudahan nan menggiurkan. :D Btw, kalau ke Jogja jangan sungkan-sungkan mengontak saya. Kalau pas saya tidak sedang di Pemalang kita bisa kopdar. :D
    Pusat Grosir: maybe...
    secangkir teh dan sekerat roti: Hehehe, padahal poin postingnya bukan di buku itu lho, Mbak. :D
    Zool: Bener banget, asal kita rajin searching di Google ada semua kok. Cuma kebanyakan pada gak mau repot usaha sendiri, jadinya pilih beli yang instan2 deh.
    Remaja Helda: Ah, ada Non Helda. Apa kabar, Non? ^_^
    Gus Ikhwan: Benar sekali Gus, untuk bisa memulai bisnis itu dibutuhkan modal besar: impian besar, tekad yang besar, usaha yang juga besar, serta harus berbesar hati jika ternyata hasilnya tak sesuai apa yang diinginkan. :D

    Oya, Gus Ikhwan kan mau saya kirimi hadiah 2 buku sebagai pemenang kontes komentar terbanyak. Mohon ditunggu ya, Gus. Dalam pekan ini sudah saya kirim, karena kemarin nunggu barengan dengan kiriman yang lain dulu. Mohon maaf ya...
    ismail: Alasannya simpel, Mas. Kalo saya terus menulis ttg make money online, maka saya saya akan terus-terusan dianggap sebagai blogger master, blogger senior, dll. yang kesemuanya itu membuat saya tidak nyaman. Ketika hendak berinteraksi dan bersosialilasi, selalu saja ada gap karena status tersebut, dan saya tidak suka ini. Mohon maklum ya...
    buJaNG: Setuju banget deh. Orang mi instan aja gak instan koq, karena butuh dimasak 3-5 menit. Hehehe...
    Blogger Terpanas: hahaha, ternyata ada juga ya alisan sesat di internet? tapi saya setujun kok dengan pendapat Mas Arif. :D
    blogpanas: Mi instan juga butuh waktu untuk memasaknya, Bung. Jadi, sebenarnya memang gak ada barang yg bisa diperole secara instan. :D
    belajar investasi: Nyari duit sambil belajar nulis? :D
    iskandaria: Trafik itu hanyalah akibat dari sebuah konten saja, Mas. Kalo kontennya prima dan sangat informatif, saya rasa bakal banyak yang mencarinya, dan inilah yang membuat trafik melonjak.

    Soal judul buku, ini usaha penerbit untuk bertahan di tengah sengitnya persaingan. Saya sih memaklumi sajalah.

    BalasHapus
  15. Tulisan Bung Eko, memperkuat sebuah hipotesis: bahwa masih banyak masyarakat kita, suka dengan yang serba instan, inginnya yg mudah-mudah saja, menyenangi berada di zona aman dan nyaman, kerja sedikit berharap hasil yang maksimal dan banyak.
    Tipe masyarakat seperti ini, akan sangat mudah digiring dan dirayu dgn hal-hal yg bersifat instan dan mendukung mindset mereka.
    Terkait judul buku Bung Eko, saya pikir hal ini sebagai salah satu strategi marketing pihak penerbit, "membaca" peluang dari kondisi di atas.
    Saya setuju dengan penegasan Bung Eko, bahwa semua keberhasilan ditopang oleh kerja keras, usaha disiplin dan sungguh-sungguh.

    BalasHapus
  16. Wah kayakna mas menanggung beban moral nie, memang sie mas berkewajiban untuk menjelaskan hal ini, dan itu sudah mas lakukan disini, mungkin judul itu dirubah untuk alasan promosi dan memberikan kemasan yang lebih menarik, karena kadang di koran saja saya hanya membaca artikel yang judulnya menarik :)

    BalasHapus
  17. Sekarang saya lagi menunggu $1 pertama saya, saya harap dengan menerima jumlah sekecil itu, saya bisa termotivasi untuk menghasilkan yang lebih besar lagi.

    BalasHapus
  18. maunya penulis dan penerbit, sama-sama ingin merebut pasar, sehingga harus ada titik temu, dan titik temu itu ada pada kata MUDAH. Saya kira seperti itu Mas. Kalau kemudian ternyata isi buku tidak atau kurang mencerminkan apa yang menjadi target pasar, maka boleh jadi harus ada kompromi antara penulis dengan penerbit. Nah.... yang penting, si penulis tidak kehilangan idealismenya karena alasan merebut PACAR... eh Pasar maksudnya

    BalasHapus
  19. pilih mana bung? berusaha keras atau berusaha cerdas? bila dikaitkan dengan langkah mudah mencari dolar, apakah kita harus lebih bekerja keras dengan mengerahkan segala kemampuan kita dalam berbisnis online? atau kita lebih memilih berkerja cerdas dengan memanfaatkan keahlian rekan-rekan lain untuk kepentingan bisnis online kita? ayo pilih yang mana:-)

    BalasHapus
  20. adeskana:
    Ya, memang begitulah umumnya sifat manusia--bukan hanya orang Indonesia lho, maunya yang mudah-mudah saja. Termasuk dalam urusan mencari materi dan kesenangan. Soal judul buku, saya sih oke-oke aja sepanjang tidak terlalu menipu pembaca alias terkesan "lain di bibir (judul) lain di hati (isi)". ^_^

    blog penghasil uang:
    Mungkin bisa juga dibilang beban moral, soalnya saya dulu pernah memprotes buku-buku make money blogging yang judulnya bombastis tapi isinya biasaaaa aja. :D

    Reza Winandar:
    Ah, becanda nih. Masa iya masih nunggu $1 pertama sih? *ragu-ragu*

    munawar am:
    Insya Allah, Kang. Mudah-mudahan saya bisa menjaga kepercayaan Kng Nawar itu. Mohon doanya ya. Jadi tersanjung saya, disempet-sempetin blogwalking dari Makassar. :)

    belajar investasi:
    Kita selalu mengonotasikan "kerja keras" itu sebagai kerja yang mengandalkan otot belaka, sehingga untuk membuat kesan yang berbeda sekaligus alasan pencitraan, dibuatlah istilah baru: "kerja cerdas" yang digambarkan sebagai bekerja dengan cara lebih terhormat karena tidak mengandalkan tenaga saja. Menciptakan sistem, membangun aset, dll. adalah contoh-contoh yang mengiringi istilah yang biasa dipakai para pemasar MLM ketika mendekati prospek tersebut.

    Bagi saya, seorang pengusaha yang menjalankan sebuah bisnis besar juga bisa disebut bekerja keras meskipun tidak mengandalkan tenaganya dalam menghasilkan uang. Kata "keras" di sini bukan berarti "otot" atau "tenaga", melainkan untuk menunjukkan betapa seseorang bekerja dengan penuh kesungguhan, fokus, konsisten, serta tidak mudah menyerah. Itu!

    Oya, antonim kata "keras" bukan "cerdas", tapi "lemah". Jadi, seharusnya Bung memberi "pilihan bekerja keras atau bekerja lemah?", bukannya "bekerja keras atau bekerja cerdas?". Peace... ^_^

    BalasHapus
  21. salam kenal mas eko, emang bener mas, saya rasa semua orang sukses pasti telah menempuh proses yang tidak mudah, butuh pengorbanan waktu, uang, maupun pikiran.
    terus terang saya juga lagi berusaha untuk bisa fokus dan serius dalam bisnis online, supaya bisa sukses seperti mereka, walaupun saya sadar masih panjang jalan yang harus saya tempuh.
    tapi saya yakin dengan menjalin persabahatan dengan rekan2x blogger dapat membantu saya mencapai kesuksesan.

    BalasHapus
  22. sama ketika saya dulu baru kenal internet dan ada bisnis di internet. saya sering terperangah dan berpikir "ini nih yang saya cari. bisnis paling mudah dan paling menghasilkan".
    makin lama berinternet ria saya sedikit banyak jadi mengerti ternyata nyaris TIDAK ADA YANG INSTANT UNTUK SEBUAH KESUKSESAN. jer basuki mawa bea.

    salam...kunjungan perdana mas

    BalasHapus
  23. Mantap mas eko...dan saya juga senang slogas mas eko "Aku Ngeblog, maka aku ada"..

    Salam Hangat

    Devy Online

    BalasHapus
  24. perlu di jajal nih bukunya mas...
    tapi sayang..
    saya ga tau dimana harus mencarinya di kota medan ini

    BalasHapus
  25. kunjungan perdanax..semoga menang bung Eko

    BalasHapus
  26. wah. mantabs....
    bisa di contek nih. he.he..

    BalasHapus