Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Rabu, 25 Agustus 2010

TIDAK peduli betapapun hebatnya Anda menguasai sebuah topik, pada suatu waktu Anda akan merasa buntu juga. Tiba-tiba saja Anda tak tahu lagi apa yang harus ditulis.

Ini sebenarnya hal lumrah. Setiap penulis dan juga blogger pasti pernah mengalami masalah seperti ini. Saran yang biasa diberikan adalah, pergunakan kesempatan tersebut untuk istirahat. Biarkan pikiran berhenti bekerja selama beberapa waktu. Tapi jangan terlalu lama. Karena kalau dibiarkan begitu terus pikiran Anda bisa menjadi semakin tumpul.

Setelah merasa cukup beristirahat, kembali ajak pikiran bekerja. Carilah ide-ide segar dan tuliskan. Kalau masih buntu juga, Anda bisa mencoba saran sederhana berikut.

1). Cara paling mudah untuk memperoleh ide tulisan adalah dengan melihat apa yang ditulis blogger lain. Jelajahi blog-blog yang memiliki kesamaan topik dengan Anda, lalu lihatlah apa yang sedang mereka angkat. Dari sana setidaknya Anda mengetahui isu apa yang sedang hangat. Lalu Anda bisa menjadikan tulisan blog tersebut sebagai informasi tambahan untuk posting Anda. Atau Anda juga bisa menulis satu posting baru yang berisi tanggapan terhadap tulisan yang baru saja Anda baca.

Bingung mencari blog-blog yang satu topik dengan Anda? Gunakan saja fasilitas pencari blog milik Google (http://blogsearch.google.com) atau lakukan pencarian melalui Technorati.

2). Dengan mengetahui sejumlah blog yang bertema sama, ini sama artinya Anda memiliki satu sumber ide yang tidak ada habis-habisnya untuk ditulis. Selanjutnya Anda bisa lebih mudah menemukan ide dengan melakukan blogwalking ke blog-blog itu. Namun jika masih sering merasa buntu juga, cobalah mencari ide di situs-situs berita seperti Detik.com. Tentu saja Anda hanya akan mencari berita-berita yang sesuai dengan topik blog Anda. Kalau mau lebih mudah, gunakan bantuan Google News (http://news.google.com) atau Yahoo! News (http://news.yahoo.com).

3). Selain blog dan situs berita, Anda juga bisa menjaring ide di forum. Di sini Anda dapat berdiskusi dengan orang-orang yang memiliki kesamaan minat dengan Anda. Dari sini pula Anda akan memperoleh banyak hal baru untuk ditulis di blog. Tapi ingat, jangan bergabung dengan sembarang forum. Pilihlah forum yang memiliki kesamaan topik dengan blog Anda. Pusatkan perhatian pada satu atau dua forum yang memiliki member terbanyak, atau yang paling fokus pada topik pilihan Anda.

4). Satu tempat lagi yang merupakan gudang ide adalah situs direktori artikel (article directory). Di sini ada berjuta-juta artikel dalam beragam topik, dengan penulis yang latar belakangnya beraneka ragam. Namun Anda saya sarankan ke situs direktori artikel bukan untuk mengopi mentah-mentah lho. Baca artikel-artikel terbaru dalam topik yang sama dengan topik blog Anda, temukan apa saja yang sedang menarik dibicarakan, lalu tuliskan hasilnya di blog..

Ada banyak situs direktori artikel yang bisa Anda kunjungi. Sayangnya, sampai saat naskah buku ini ditulis saya belum menemukan situs direktori artikel berbahasa Indonesia. Yang ada situs citizen journalism seperti KabarIndonesia.com atau Wikimu.com yang berisi berita, opini, dan feature bebas. Sementara untuk artikel-artikel berbahasa Inggris bisa Anda lihat di EzineArticles.com, ArticleCity.com, atau GoArticles.com.

5). Anda mungkin tidak percaya ini, tapi toilet merupakan tempat yang bagus untuk menggali ide. Sebuah penelitian yang dilakukan psikolog Inggris, Dr. Peter Marsh, membuktikan hal ini. Dari total responden 1.000 orang, Marsh menemukan 3 persen pria dan 1 persen wanita yang mengaku kalau mereka lebih sering menemukan ide kreatif saat sedang berada di toilet.

Saya sendiri pernah mengalami hal itu. Ketika bingung mencari nama domain yang bagus untuk satu blog baru pada pertengahan tahun lalu, saya justru menemukannya saat di toilet. Karena itu saya selalu membawa ponsel setiap kali ke toilet. Begitu ada ide bagus muncul di kepala, langsung saya simpan di ponsel.

Catatan: Dinukil dari buku 7 Langkah Mudah mencari Uang lewat Blog (Gara Ilmu, Yogyakarta, 2010).


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

5 komentar:

  1. ide itu seperti energi, kalau tidak disuplai dengan vitamin yang cukup, bisa jadi lembek dan loyo..., jadi, pintar-pintarlah memberikan vitamin itu agar langkah-langkah mencari sumber ide bisa berkeberlanjutan... hati-hati kalau bawa ponsel ke toilet...., bisa-bisa nyemplung loch... :) waka waka waka...

    BalasHapus
  2. kalau saya mencari idenya di WC bung, karena bagi saya WC lumbunmg ide dan tempat gali inspirasi, tauap kali ke WC saya selalu dan wajib bawa HP unmtuk mencatat ledakan ledakan ide yang terlintas di kepala saya

    BalasHapus
  3. saat membaca awal s.d. tengah postingan ini, sempat membatin juga, seperti materi dan gaya penyampaian ini pernah saya jumpai. setelah di paragraf terakhir terutama bagian catatan, saya baru ngeh! (tulisan ini nukilan dari Langkah 4 buku Bung Eko).
    Langkah ini penting juga bagi saya, yang tengah mengalami kebekuan dan kebuntuan dalam blogging. smoga tidak berlangsung lama. :)
    btw, tampilan template-nya berkesan lebih cerah dan bagus juga.
    salam sukses, Bung Eko. dan terima kasih atas sms Bung Eko tadi malam.

    BalasHapus
  4. Toilet, memang tempat paling ampuh buat brainstorming, saya sendiri sering dapet ide-ide gila kalo lagi melakukan "aktivitas" di toilet.

    BalasHapus
  5. hm...ini dia yang saya cari bung eko hehhe.....saya perlu rujukan mencari ide. di tunggu khabar bukunya. sudah ready blom. maaf, tolong di sms ya kalau sudah ada

    BalasHapus