Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Jumat, 06 Agustus 2010

COBA jujur, berapa waktu yang Anda sisihkan untuk membaca setiap hari? 1 jam, 30 menit, 10 menit, atau malah tidak pernah sama sekali?

Bagi penulis, membaca adalah asupan gizi terbaik yang membuatnya terus produktif menulis. Sama seperti tubuh manusia yang selalu membutuhkan makanan untuk terus hidup, penulis membutuhkan bahan bacaan agar otaknya lebih kuat bekerja. Penulis yang kurang membaca akan kesulitan menemukan ide-ide kreatif. Kalaupun muncul ide, sulit baginya mengembangkan ide tersebut karena kekurangan sumber referensi. Akibatnya produktivitasnya terhambat, kalau tidak mau dikatakan mandeg.

Hal serupa juga berlaku pada blogger. Karena sama-sama berhubungan dengan dunia tulis-menulis, blogger sangat disarankan hobi membaca. Sayangnya, kebanyakan orang Indonesia lebih suka menonton televisi ketimbang membaca buku. Mereka bisa tahan berjam-jam di depan televisi setiap hari, tapi sama sekali tidak pernah membaca.

Apakah Anda juga lebih suka menonton televisi dibanding membaca? Anda tak perlu menjawab. Cukup bandingkan saja waktu yang Anda habiskan untuk menonton televisi dan membaca. Kalau waktu menonton televisi Anda lebih banyak, boleh dibilang peluang Anda untuk menjadi blogger yang berhasil masih jauh dari jangkauan.

Seperti halnya penulis, membaca juga penting untuk blogger. Dengan rajin membaca wawasan Anda jadi lebih terbuka, lebih kritis terhadap apa yang terjadi di sekeliling, dan pada akhirnya menjadi lebih sensitif melihat persoalan-persoalan yang sedang terjadi. Bila sudah begini, rasanya tidak susah lagi bagi Anda untuk memetik ide di manapun dan kapanpun. Bukankah Anda sering merasa kekurangan ide?

Selain bermanfaat melatih pikiran dan daya kritis, banyak membaca juga baik sebagai perbendaharaan referensi. Pada saatnya nanti, ketika menulis Anda membutuhkan rujukan-rujukan untuk memperkaya tulisan Anda. Baik itu berupa fakta, data-data, maupun pendapat seseorang yang perlu dikutip. Ide hanya akan tinggal sebagai ide jika Anda tidak mampu mengemasnya menjadi satu tulisan yang menarik. Dan Anda tidak mungkin dapat melakukannya tanpa banyak membaca.

Sisihkan waktu khusus setidaknya 30 menit dalam sehari untuk membaca. Atau pasang target untuk menyelesaikan 2-3 judul buku dalam sebulan. Anda bisa memulainya dengan membaca buku atau tulisan-tulisan ringan. Kemudian tingkatkan dengan membaca buku yang agak serius tapi temanya sesuai dengan minat Anda.

Kalau keuangan memungkinkan, cobalah sisihkan anggaran khusus untuk membeli buku barang 1-2 judul per bulan. Atau Anda bisa berlangganan koran dan majalah. Tapi bahan bacaan memang tidak harus selalu buku, koran atau majalah. Anda yang setiap hari aktif di internet dapat membaca berita-berita terbaru dari portal berita semacam Detik atau Okezone. Di situs-situs tersebut biasanya juga tersedia artikel-artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan sekaligus memicu ide.

Mengunjungi blog lain dapat pula dijadikan sebagai pengganti membaca buku. Tapi pastikan Anda hanya mengunjungi blog-blog inspiratif yang dapat mengembangkan wawasan dan pengetahuan Anda. Blog-blog santai yang lebih banyak unsur hiburannya bukan tidak boleh dikunjungi, tapi perhatikanlah porsinya. Berikan porsi terbesar bagi blog-blog yang bermanfaat bagi pengembangan diri Anda dan blog. Kalau pikiran sedang penat dan membutuhkan sedikit hiburan, kunjungilah blog-blog yang dapat membuat Anda merasa lebih rileks.

Bagaimana, Anda bersedia meluangkan waktu untuk membaca setiap hari?


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

1 komentar:

  1. Blog ini menurut saya tidak memiliki niche spesifik, hanya omongan-omongan tidak jelas, tapi blog ini jelas memhilangkan beban di pikiran saya dan membuat saya berpikir kritis.

    BalasHapus