Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Minggu, 19 September 2010

MAU meng-update blog tapi benar-benar tidak ada ide, benar-benar blank? Mungkin cara satu ini bisa Anda terapkan. Apa itu? Undanglah pembaca untuk menulis di blog Anda.

Undang-mengundang blogger lain untuk menulis di blog biasa disebut dengan istilah guest blogging. Pemilik blog yang mengundang disebut host blogger (blogger pengundang), sedangkan yang diundang dinamakan guest blogger (blogger tamu).
Isi artikel dalam guest blogging terserah si blogger tamu. Tapi biasanya antara pengundang dan yang diundang memiliki kesamaan tema blog. Jadi pembaca masing-masing blog tidak kaget sewaktu membaca posting tulisan blogger tamu. Kalau misalnya yang mengundang punya blog tentang blogging sementara rekan yang diundang blognya bertema tentang memancing, ya tentu saja tidak akan nyambung.

Sepanjang sepengetahuan saya, John Chow termasuk salah satu di antara blogger- blogger yang menggalakkan guest blogging. Blogger tamunya antara lain Alex Shalman, salah seorang blogger yang juga cukup disegani. Bahkan Alex tidak hanya sekali saja menulis untuk JohnChow.com.

Selain John Chow, Darren Rowse pemilik Problogger.net juga sering mengundang guest blogger untuk blognya. Blogger asal Australia ini dalam blognya mengungkapkan tiga hal mengapa guest blogging bagus bagi sebuah blog.

Pertama, keuntungan bagi blogger tamu karena bisa memasuki pembaca (baca: pasar) baru. Dengan menulis di blog lain, seorang blogger memiliki kesempatan untuk berkenalan dengan audien baru yang selama ini belum mengenalnya. Apabila artikel yang ia tulis bagus, besar kemungkinan ia mendapat pembaca baru dari blog tempatnya menjadi guest blogger. Selain itu, ia juga bisa dipastikan memperoleh backlink berkualitas sembari mempererat hubungan dengan pemilik blog.

Keuntungan kedua adalah milik blogger pengundang, dan sekaligus menjadi keuntungan ketiga yang dapat dinikmati pembaca. Dengan mengundang blogger tamu, blogger pengundang tidak perlu pusing dengan tugas rutin meng-update blognya. Selain itu, keakraban dengan pembaca jadi terjalin erat karena mengijinkan mereka turut menulis. Terakhir, dengan hadirnya penulis baru pembaca mendapatkan satu sudut pandang serta gaya dan karakter penulisan baru. Ini dapat mengurangi kejenuhan pembaca.

Jadi, tegas Darren, guest blogging itu sebenarnya konsep win-win solution. Bukan hanya blogger pengundang, tapi semua pihak yang terlibat di dalamnya akan mendapatkan keuntungannya masing-masing.

Selain itu, seperti yang ia sebutkan dalam ebook-nya yang berjudul Make Money Online with John Chow dot com, John Chow berkata bahwa guest blogging merupakan salah satu cara mempererat persahabatan antar blogger. Blogger tamu mendapat keuntungan langsung berupa backlink berkualitas serta berpeluang meraih popularitas bila blogger pengundang berperingkat lebih tinggi, dan sebaliknya blogger pengundang bakal ikut-ikutan tenar bila blogger tamunya lebih terkenal. Adil kan?
Performancing.com menulis setidaknya ada 5 keuntungan yang dapat diperoleh seorang guest blogger, yakni memperoleh backlink dengan keyword yang dapat ditentukan sendiri, meningkatkan jumlah RSS subscriber, mempromosikan diri sendiri sekaligus mempromosikan blog, menjalin hubungan baik dengan blogger lain, dan kesempatan untuk menjangkau audien baru.

Hal senada disampaikan oleh NorthxEast.com. Blog ini menyatakan kalau guest blogging sangat bagus untuk meningkatkan kualitas blog, baik bagi blogger tamu maupun blogger pengundang. Alasannya hampir sama dengan yang ditulis Performance.com. Namun Northxeast.com menambahkan, guest blogging merupakan cara promosi yang paling efektif serta tentu saja paling ekonomis. Bagi Anda yang sering kehabisan ide posting atau punya banyak blog dan kewalahan meng-update, guest blogging dapat membantu Anda meringankan beban tersebut.

Sayangnya, guest blogging rupanya tidak—atau mungkin belum—populer di kalangan blogger Indonesia. Sejauh pandangan saya, hanya segelintir saja blog yang mempublikasikan tulisan blogger lain. Padahal tradisi ini sangat bagus untuk menciptakan persahabatan yang sehat di kalangan blogger.

Ketika saya mencanangkan bulan April tahun lalu sebagai Guest Blogging Month, responnya tidak terlalu menggembirakan. Padahal waktu itu blog saya berperingkat cukup lumayan, pagerank (PR) 4. Geliat guest blogging baru mulai terasa ketika Cosa Aranda mengundang pembacanya untuk ikut menulis di blognya akhir 2008 lalu. Tapi ketika CosaAranda.com pindah hosting dan berubah tampilan, aktivitas guest blogging di blog tersebut tidak ada lagi.

Hal ini patut disayangkan mengingat beberapa blogger top di luar negeri bahkan mengkomersilkan lahan guest blogging ini. Artinya, bila Anda ingin menulis di sebuah blog yang ramai pengunjungnya, maka Anda mesti membayar sejumlah uang ke pemilik blog.

Nah, Anda dapat menjadi seorang pelopor yang menghidupkan tradisi guest blogging di kalangan blogger Indonesia. Tak perlu memungut bayaran karena Anda juga mendapat keuntungan dari sini. Cukup undang pembaca untuk mengirimkan tulisannya, dan balaslah dengan sebuah tulisan untuk blog mereka. Dengan begini, guest bloging akan tumbuh sumbur di kalangan blogger lokal.

Pertanyaannya, maukah Anda jadi pelopor?

Catatan: Dinukil dari buku 7 Langkah Mudah Mencari Uang lewat Blog (Gara Ilmu Yogyakarta, Februari 2010).


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

2 komentar:

  1. Saya sudah beberapa kali mengirim guest post di blog yang lumayan terkenal, yaitu di o-om.com dan diterima, ya lumayan buat ningkatin trafik dan subscriber baru.

    BalasHapus
  2. pengen sih bos ngundang temen2 blogger untuk ikutan ngisi blogku yg masih sederhana dan baru PR0, Mungkin ada yang mau silahkan

    BalasHapus