Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Kamis, 16 September 2010

PADA posting sebelumnya saya sudah menyinggung tentang komentar yang tidak sopan dan menjurus kasar. Komentar-komentar semacam itu tergolong sebagai komentar negatif. Selagi Anda terus aktif di dunia blog, suatu saat Anda akan menjumpai komentar negatif seperti itu di blog Anda. Apa yang harus dilakukan untuk menghadapi komentar negatif?

Pilihannya ada tiga, dan yang termudah adalah menghapus komentar tersebut. Pilihan lain yang tak kalah ekstrim adalah mengkategorikan komentar tersebut sebagai spam (ini hanya bisa dilakukan oleh pengguna WordPress). Tapi dua pilihan tersebut sangat tidak dianjurkan karena Anda bisa bersikap lebih bijak dengan membalasnya secara santun.

Lho, komentar negatif kok dibalas? Tidak masalah. Sepanjang Anda yakin posting yang Anda tulis tidak merugikan siapapun, tidak perlu takut untuk meng-approve komentar negatif dan menanggapinya. Ini justru akan meningkatkan citra positif Anda di mata pembaca lain. Kalau Anda memilih cara aman dengan menghapus komentar negatif, pembaca akan menganggap Anda sebagai blogger yang anti kritik dan selalu merasa benar sendiri. Tentu saja ini tidak baik bagi perkembangan blog Anda masa mendatang.
Kebanyakan blogger tidak menyukai komentar negatif karena membuat mereka serba salah dalam mengambil sikap. Padahal sebenarnya komentar tidak menyenangkan ini mendatangkan manfaat positif juga lho. Salah satunya, komentar negatif membuat suasana blog Anda menjadi lebih hidup.

Ketika Anda menyampaikan satu pendapat, para pembaca umumnya langsung menyetujui apa yang Anda tulis. Ini tentu saja membosankan. Anda tidak menulis posting untuk selalu disetujui begitu saja, bukan? Ada kalanya Anda mengharapkan reaksi yang tidak biasa dari pembaca. Anda ingin sebuah diskusi sehingga topik yang Anda angkat bisa dikembangkan lebih dalam, juga agar ide-ide baru terkait topik tersebut bermunculan. Hal ini tidak akan Anda dapatkan kalau semua komentar yang masuk bernada postif. Di sinilah komentar negatif memainkan perannya.

Alih-alih menghindar, Anda sebaiknya bersyukur jika ada komentar negatif masuk ke blog. Komentar negatif menandakan posting Anda berhasil. Adanya komentar negatif membuat Anda memiliki dua perspektif berbeda mengenai apa yang Anda tulis. Yang terpenting, komentar negatif memancing diskusi hangat di blog Anda. Tidak hanya Anda sebagai pemilik blog, pembaca lainpun bakal tertarik urun komentar jika melihat komentar negatif yang lain dari lainnya. Semakin panjang perdebatan berlangsung, semakin untung Anda karena trafik ikut tergenjot naik.

Satu keuntungan lagi akan Anda raih jika ada blogger lain yang nimbrung dalam perdebatan tersebut dengan menuliskan pendapatnya tentang topik yang sedang menjadi bahan perdebatan di blog mereka sendiri. Tentu saja mereka akan memberikan link ke posting Anda sebagai rujukan, dan ini artinya Anda mendapat backlink. Masih ingat pembahasan tentang link baiting atau memancing link? Sebuah komentar negatif di blog Anda bisa jadi alat ampuh untuk memancing backlink dari blog lain.

Komentar negatif adalah hal wajar di dunia blog. Sadarilah bahwa Anda tidak bisa mengharapkan semua orang untuk selalu menyetujui apa yang Anda tulis. Anda juga tidak mungkin memuaskan selera setiap orang dengan satu posting. Jadi wajar saja kalau ada yang tidak sependapat dengan Anda dan kemudian melontarkan komentar negatif. Lagipula tidak selamanya orang yang memberi komentar negatif akan selalu berseberangan pendapat dengan Anda. Di satu titik, ada kalanya justru orang tersebutlah yang sependapat dengan Anda, mendukung Anda habis-habisan. Karena itu, jangan terlalu memusingkan komentar negatif. Anggap saja itu sebagai dinamika yang membuat kehidupan Anda sebagai blogger menjadi lebih berwarna.

Catatan: Dinukil dari buku 7 Langkah Mudah Mencari Uang lewat Blog (Gara Ilmu Yogyakarta, Februari 2010).


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

6 komentar:

  1. Tergantung komengnya kang :)
    Kalo komengnya salah paham ato gimana.. (masih bisa diluruskan), gak papa dipublish terus kasi balesan. Di satu sisi malah bisa kasi citra positif ke si empunya blog :)

    Tapi kalo udah maki maki tanpa alasan, dan gak ngerasa melakukan yaa.. del aja :)

    BalasHapus
  2. menurut saya setiap komentar di respon aja...
    tinggal sikap kita aja menanggapi komentar yang negatif...

    BalasHapus
  3. komentar negatif adalah bentuk respon juga. setidaknya kita dapat belajar merespon segala macam komentar yang masuk, baik positif maupun negatif. ini juga membuktikan bahwa tidak semua orang sependapat dengan apa yang kita tuliskan.
    btw, met lebaran bung :-)

    BalasHapus
  4. komentar negatif? wah saya demen sekali bung :D kadang malah blogger yg bersangkutan jadi teman dekat karena saking intens-nya berdebat hehe.
    saya malah merasa aneh kalau ada komen2 yang terlalu positif dan terkesan memuji, karna saya bingung mau respon gimana :)
    yah, every roses has its thorne.. gitu kali ya :D

    BalasHapus
  5. hal yg cukup sulit menyikapi komentar negatif adalah menyelami maksud di balik komentar negatif tadi. di sisi lain, komentar negatif dapat membuat diskusi menjadi lebih hidup.

    BalasHapus
  6. Zaman sekarang kalo ga ada kontroversi ga seru ye, hidup ini kalo selalu berjalan mulus malah terasa hambar, jadi komentar negatif tersebut tuh enaknya dibales dengan lawakan saja, biar jadi terhibur sendiri.

    BalasHapus