Tebar Pesona di Bernas Jogja

Oleh: Eko Nurhuda | Minggu, 26 Desember 2010 pukul 05.30 WIB

MASUK koran karena ada tulisan yang dimuat, itu sudah saya rasakan sejak duduk di kelas 2 SMA. Waktu itu, sekitar Maret 1999, cerpen saya yang berjudul Dhanyang Waru dimuat di harian Jambi Ekspres. Jauh sebelum itu, nama saya sudah duluan muncul di harian Independent (kini bernama Jambi Independent) sewaktu surat pembaca yang saya kirim dimuat.

Kalau masuk koran sebagai narasumber? Nah, ini benar-benar pengalaman baru bagi saya. Dan, mungkin inilah untungnya punya banyak teman wartawan. Saat mereka butuh liputan yang berkaitan dengan dunia saya, sayalah yang diliput. "Lha, daripada repot-repot nyari narasumber lain, mending teman sendiri saja yang diburu." Hehe, mungkin begitu alasannya...

Begitulah. Nama dan foto sayapun nongol di harian Bernas Jogja edisi Senin Kliwon, 13 Desember 2010. Tepatnya di rubrik Info Techno, halaman 4. Hanya berita sidebar sepanjang 5 paragraf sih, tapi tetap saja hati ini merasa "senang". Sayang, karena saya dan si wartawan tidak sempat bertatap muka, maka wawancaranya pun penuh kreativitas. Tidak hanya itu, fotonya juga terpaksa dicomot dari akun Facebook saya. Duh, kok foto yang itu sih, Mas..?

Well, sekali lagi maaf kalau ada yang bilang "narsis, ah!", tapi inilah bukti liputannya. Gambar saya repro dari situs bernasjogja.com (kiriman korannya belum sampai ke Pemalang).


Kebetulan sekali, 10 Desember adalah hari ulang tahun saya. Jadi, saya anggap saja ini kado ulang tahun dari teman saya di Bernas Jogja itu. ^_^


Creative Commons License

Tulisan berjudul "Tebar Pesona di Bernas Jogja" oleh Eko Nurhuda ini dilindungi lisensi Creative Commons. Anda bebas menyalin, mempublikasi ulang, dan atau mengutip sebagian atau seluruh isi tulisan untuk tujuan nonkomersil dengan menyebutkan sumber artikel.

6 komentar:

  1. btul...btul...btull...

    Narziz abiezzz

    BalasHapus
  2. selamat berbahagia ,diulang tahun pas dimuat fotonya jadi makin terkenal.Panjang umur yang bermanfaat ,semoga. amien.

    BalasHapus
  3. wuih...tambah mantap saja mas Eko

    BalasHapus
  4. menjadi narasumber adalah tahap tersulit masuk koran.

    BalasHapus
  5. Akhirnya bisa menikmati lagi tulisan Bung Eko :D

    Selamat Bung, saya malah megidam-idamkan bisa seperti itu, nungul di koran hehe. Itulah gunanya banyak teman ya, bila ada keperluan langsung saja kontak yang paling dekat, yaitu teman sendiri.

    Sekali lagi, congratulation! :)

    BalasHapus
  6. Wow, masuk koran bisa 2 kemungkinan, karena melakukan hal baik atau karena hal buruk, yang manapun yang ditempuh, tetep terkenal hehehe

    BalasHapus

Terima kasih telah mengunjungi bungeko.com. Semoga apa yang saya tulis di blog ini bermanfaat bagi Bung Pembaca. Silakan tinggalkan komentar untuk menanggapi, mengoreksi, atau bahkan mencaci isi posting ini. Tapi mohon dicatat, no SARA, no SARU. Salam.

NB: Saya sedang memikirkan untuk membuka kembali kontes komentator terbanyak, atau kontes lain yang berhubungan dengan komentar pembaca.

 
Copyright © 2013 bungeko.com - All Rights Reserved
Desain tampilan: Creating Website, Modifikasi tampilan: Eko Nurhuda