Selamat datang di bungeko.com, blog pribadi Eko Nurhuda. Semoga tulisan-tulisan di blog ini memberi manfaat positif bagi Anda. Saran atau kritik dari Anda akan diterima dengan senang hati.

Menyambut Euro 2012

Hasil Undian dan Jadwal Lengkap Euro 2012

Piala Eropa 2012 di Polandia-Ukraina masih enam bulan lagi. Namun undian penentuan grup bagi ke-16 peserta putaran final sudah dilakukan di Kiev, 2 Desember lalu.

Baca juga:

»
» Ketika Blog Masih Dipandang Sebelah Mata



Minggu, 29 Agustus 2010

Pentingnya Memilih Topik Blog yang Disukai


SETELAH memiliki blog dan mengisinya dengan konten tertentu, selanjutnya blog Anda mesti di-update atau diperbaharui secara berkala. Hal ini bertujuan untuk menjaga trafik blog. Dengan memasukkan posting-posting baru Anda dapat mempertahankan pengunjung lama untuk kembali lagi, sekaligus mengundang pengunjung baru.

Adanya konten-konten baru yang ditambahkan secara berkala juga mempengaruhi posisi blog di search engine result page (SERP) atau halaman hasil pencarian di mesin pencari. Bila blog terus diperbaharui secara berkala, spider mesin pencari akan lebih sering menyambangi blog tersebut dan membuatnya semakin sering diindeks. Imbasnya, blog bakal memiliki posisi lebih baik di SERP.

Alasan lain, dengan terus meng-update blog Anda memberikan sinyal pada blogger lain bahwa Anda masih aktif di blogosphere. Blog yang tidak pernah di-update lambat laun akan kehilangan pembaca setianya dan pada akhirnya dianggap mati. Karena itu, Anda membutuhkan topik-topik segar dan baru untuk ditulis. Pada langkah ini kita akan membahas permasalahan tersebut secara mendalam.

Saya sudah menyinggung masalah konten di bagian sebelumnya. Namun di sana saya hanya membahasnya secara umum berkaitan dengan proses awal pembuatan blog. Di bagian ini pembahasannya akan menjadi lebih spesifik, yakni mengenai bagaimana menulis konten secara berkala seiring dengan perkembangan blog Anda. Termasuk juga mengupas satu persoalan klasik yang kerap menyulitkan para blogger, yakni mencari ide tulisan.

Pilih Topik yang Disukai
Aturan pertama soal konten adalah, pilih topik yang disukai dan dikuasai. Hal ini sudah disinggung sedikit di bagian awal. Jangan pernah terjebak pada nafsu untuk menjadi selebritis blogosphere dengan menulis topik populer dan banyak dicari tapi sama sekali tidak disukai, apalagi dikuasai.

Lihat diri Anda, temukan hal menarik yang dapat diangkat ke blog. Kalau Anda seorang maniak game sepakbola Pro Evolution, kenapa tidak menuliskan konten seputar permainan tersebut? Anda bisa memulainya dengan memperkenalkan Pro Evolution kepada pembaca, membahas aturan dan cara bermainnya, lalu membeberkan strategi atau trik-trik rahasia untuk mengalahkan lawan main, dan seterusnya.

Anda penggemar berat bakso? Blog bertema bakso juga tidak kalah menarik lho. Anda bisa membahas macam-macam bakso, cara membuat bakso, pedagang bakso terkenal di kota Anda (dan bisa juga di kota-kota lain yang Anda tahu), tips membedakan bakso berbahan pengawet dengan yang tidak, atau bisa juga menulis resep bakso.

Lihatlah, ternyata meng-update blog menjadi lebih mudah jika Anda memilih topik sesuai dengan apa yang Anda sukai. Tidak peduli apakah Anda seorang ahli atau justru baru belajar, menuliskan sesuatu yang disukai akan terasa sangat menyenangkan. Dan yang jelas Anda bakal lebih mudah memperoleh ide, lebih jeli melihat persoalan, dan lebih mudah lagi untuk menuangkannya ke dalam tulisan.

Bayangkan seorang pemuda yang sedang jatuh hati pada gadis pujaannya. Karena begitu kuatnya perasaan cintanya pada si gadis, pemuda tersebut dapat dengan mudah melakukan apapun demi mendapatkan cinta si gadis impian. Meminjam kalimat Saleem Iklim dalam lagunya yang berjudul ‘Suci Dalam Debu’, karena cinta lautan berapi pun pasti akan direnangi juga. Begitulah hebatnya efek yang dapat ditimbulkan oleh rasa suka.

Sebaliknya, memilih topik yang sama sekali tidak disukai dapat menimbulkan banyak masalah bagi Anda. Apalagi jika Anda memilih blogging sebagai karir profesional menggantikan pekerjaan kantor yang Anda rasa membosankan. Menulis topik yang tidak disukai sama saja dengan melakukan pekerjaan kantor yang membosankan itu.

Apa jadinya kalau Anda memaksakan diri menulis tentang durian, padahal Anda alergi durian. Mungkin 3-4 posting Anda bisa mencoba menuliskannya. Anda bisa mencari informasi mengenai durian melalui Google. Tapi bagaimana selanjutnya? Sampai berapa lama Anda tahan menulis tentang sesuatu yang Anda sama sekali buta tentangnya? Kemungkinannya hanya dua, Anda berhenti menulis atau terus melanjutkan blog tapi dengan konten hasil copy-paste dari blog atau situs lain. Sialnya, kedua pilihan tersebut sama-sama jelek.
Alasan lain mengapa saya menyarankan Anda untuk menulis topik yang disukai adalah, perasaan dan ekspresi Anda dapat terpancar dalam tulisan yang Anda buat. Demikian juga bila Anda memaksakan diri menulis topik yang tidak disukai, pembaca dapat mengetahuinya dengan mudah dari ekspresi yang terkandung dalam tulisan tersebut. Ingat kembali aturan mengenai menulis secara personal. Menuliskan sesuatu yang tidak disukai tidak akan membuat pengunjung tertarik membaca tulisan Anda.

Contohlah Bolanova.com milik Adi Wirasta. Didorong oleh rasa sukanya yang besar terhadap sepakbola, blogger satu ini membuat blog khusus sepakbola. Untuk menjaga kontinuitas update konten, Adi mengajak dua orang rekannya yang sama-sama penggila bola sebagai penulis tetap. Ia juga secara kreatif melibatkan pembacanya dengan secara rutin mengadakan kontes menulis berhadiah uang dan voucher belanja. Alhasil, karena dibesarkan oleh orang-orang yang benar-benar menyukai sepakbola, Bolanova.com pun berkembang menjadi blog sepakbola yang hidup.

Catatan: Dinukil dari buku 7 Langkah Mudah Mencari Uang lewat Blog (Gara Ilmu Yogyakarta, Februari 2010).

Rabu, 25 Agustus 2010

Di Mana Mencari Ide?


TIDAK peduli betapapun hebatnya Anda menguasai sebuah topik, pada suatu waktu Anda akan merasa buntu juga. Tiba-tiba saja Anda tak tahu lagi apa yang harus ditulis.

Ini sebenarnya hal lumrah. Setiap penulis dan juga blogger pasti pernah mengalami masalah seperti ini. Saran yang biasa diberikan adalah, pergunakan kesempatan tersebut untuk istirahat. Biarkan pikiran berhenti bekerja selama beberapa waktu. Tapi jangan terlalu lama. Karena kalau dibiarkan begitu terus pikiran Anda bisa menjadi semakin tumpul.

Setelah merasa cukup beristirahat, kembali ajak pikiran bekerja. Carilah ide-ide segar dan tuliskan. Kalau masih buntu juga, Anda bisa mencoba saran sederhana berikut.

1). Cara paling mudah untuk memperoleh ide tulisan adalah dengan melihat apa yang ditulis blogger lain. Jelajahi blog-blog yang memiliki kesamaan topik dengan Anda, lalu lihatlah apa yang sedang mereka angkat. Dari sana setidaknya Anda mengetahui isu apa yang sedang hangat. Lalu Anda bisa menjadikan tulisan blog tersebut sebagai informasi tambahan untuk posting Anda. Atau Anda juga bisa menulis satu posting baru yang berisi tanggapan terhadap tulisan yang baru saja Anda baca.

Bingung mencari blog-blog yang satu topik dengan Anda? Gunakan saja fasilitas pencari blog milik Google (http://blogsearch.google.com) atau lakukan pencarian melalui Technorati.

2). Dengan mengetahui sejumlah blog yang bertema sama, ini sama artinya Anda memiliki satu sumber ide yang tidak ada habis-habisnya untuk ditulis. Selanjutnya Anda bisa lebih mudah menemukan ide dengan melakukan blogwalking ke blog-blog itu. Namun jika masih sering merasa buntu juga, cobalah mencari ide di situs-situs berita seperti Detik.com. Tentu saja Anda hanya akan mencari berita-berita yang sesuai dengan topik blog Anda. Kalau mau lebih mudah, gunakan bantuan Google News (http://news.google.com) atau Yahoo! News (http://news.yahoo.com).

3). Selain blog dan situs berita, Anda juga bisa menjaring ide di forum. Di sini Anda dapat berdiskusi dengan orang-orang yang memiliki kesamaan minat dengan Anda. Dari sini pula Anda akan memperoleh banyak hal baru untuk ditulis di blog. Tapi ingat, jangan bergabung dengan sembarang forum. Pilihlah forum yang memiliki kesamaan topik dengan blog Anda. Pusatkan perhatian pada satu atau dua forum yang memiliki member terbanyak, atau yang paling fokus pada topik pilihan Anda.

4). Satu tempat lagi yang merupakan gudang ide adalah situs direktori artikel (article directory). Di sini ada berjuta-juta artikel dalam beragam topik, dengan penulis yang latar belakangnya beraneka ragam. Namun Anda saya sarankan ke situs direktori artikel bukan untuk mengopi mentah-mentah lho. Baca artikel-artikel terbaru dalam topik yang sama dengan topik blog Anda, temukan apa saja yang sedang menarik dibicarakan, lalu tuliskan hasilnya di blog..

Ada banyak situs direktori artikel yang bisa Anda kunjungi. Sayangnya, sampai saat naskah buku ini ditulis saya belum menemukan situs direktori artikel berbahasa Indonesia. Yang ada situs citizen journalism seperti KabarIndonesia.com atau Wikimu.com yang berisi berita, opini, dan feature bebas. Sementara untuk artikel-artikel berbahasa Inggris bisa Anda lihat di EzineArticles.com, ArticleCity.com, atau GoArticles.com.

5). Anda mungkin tidak percaya ini, tapi toilet merupakan tempat yang bagus untuk menggali ide. Sebuah penelitian yang dilakukan psikolog Inggris, Dr. Peter Marsh, membuktikan hal ini. Dari total responden 1.000 orang, Marsh menemukan 3 persen pria dan 1 persen wanita yang mengaku kalau mereka lebih sering menemukan ide kreatif saat sedang berada di toilet.

Saya sendiri pernah mengalami hal itu. Ketika bingung mencari nama domain yang bagus untuk satu blog baru pada pertengahan tahun lalu, saya justru menemukannya saat di toilet. Karena itu saya selalu membawa ponsel setiap kali ke toilet. Begitu ada ide bagus muncul di kepala, langsung saya simpan di ponsel.

Catatan: Dinukil dari buku 7 Langkah Mudah mencari Uang lewat Blog (Gara Ilmu, Yogyakarta, 2010).

Minggu, 22 Agustus 2010

Ide Ada Dimana-mana


SEBENARNYA ide itu seperti udara, ia ada di mana-mana. Setiap Anda berjalan ke kantor atau kampus, naik kendaraan umum, membeli makan di warung, ke toko buku, berkunjung ke rumah teman, membaca koran, browsing internet, menonton televisi, mendengarkan radio, atau bahkan sekedar berbincang dengan teman, di sanalah Anda bisa memperoleh ide.

Menurut Carmel Bird dalam bukunya yang berjudul Menulis dengan Emosi (Kaifa, 2001), sebenarnya dalam diri setiap manusia tedapat kekayaan ide dan inspirasi. Masalahnya, tidak semua orang bisa menentukan dengan mudah mana ide yang harus ditulis. Ada yang merasa idenya terlalu biasa sehingga tidak menarik ditulis, namun sebaliknya ada juga yang merasa ide tersebut terlalu berat baginya sehingga susah menuliskannya.

Ya, kebanyakan orang lebih suka mencari-cari alasan untuk tidak menuliskan ide-ide yang muncul di kepalanya. Saat sebuah ide terlintas, yang dilakukan justru sibuk dengan alasan-alasan, dengan ketakutan-ketakutan. Ketika ada orang lain menuliskan ide tersebut dan ternyata banyak disukai, barulah ia berkata, “Ah, ternyata cuma seperti itu…” sambil menyesali diri kenapa dulu ide tersebut tidak ia tulis.

Apa yang Anda butuhkan adalah rasa percaya diri. Apapun ide yang terlintas dalam benak Anda, yakinlah bahwa itu ide luar biasa. Jangan terjebak pada kesalahan berpikir yang menganggap karya besar selalu lahir dari ide besar. Pemikiran ini sama sekali tidak benar, karena pada kenyataannya tidak semua karya besar terlahir dari ide besar. Justru hal yang terlihat kecil bisa diubah menjadi hal besar kalau Anda percaya bisa melakukannya.

Ambil contoh Raditya Dika, blogger yang kemudian lebih dikenal sebagai penulis buku laris Kambing Jantan. Coba lihat apa yang ditulis Raditya di blognya. Kita tentu sama tahu kalau ia ‘hanya’ menuliskan cerita-cerita dari pengalaman pribadinya. Lantas, apa yang membuat blognya ramai dikunjungi kalau yang ditulis ‘cuma’ pengalaman pribadi? Di mana istimewanya? Istimewanya adalah, cerita-cerita tersebut ia sajikan dengan gaya yang sangat menghibur. Karena itu pembaca suka dan terus datang kembali.

Begitu juga yang dilakukan Atika Noerkustanti. Siapa dia? Anda lebih mengenalnya sebagai Tika Banget, orang di belakang blog laris-manis TikaBanget.com. Hampir sama dengan Raditya Dika, isi blog Tika juga berisi pengalaman-pengalaman lucu, aneh, unik, dan terkadang juga dramatis yang pernah dialaminya. Gaya berceritanya yang konyol, ditambah ciri khasnya yang selalu mengakhiri judul posting dengan kata ‘ituh’, menjadikan Tika blogger cewek terlaris di jagat blog saat ini.

Belajar dari Raditya dan Tika, ternyata ide ada di mana-mana seperti layaknya udara. Ide ada saat baru bangun tidur, saat sarapan, saat menuju perjalanan ke kantor atau kampus, saat berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita, saat sedang bercengkrama bersama keluarga, bahkan saat hendak beranjak tidur. Tinggal bagaimana Anda kreatif mengolah ide-ide tersebut menjadi satu tulisan yang menggigit.

Bank Ide
Karena ide ada di mana-mana, maka ia dapat muncul kapan saja dan di mana saja. Tidak peduli Anda sedang santai di rumah atau sibuk bekerja, tidak peduli Anda siap atau tidak, bahkan tidak peduli Anda berniat menuliskannya atau tidak, ide akan sekonyong-konyong saja melintas masuk ke kepala Anda tanpa terduga.

Nah, itulah sebabnya Anda harus senantiasa siap menangkap ide yang berseliweran di sekeliling Anda. Caranya? Cukup bawa pena dan kertas kemanapun Anda pergi, bahkan ketika ke kamar kecil sekalipun. Dengan begitu, kapanpun ide muncul Anda dapat segera menuliskannya. Kalau ada waktu segera garap menjadi tulisan, tapi jika kesempatannya belum memungkinkan Anda bisa menyimpannya dulu.

Kalau daya ingat Anda cukup kuat, mungkin Anda tidak perlu repot-repot membawa alat tulis kemana-mana. Tapi sebaiknya biasakanlah mencatat setiap ide yang muncul. Ingatan manusia sangat terbatas, dan kesibukan dapat membuat ide yang baru saja Anda temukan terlupakan dalam hitungan menit. Kalau ide sudah hilang dari ingatan, susah bagi Anda untuk memancingnya keluar.

Sediakan satu buku khusus. Bila Anda mendapat ide baru dan belum bisa segera menggarapnya, tuliskan ide tersebut di buku tadi. Apa saja ide yang terlintas, langsung catat. Semakin rajin Anda melakukannya, maka Anda akan mempunyai bank ide. Jika suatu saat Anda kehabisan ide segar, buka bank ide Anda dan lihat ide mana yang sesuai dengan kondisi saat itu lalu kembangkan menjadi tulisan. Gampang, bukan?

Catatan: Dinukil dari buku 7 Langkah Mudah Mencari Uang lewat Blog (Gara Ilmu Yogyakarta, 2010).

Selasa, 10 Agustus 2010

Tak Hanya Menahan Lapar dan Haus


PERNAH dengar nama Edmund Hillary? Bagi para pecinta alam, terlebih yang hobi mendaki gunung lewati lembah seperti Ninja Hattori, nama tersebut sudah tidak asing lagi. Ya, sosok satu ini adalah pendaki gunung terpopuler sedunia. Ia adalah inspirasi bagi pendaki gunung lainnya. Memang ia belum pernah mendaki Gunung Salak atau Gunung Gamalama (maksud saya, memang ia tidak mendaki semua gunung di dunia), namun prestasinya dalam dunia pendakian benar-benar patut diacungi jempol. Pegunungan Alpen, Pegunungan Himalaya dan puncak Gunung Everest adalah tempat-tempat tertinggi dunia yang pernah ditaklukkannya. Tidak hanya sekali, tapi berulang kali.

Sir Edmund Hillary
Sir Edmund Hillary
Apa rahasia Edmund Hillary sehingga mampu menaklukkan puncak-puncak tertinggi dunia? Dalam satu kesempatan ia berkata bahwa kuncinya terletak pada penguasaan diri sendiri. Katanya (kurang lebih), "Not the mountain that I conquered, but myself." Sebuah ucapan yang sederhana namun tegas dan berisi. Kunci keberhasilannya menaklukkan gunung-gunung tertinggi di dunia ternyata adalah karena ia mampu menaklukkan dirinya sendiri terlebih dahulu. Ia menegaskan bahwa ia tidak akan pernah bisa melakukannya kalau tidak dapat menaklukkan dirinya sendiri.

Mulai besok, umat Muslim Indonesia mulai melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Sebuah ibadah yang bertujuan mengasah jiwa manusia agar lebih bertaqwa kepada Tuhan-nya. Ibadah yang datang setahun sekali dan disambut dengan penuh suka cita karena datangnya Ramadhan menandakan lebaran sudah dekat. Namun sayangnya banyak yang terjebak pada rutinitas ibadah semata dan melupakan esensi puasa yang sebenarnya.

"Kalau kita lemah terhadap diri sendiri, kehidupan akan sangat keras kita rasakan. Tapi kalau kita keras terhadap diri sendiri, maka kehidupan akan terasa ringan."
-Andrie Wongso-
Puasa adalah menahan diri dari segala hawa nafsu. Tidak hanya nafsu makan, minum, amarah dan syahwat saja, namun lebih dari itu. Hawa nafsu meliputi sikap sombong, tamak, kikir, dan termasuk juga malas. Intinya, hawa nafsu adalah segala sesuatu yang ingin kita lakukan hanya berdasarkan kepentingan kita semata. Oleh karena itu malas juga termasuk hawa nafsu karena orang yang malas pada hakikatnya hanya ingin enaknya saja. Tidak mau berusaha lebih keras lagi karena ia tidak ingin begitu.

Kalau kita bisa memaknai puasa dengan baik, maka kita akan tahu bahwa puasa ternyata juga melatih kita untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi. Bukan hanya lebih tahan lapar dan haus, tapi juga baik dari segi ibadah dan mental. Sekali lagi, masih banyak saudara kita yang terjebak pada rutinitas. Bagi mereka puasa tak lain hanyalah sekedar menahan lapar dan haus di siang hari. Selebihnya mereka tetap bersikap semaunya. Merugikan orang lain, bermalas-malasan, dan tindakan-tindakan yang hanya memuaskan hawa nafsu mereka saja.

Kembali kita ingat kunci keberhasilan Edmund Hillary menaklukkan gunung-gunung tertinggi dunia. Ia katakan bahwa kemampuan menaklukkan dan mengendalikan diri sendiri adalah modal awalnya dalam mencapai keberhasilan. Puasa hakikatnya adalah ajang untuk berlatih menaklukkan serta mengendalikan diri sendiri. Dan selepas Ramadhan bukan berarti selesai. Kita harus tetap berusaha menaklukkan dan mengendalikan diri sepanjang hidup agar dapat mencapai tujuan demi tujuan yang telah ditetapkan. Jangan biarkan diri kita terjebak dalam kesenangan sesaat yang melenakan. Kita harus tegas pada diri sendiri.

Sebagai penutup, saya ingin kita merenungkan sebuah kalimat bijak dari Andrie Wongso (as seen on TV) berikut ini. "Kalau kita lemah terhadap diri sendiri, kehidupan akan sangat keras kita rasakan. Tapi kalau kita keras terhadap diri sendiri, maka kehidupan akan terasa ringan." Anda setuju?

Marhaban ya Ramadhan...

Sabtu, 07 Agustus 2010

Video si Kecil Damar di YouTube


BUKAN bermaksud pengen sukses seperti video Charlie Bit My Finger kalau kemudian saya ikut-ikutan meng-upload video si kecil Damar ke YouTube. Bukan, sama sekali bukan itu tujuannya. Saya hanya ingin menunjukkan betapa senangnya, betapa bahagianya saya memiliki anak pertama. Apalagi kalau anak itu sesehat dan selincah si Damar. Nah, salah satu cara saya mengekspresikan kegembiraan itu adalah dengan menunjukkan anak saya itu ke siapa saja, kalau perlu ke seluruh penghuni bumi. Hehehe...

Dan, thanks to YouTube, hal tersebut sekarang mungkin saya lakukan. Jadi, inilah dia video-video si kecil Damar anak saya. Take a look, Bung...

Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, Proklamator NII


DALAM sejarah Republik Indonesia, Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo alias SM Kartosoewirjo (atau ada juga yang menyingkatnya sebagai SMK) dikenal sebagai pemberontak negara karena memproklamirkan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) pada 7 Agustus 1949. Akhir hidupnya juga tragis, mati di hadapan regu tembak. Oleh karena itu, sampai saat ini orang lebih mengenalnya sebagai pemberontak. Padahal pada masa perjuangan kemerdekaan Kartosoewirjo adalah seorang aktivis, jurnalis, sekaligus ulama kharismatik. Ia juga merupakan anak didik sekaligus sekretaris Haji Oemar Said Tjokroaminoto, pentolan Sjarikat Islam.

Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo
Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo
Kartosoewirjo lahir di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada 7 Januari 1907. Ayahnya, Kartosoewirjo, berkedudukan sebagai Mantri candu di Pamotan, sebuah kota kecil di Rembang. Sebuah kedudukan penting bagi seorang pribumi di masa itu. Jabatan ayahnya ini membuat Kartosoewirjo kecil berkesempatan mengenyam pendidikan di HIS (Hollandsch-Inlandsche School) dan kemudian melanjutkan ke ELS (Europeesche Lagere School), dua sekolah elit khusus bagi anak Eropa dan indo-Eropa. Setamat dari ELS pada tahun 1923, Kartosoewirjo melanjutkan pendidikannya di Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS), sekolah kedokteran Belanda untuk pribumi di Surabaya.

Semasa kuliah di Surabaya inilah Kartosoewirjo banyak terlibat dalam organisasi pergerakan nasional seperti Jong Java dan Jong Islamieten Bond (JIB), dua organisasi pemuda yang berperan penting dalam Sumpah Pemuda 1928. Selain itu ia juga masuk Sjarikat Islam (SI) dan banyak dipengaruhi oleh pemikiran politik HOS Tjokroaminoto yang sangat mengangan-angankan berdirinya sebuah baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur (negeri yang makmur dan diridhoi Allah SWT). Ketika Sjarikat Islam berubah menjadi Partai Sjarikat Islam Hindia Timur (PSIHT), Kartosoewirjo dipercaya memegang jabatan sekretaris jenderal. Saat itu usianya masih sangat muda, baru 22 tahun.

Kartosoewirjo amat kritis. Ia banyak menulis kritikan baik bagi penguasa pribumi maupun pemerintah kolonial di Harian Fadjar Asia, surat kabar tempatnya bekerja sebagai wartawan dan beberapa saat kemudian diangkat sebagai redaktur. Ketika Jepang menguasai Hindia Timur, seluruh organisasi pergerakan dibubarkan. Jepang hanya memperbolehkan beberapa organisasi yang dianggap tidak membahayakan kedudukan Jepang. Oleh karena itu PSIHT dibubarkan dan berganti menjadi Madjlis Islam 'Alaa Indonesia (MIAI) pimpinan Wondoamiseno. Kala itu Kartosoewirjo menjabat sebagai sektretaris Majelis Baitul-Mal, organisasi di bawah MIAI.

Ketika Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, sebuah sumber menyatakan bahwa sebenarnya Kartosoewirjo sudah terlebih dahulu memproklamirkan kemerdekaan sebuah negara Islam. Namun atas pertimbangan kebangsaan dan kesatuan ia mencabut kembali proklamasi tersebut dan bersedia turut menegakkan Republik Indonesia dengan syarat umat Islam Indonesia diberi kesempatan untuk menjalankan syariat Islam. Hal ini sebagaimana tercantum dalam sila pertama Piagam Jakarta yang kemudian dihapus sehingga hanya menyisakan kalimat "Ketuhanan yang Maha Esa" saja.

Naskah proklamasi NIIPenghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta tersebut merupakan awal retaknya hubungan Kartosoewirjo dan Soekarno, teman seperguruannya semasa masih dididik oleh HOS Tjokroaminoto. Keduanya memang menunjukkan sikap dan prinsip politik berbeda. Kartosoewirjo adalah seorang muslim taat yang mencita-citakan berdirinya negara berdasarkan syariat Islam, sedangkan Soekarno nasionalis sekuler yang lebih mementingkan persatuan dan kesatuan Indonesia dengan Pancasila-nya. Hal ini membuat Kartosoewirjo selalu berseberangan dengan pemerintah RI. Ia bahkan menolak jabatan menteri yang ditawarkan Perdana Menteri Amir Sjarifuddin.

Ketika wilayah Republik Indonesia hanya tinggal Yogyakarta dan beberapa karesidenan di Jawa Tengah sebagai hasil kesepakatan dalam Perjanjian Renville, Kartosoewirjo melihat peluang untuk mendirikan negara Islam yang dicita-citakannya. Maka iapun memprokamasikan Negara Islam Indonesia (NII) di Malangbong, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 7 Agustus 1949. Jawa Barat waktu itu merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Belanda, sehingga klaim sejarah yang menyatakan bahwa Kartosoewirjo merupakan pemberontak Republik Indonesia seharusnya dipelajari kembali.

27 Desember 1949 pemerintahan Republik Indonesia Serikat (RIS) dibentuk sebagai hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda. Dalam negara federasi yang diakui kedaulatannya oleh Kerajaan Belanda itu, Republik Indonesia di Yogyakarta merupakan salah satu dari 16 negara federal anggota RIS. Soekarno terpilih sebagai presiden RIS, sedangkan jabatan presiden RI diserahkan pada Mr. Asa'at. Terbentuknya RIS secara otomatis membenturkan NII dengan RIS karena Negara Pasundan bentukan Belanda yang menguasai wilayah Jawa Barat merupakan anggota federasi RIS. Konfrontasi memperebutkan Jawa Baratpun meletus. RIS merasa berhak atas Jawa Barat berdasarkan hasil KMB, sedangkan NII bersikeras mereka lebih berhak karena telah lebih dulu memproklamasikan diri sebelum dibentuknya Negara Pasundan dan RIS.

Perang NII-RIS berlangsung selama 13 tahun. Dalam masa 13 tahun itu RIS berubah bentuk menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Negara Pasundan menjadi provinsi Jawa Barat. Hal ini membuat NII semakin terpojok karena dengan bentuk baru RIS tersebut NII seperti negara dalam negara. Pada akhirnya tentara NKRI berhasil menghabisi perlawanan NII, ditandai dengan tertangkapnya SM Kartosoewirjo selaku Imam Besar (presiden) NII di wilayah Gunung Geber pada 4 Juni 1962. Mahkamah militer menyatakan Kartosoewirjo bersalah dan menjatuhkan hukuman mati. Mantan aktivis, jurnalis, sekaligus ulama kharismatik itupun menghembuskan napas terakhirnya di depan regu tembak NKRI pada September 1962.

Matinya Kartosoewirjo tidak membuat pemikiran politiknya ikut mati. Sampai saat ini masih banyak pengikut ideologi Kartosoewirjo yang bercita-cita kembali mewujudkan NII menggantikan RI, serta menegakkan syariat Islam di bumi Indonesia.

Jumat, 06 Agustus 2010

Hobi Membaca Itu Penting


COBA jujur, berapa waktu yang Anda sisihkan untuk membaca setiap hari? 1 jam, 30 menit, 10 menit, atau malah tidak pernah sama sekali?

Bagi penulis, membaca adalah asupan gizi terbaik yang membuatnya terus produktif menulis. Sama seperti tubuh manusia yang selalu membutuhkan makanan untuk terus hidup, penulis membutuhkan bahan bacaan agar otaknya lebih kuat bekerja. Penulis yang kurang membaca akan kesulitan menemukan ide-ide kreatif. Kalaupun muncul ide, sulit baginya mengembangkan ide tersebut karena kekurangan sumber referensi. Akibatnya produktivitasnya terhambat, kalau tidak mau dikatakan mandeg.

Hal serupa juga berlaku pada blogger. Karena sama-sama berhubungan dengan dunia tulis-menulis, blogger sangat disarankan hobi membaca. Sayangnya, kebanyakan orang Indonesia lebih suka menonton televisi ketimbang membaca buku. Mereka bisa tahan berjam-jam di depan televisi setiap hari, tapi sama sekali tidak pernah membaca.
Apakah Anda juga lebih suka menonton televisi dibanding membaca? Anda tak perlu menjawab. Cukup bandingkan saja waktu yang Anda habiskan untuk menonton televisi dan membaca. Kalau waktu menonton televisi Anda lebih banyak, boleh dibilang peluang Anda untuk menjadi blogger yang berhasil masih jauh dari jangkauan.

Seperti halnya penulis, membaca juga penting untuk blogger. Dengan rajin membaca wawasan Anda jadi lebih terbuka, lebih kritis terhadap apa yang terjadi di sekeliling, dan pada akhirnya menjadi lebih sensitif melihat persoalan-persoalan yang sedang terjadi. Bila sudah begini, rasanya tidak susah lagi bagi Anda untuk memetik ide di manapun dan kapanpun. Bukankah Anda sering merasa kekurangan ide?

Selain bermanfaat melatih pikiran dan daya kritis, banyak membaca juga baik sebagai perbendaharaan referensi. Pada saatnya nanti, ketika menulis Anda membutuhkan rujukan-rujukan untuk memperkaya tulisan Anda. Baik itu berupa fakta, data-data, maupun pendapat seseorang yang perlu dikutip. Ide hanya akan tinggal sebagai ide jika Anda tidak mampu mengemasnya menjadi satu tulisan yang menarik. Dan Anda tidak mungkin dapat melakukannya tanpa banyak membaca.

Sisihkan waktu khusus setidaknya 30 menit dalam sehari untuk membaca. Atau pasang target untuk menyelesaikan 2-3 judul buku dalam sebulan. Anda bisa memulainya dengan membaca buku atau tulisan-tulisan ringan. Kemudian tingkatkan dengan membaca buku yang agak serius tapi temanya sesuai dengan minat Anda.

Kalau keuangan memungkinkan, cobalah sisihkan anggaran khusus untuk membeli buku barang 1-2 judul per bulan. Atau Anda bisa berlangganan koran dan majalah. Tapi bahan bacaan memang tidak harus selalu buku, koran atau majalah. Anda yang setiap hari aktif di internet dapat membaca berita-berita terbaru dari portal berita semacam Detik atau Okezone. Di situs-situs tersebut biasanya juga tersedia artikel-artikel menarik yang dapat menambah wawasan dan sekaligus memicu ide.

Mengunjungi blog lain dapat pula dijadikan sebagai pengganti membaca buku. Tapi pastikan Anda hanya mengunjungi blog-blog inspiratif yang dapat mengembangkan wawasan dan pengetahuan Anda. Blog-blog santai yang lebih banyak unsur hiburannya bukan tidak boleh dikunjungi, tapi perhatikanlah porsinya. Berikan porsi terbesar bagi blog-blog yang bermanfaat bagi pengembangan diri Anda dan blog. Kalau pikiran sedang penat dan membutuhkan sedikit hiburan, kunjungilah blog-blog yang dapat membuat Anda merasa lebih rileks.

Bagaimana, Anda bersedia meluangkan waktu untuk membaca setiap hari?

Minggu, 01 Agustus 2010

Pemberi Komentar Terbanyak Juli 2010


JULI 2010, tak terasa sudah 6 bukan semi kontes komentar terbanyak di blog ini terselenggara. Dengan demikian sudah 5 pemenang yang terpilih sejak Februari lalu, plus 1 pemenang lagi dengan yang satu ini. Siapa dia?


1. Ago (7 komentar valid)
2. Afdil (6)
3. imamgazpada (4)
4. munawar am, ismail, eimie, Darin, Reza Winandar, Adeskana, Fatchur (3)
5. Iskandaria, Sawali Tuhusetya
6. Spydeeyk, Jimmy, Anthony Harman, tito Heyziputra, amsi, eimiemotivator (1)


Well, walaupun (lagi-lagi) hanya tercatat memberi 7 komentar valid (jumlah tersedikit sampai saat ini, sama seperti bulan lalu), tetap saja Bung Ago berhak menjadi pemenang semi kontes Pemberi Komentar Terbanyak di Bung Eko dotcom bulan Juli 2010. Untuk itu, Bung Ago berhak mendapatkan buku 7 Langkah Mudah Mencari Uang lewat Blog (Gara Ilmu, Yogyakarta, Feb. 2010) dan 10 Cara Efektif Mencari Uang dengan Blog Khusus Berbahasa Indonesia (iN-Books, Yogyakarta, Feb. 2010).

Mohon diingat, saya menghitung berdasarkan pedoman yang telah saya sampaikan di posting ini. Jadi, kalau ada yang merasa sudah memberi banyak komentar tapi tidak terpilih, bisa jadi komentar Bung tidak memenuhi kriteria perhitungan yang saya tetapkan. Untuk Bung Bung Ago, terima kasih atas kesediaannya memberikan banyak komentar di blog ini. Selanjutnya mohon kirimkan nama asli dan alamat lengkap ke saya via alamat email saya eko[at]nurhuda.com supaya hadiahnya bisa saya kirim.

Oya, berhubung jumlah peserta dan jumlah komentarnya semakin sedikit (plus, saya merasa kok kontes semacam ini malah cenderung "disalahgunakan"), mulai bulan Agustus 2010 ini kontes terpaksa saya hentikan. Tapi tenang, saya sedang merancang 1 program lain yang tetap akan membagi-bagikan GRATIS buku-buku terbaru saya pada pembaca bungeko.com. Apa itu? Tunggu saja tanggal mainnya! ^_^

kata bijak Andrie Wongso

Gerakan 2012 Buku
untuk Pemalang

Buku yang sudah terkumpul
0 0 0 1 eks.

Masih butuh 2011 eks. lagi.

Bantu kami menyediakan 2012 eksemplar
buku bacaan untuk warga Pemalang.
Baca info selengkapnya di sini!


Rp1 Tahun 1956

Uang Mahar, Rp1 Tahun 1956

Obverse: Gadis Jawa di kanan, angka satu di kiri.
Reverse: Garuda Pancasila di tengah, diapit angka satu.
Kondisi: Baru (Uncirculated, UNC)

Rp10.000,-

per lembar

Recommended Posts
Recommended Video
GBK
Lagi, timnas Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Malaysia di final SEA Games 2011. Dalam final yang sama-sama kita saksikan Senin (21/11) malam, timnas U-23 keok.
Bakso
Bakso umumnya memiliki bulatan-bulatan campuran tepung dan daging yang biasa disebut pentol. Di Pemalang, ada warung bakso yang menyediakan bakso tanpa pentol.
uanglama