uanglama.com
Bakso Putri Miad, Pemalang

Bakso Putri Miad

Bakso tanpa pentol, kami satu-satunya di Indonesia.
www.baksoputrimiad.com

Wedang Uwuh Imogiri

Wedang Uwuh Imogiri

Minuman tradisional khas Imogiri. Berkhasiat tinggi.
www.wedanguwuh.com

Grombyang Pemalang

Grombyang Pemalang

Makanan khas Pemalang. Segar, nikmat, mantap!
www.grombyang.com




Rabu, 27 April 2011

Selamat Datang, Diandra...

Oleh: Eko Nurhuda - Bung Eko dotcom

TEPAT sehari menjelang Hari Kartini, alhamdulillah, anak kedua saya lahir. Waktu persisnya adalah pada Rabu, 20 April 2011, pukul 19.00 WIB. Seorang bayi perempuan, bobotnya 2,8 kg. Setelah berdiskusi panjang bersama istri, mertua, adik-adik, dan juga orang tua saya di Jambi, akhirnya gadis kecil kami ini diberi nama Diandra Prameshwari Cahyaningtyas.

Artinya apa? Sang kakek, alias bapaknya istri saya, pengen nama Dian. Kebetulan kakaknya, anak pertama kami yang lahir 19 Mei 2010 lalu, diberi nama Fadhiil Akbar Damar Panuluh. Nah, Dian dan Damar itu artinya sama, yakni "lampu". Jadi, rasanya cocok deh. Kakaknya Damar, adiknya Dian.

Namun, saya merasa kurang sreg kalau cuma Dian saja, maka saya tambahkan frasa "dra". Ini adalah singkatan dari kata "candra" atau "condro" dalam bahasa Jawa, artinya "bulan". Kebetulan si kecil lahir pas tanggal 16 menurut perhitungan Jawa, tepat saat bulan purnama. Kata "diandra" juga bisa dipanjangkan (atau diplesetkan?) menjadi "dianing condro" alias "cahaya rembulan", menandakan kalau anak kedua saya ini lahir menjelang malam berbulan.Foto: Maulana Tri SC
Diandra, gadis kecilku.


Kata "prameshwari" sendiri merupakan sumbangan dari ibu saya di Jambi. Artinya "istri raja" atau "permaisuri". Tentu saja saya tidak berharap gadis kecil ini kelak jadi istri raja. Cukuplah ia menjadi berbudi sehalus dan bersikap sebaik seorang permaisuri. Dan, mudah-mudahan juga wajah dan penampilannya semenarik seorang permaisuri. Hmmm, orang tua mana sih yang tidak ingin punya anak gadis secantik Balqis, Ratu Kerajaan Saba', atau Cleopatra, Ratu Mesir Kuno?

Terakhir, kata "cahyaningtyas" adalah bahasa Jawa. Terdiri dari kata "cahya" atau "cahyo" yang berarti "cahaya", dan kata "tyas" yang berarti "hati" atau "jiwa". Kedua kata ini dihubungkan dengan kata "ing" atau di sini menjadi "ning" karena kata "cahya" berakhiran huruf vokal. Artinya kurang lebih "of" dalam tata bahasa Inggris. Jadi, "cahyaningtyas" bisa diartikan sebagai "cahaya hati" atau "cahaya jiwa".

Well, orang boleh bilang, "Apalah arti sebuah nama". Bagi saya, nama adalah doa. Amin...


Creative Commons License

Tulisan berjudul Selamat Datang, Diandra... ini dilindungi lisensi Creative Commons. Anda bebas menyalin, mendistribusi, dan atau mentransmisi sebagian atau seluruh isi artikel untuk tujuan nonkomersil, serta dengan menyebutkan sumber artikel. Terima kasih.

Baru ada 6 komentar. Tambahin lagi dong...

Klik di sini untuk langsung ke formulir komentar.


Yuk, Main ke Jambi!

ientanainie berkata...

pertamaxxxx!!! hehehhee.....
selamat ya mas... ats kelahiran putri cantiknya... semoga jd anak yg sholehah dan tentunya sesuai harapan ortu dan keluarga besarnya.... amien.... salam sayang buat si kecil ya... :)

marsudiyanto berkata...

Selamat atas kelahiran putrinya...
Namanya Diandra...
Sama seperti nama di sinetron yang tayang di Indosiar.
Semoga menjadi putri yang berbakti pada orang tua

monda berkata...

Namanya cantik sekali, hasil urunan semua pihak tapi tetap klop
selamat ya bung,

Jimmy berkata...

selamat ya bung Eko.. semoga anaknya tumbuh selalu sehat dan menjadi anak yang baik. Namanya bagus!

Pak Eko berkata...

Selamat ya Pak atas kelahiran anak kedua.....!? Moga selalu menambah rasa syukur atas kurnia-Nya...!?

Apa Kabar, Bank Century?

Dapatkan Posting Terbaru Bung Eko dotcom langsung ke Mailbox Anda!
Caranya gampang. Cukup masukkan alamat email Anda ke kolom di bawah ini:

Powered by: FeedBurner

Poskan Komentar

Terima kasih telah mengunjungi bungeko.com. Semoga apa yang saya tulis di blog ini bermanfaat bagi Bung Pembaca. Silakan tinggalkan komentar untuk menanggapi, mengoreksi, atau bahkan mencaci isi posting ini. Tapi mohon dicatat, no SARA, no SARU. Salam.

NB: Saya sedang memikirkan untuk membuka kembali kontes komentator terbanyak, atau kontes lain yang berhubungan dengan komentar pembaca.


Selamat datang di bungeko.com, blog pribadi Eko Nurhuda. Semoga tulisan-tulisan di blog ini memberi manfaat positif bagi Anda. Saran atau kritik dari Anda akan diterima dengan senang hati.
Jangan Ngaku Blogger
Kalau Belum Baca Buku Ini!
Jangan Ngaku Blogger Kalau Nggak Bisa Nulis Buku!

Rp45.000,-

Klik di sini untuk membeli!

TUTUP [X]