Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Jumat, 01 Juli 2011

SAMSUNG GT-E1080 T, harga Rp150.000. Wow, begitu membaca iklannya di tabloid BOLA edisi Kamis-Jum’at, 23-24 Juni 2011, saya langsung panas-dingin. Kok ya kebetulan sekali sih. Saat hape saya dan istri kompak rusak, dan kami belum ada bujet untuk beli hape baru, iklan itu muncul. Meski keuangan mepet, saya tetap memaksakan diri beli.

Kalau Nexian, Mito, ht, Cross, Maxtron, CSL Blueberry, dan hape merek Cina lainnya berharga murah segila-gilanya, saya tidak heran. Tapi ini Samsung! Walaupun fiturnya minimalis sekali, hanya bisa ber-SMS dan menelepon/ditelepon, tetap saja harga Rp150.000 sangat murah untuk merek sekelas Samsung.

Apalagi kalau dilihat tampilannya yang tidak tampak murahan. Bodi tipis model candy bar dengan keypad cantik, plus layar warna dan mendukung ringtone MP3, bergaransi setahun pula, orang tak akan mengira kalau Samsung GT-E1080 T cuma seharga Rp150.000. Gila apa hape Samsung harganya di bawah Rp200.000?

Tapi nampaknya Samsung memang sudah ikut-ikutan gila gara-gara membanjirnya hape Cina berharga murah. Daripada dilibas persaingan, lebih baik ikuti arus. Mungkin begitu pikir bos-bos Samsung di Korea Selatan sana. Toh, dari segi merek Samsung jelas jauh lebih mentereng dari (maaf) Nexian, Mito, ht, Cross, Maxtron, CSL Blueberry, dan sederet hape merek Cina lainnya.

Di Pemalang Rp160.000-Rp180.000
Begitulah. Hanya selang beberapa hari setelah melihat iklan di BOLA tersebut, saya langsung hunting Samsung GT-E1080 T. Sejak awal saya sadar, di Pemalang harganya tak akan sesuai dengan di iklan. Pasti ada selisih antara Rp20.000-Rp30.000. Jadi, saya pun menyediakan anggaran sebesar Rp180.000.

Dugaan saya tak salah. Ada satu konter hape di bilangan Pasar Banjardawa, Kec. Taman, yang menjual hape tersebut seharga Rp180.000. Beli? Nanti dulu. Otak “kikir” saya langsung bekerja. Kalau di pelosok saja harganya segitu, berarti di kota bisa lebih murah. Maka, sayapun berangkat ke Pemalang kota, dengan target mencari konter yang menjual Samsung GT-E1080 T dengan selisih harga Rp15.000-Rp20.000.

Sayang, konter pertama dan kedua yang saya datangi malah tidak menjual hape Samsung sama sekali. Mereka cuma punya stok Nokia dan seabrek merek Cina. Saya lantas bergerak lagi, dan keberuntungan memayungi saya di konter ketiga. Tanpa basa-basi saya langsung bilang mau cari Samsung GT-E1080 T, dan penjaga konternya bilang, “Harganya Rp160.000.” Alhamdulillah…

Well, setelah dicoba di rumah ternyata saya puas dengan Samsung GT-E1080 T ini. Tipis dan ringan, jadi pas di saku. Fiturnya lebih dari lengkap bagi saya, meski memang tak sementereng Nokia N70 saya yang rusak dan entah kapan bisa diservis. Buat blogger bokek seperti saya, hape ini sudah lumayanlah. ^_^


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

3 komentar:

  1. Mending beli di tempat pertama, kan pergi ke tampat laen pake ongkos juga

    BalasHapus
  2. Tpi gw beli buka kotak cma 120.gan?

    BalasHapus
  3. wah orang pemalang nih . . Ane mwb ress :D . . Wkwk
    ane juga wong bokek pemalang hp ampir kembar n73 tpi masih normal .. Mau tanya tu beli hp dimana ya . . Ane pingin punya hp cadangan yg batrenya tahan lama tpi harga murah . . Tolong di balas

    BalasHapus