Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Sabtu, 29 Oktober 2011

Sejak gerakan revolusioner di Libya menjadi pusat pemberitaan media, ada satu hal yang menarik hati saya: bendera yang dibawa-bawa pasukan National Transitional Council (NTC).



Pikir saya, inilah kelak yang bakal jadi bendera baru Libya andai NTC berhasil mengandaskan 42 tahun kekuasaan Muammar Khadafi. Bendera hijau polos yang selama ini dikenal sebagai bendera Libya bakal berganti bendera merah-hitam-hijau dengan bulan bintang di tengah.

Rupanya saya salah. Bendera tiga strip dengan bulan bintang itu ternyata bukan bendera baru. Justru itulah bendera asli Libya kala lepas dari jajahan Italia. Bendera tersebut dipakai selama kurun 1951-1969, ketika Libya masih berbentuk kerajaan.

Ganti Nama, Ganti Bendera
Saat Libya berubah bentuk dan nama menjadi Republik Arab Libya (1969-1972), benderanya ganti lagi. Dari tiga strip merah-hitam-hijau dengan bulan bintang di tengah, Republik Arab Libya menggantinya menjadi bendera berwarna merah-putih-hitam. Mirip bendera Irak, tapi tanpa tambahan apa-apa. Ketika Khadafi menggabungkan Libya dengan Mesir dan Suriah ke dalam Federasi Republik-republik Arab (1972-1977), pada bagian putih bendera ditambahi gambar burung berwarna emas, mirip yang tampak di bendera Mesir.

Khadafi memutuskan keluar dari Federasi Republik-republik Arab begitu Anwar Sadat mengunjungi Israel dan menjalin kerjasama bilateral dengan negara Yahudi itu. Ia lantas membentuk Republik Sosialis Rakyat Libya pada 1977. Benderanya berganti total menjadi satu warna, hijau. Selama Khadafi berkuasa, bendera itulah yang dipakai Libya dalam berbagai kesempatan tampil di ajang internasional. Bendera yang menurut Khadafi merupakan representasi dari Islam, sekaligus melambangkan Revolusi Hijau yang ia pimpin.

(1951-1969)

(1969-1972)

(1972-1977)

(1977-2011)

Bendera hijau polos itu pun bertahan selama Khadafi memimpin Libya, yakni 42 tahun. Minggu (23/10/2011) kemarin, setelah Khadafi dibantai secara sadis hingga tewas, NTC memproklamirkan kebebasan Libya dari kekuasaan Khadafi. Bendera hijau polos pun diganti menjadi bendera tiga warna, merah-hitam-hijau dengan bulan bintang di tengah. Bendera ini sendiri sudah dipakai timnas sepak bola Libya di ajang Prakualifikasi Piala Afrika 2012.

Ngomong-ngomong soal sepak bola Libya, timnas Indonesia meraih gelar Piala Kemerdekaan 2008 setelah Libya yang jadi lawan di final memilih mengundurkan diri. Aksi walk out Libya dilakukan setelah pelatih Libya (saat itu), Gamal Adeen M. Abu Nowara, ditonjok pelatih kiper timnas (saat itu) Sudarno. Hmmm....


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

2 komentar:

  1. rpanya sya pertamax yah :)
    BTW jdi bnderanya lma di jdiin bru lgi?
    aneh jga yah

    klo smpat berkunjung balik gan! :D

    BalasHapus
  2. Wah, saya malah baru tahu ni Bung. Jadi istilahnya 'cinta kan membawamu kembali, wahai bendera lama' gitu kali ya bung? hehe :D

    BalasHapus