Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Jumat, 14 Oktober 2011

Bahar Utara - Misteri pembunuhan sadis yang menimpa Rita Agustina (22), warga Desa Marta Manunggal, Sungai Bahar Unit 13, Kec. Bahar Utara, Muaro Jambi, Selasa (11/10) lalu, perlahan-lahan mulai terkuak. Pelakunya, Sinaga (sekitar 40-an tahun), ternyata tetangga sebelah rumah Rita.

Saat melakukan olah TKP di tempat kejadian, polisi meyakini pelakunya mengenal baik korban. Karena itu petugas lantas meminta sidik jari seluruh tetangga dekat Rita. Mayat Rita sendiri kemudian dibawa ke RS Mapolda Jambi untuk divisum.Ilustrasi

Saat sidik jari yang tertinggal di tubuh Rita dicocokkan dengan sidik jari warga, kemiripan ditemukan pada sidik jari Sinaga yang tinggal bersebelahan dengan korban. Polisi pun segera menangkap pelaku di rumahnya, Rabu (12/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar kejadian, selama ini pelaku memang sering terlihat mendekati korban. Terlebih saat suami korban, Nanang, bekerja di Jawa. Wajar saja, Rita yang baru berusia 22 tahun memang berparas cantik.

Warga menduga pelaku menaruh hasrat pada korban, namun ditanggapi dingin. Karena merasa tersinggung ajakannya ditolak, pelaku pun memilih menghabisi korban.

“Dia (pelaku, pen.) itu orang kaya, jadi mungkin dipikirnya Rita mau diajak selingkuh sama dia. Tapi rupanya Rita malah dibunuh,” kata Ule, sahabat dekat mertua korban.

Polisi sendiri belum mengeluarkan pernyataan apa-apa terkait penangkapan pelaku. Keluarga korban yang masih dalam suasana berkabung tak bersedia dimintai keterangan. Sementara keluarga pelaku seolah menghilang sejak penangkapan terjadi. (bungeko)

Berita ini saya kirim ke detikcom, namun sepertinya tidak ditayangkan hingga akhirnya saya putuskan untuk dipublikasikan di bungeko.com. Semoga bermanfaat.


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

0 komentar:

Poskan Komentar