Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Jumat, 14 Oktober 2011

Bahar Utara - Pembunuhan sadis menggegerkan warga Desa Marta Manunggal, Sungai Bahar Unit 13, Kec. Bahar Utara, Muaro Jambi, Selasa (11/10) lalu. Seorang ibu muda, Rita Agustina (22), ditemukan tewas mengenaskan dengan 20 luka bacok di rumahnya.

Peristiwa pembunuhan tersebut pertama kali diketahui oleh Mintarsih, ibu mertua korban yang tinggal berseberangan jalan dengan korban.

IlustrasiRita sendiri hanya tinggal bersama anak pertamanya yang masih berusia kurang dari 3 tahun. Suaminya, Nanang, sudah sekitar 3 bulan bekerja sebagai satpam di Bandung.

Pagi itu sekitar pukul 07.00, Mintarsih yang curiga mendengar cucunya terus-menerus menangis mendatangi rumah korban. Ia mendapati pintu belakang sudah terbuka, sedangkan cucunya tengah menangis di kamar sambil memeluk tubuh Rita yang berlumuran darah dalam keadaan tanpa busana.

Melihat menantunya tewas dibunuh, Mintarsih segera memberitahu warga sekitar. Aparat desa lantas meneruskan kejadian tersebut pada pihak kepolisian.

Subadi, Kades Marta Manunggal yang mengaku melihat langsung kondisi korban, berkata, “Tubuhnya penuh luka bacok dan tusukan, sekitar 20-an. Di setiap bagian setidaknya ada dua luka.”

Menurut Subadi, luka-luka tersebut tersebar merata dari kepala hingga ke kaki. Di bagian kepala saja terdapat setidaknya empat lokasi bacokan, yakni di batok kepala, kening, pipi kiri, dan pipi kanan.

Selain petugas dari Polsek Bahar Utara, satuan dari Polres Muaro Jambi pun datang ke lokasi kejadian. Bahkan Kapolres Muaro Jambi AKBP Badaruddin didampingi Kanit Reskrim Ricardo Condrat Yusuf ikut turun ke TKP yang berjarak sekitar 2,5 jam perjalanan darat dari Mapolres Muaro Jambi di Sengeti. (bungeko)

Berita ini saya kirim ke detikcom, namun sepertinya tidak ditayangkan hingga akhirnya saya putuskan untuk dipublikasikan di bungeko.com. Semoga bermanfaat.


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

0 komentar:

Poskan Komentar