Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Sabtu, 26 November 2011

ENTAH sudah berapa banyak penyanyi dan musisi yang lahir ke industri hiburan setelah berjuang keras mempromosikan diri di YouTube. Awalnya mereka seperti pengamen di tengah hutan belantara, menyanyi sendiri tanpa ada yang mendengar apalagi mempedulikan. Namun, lambat laun video mereka ditemukan pengguna YouTube yang lain. Dari hanya satu penonton, video itu lantas menyebar ke pengguna lain hingga jumlah penontonnya terus berlipat ganda, sampai akhirnya nasib baik menghampiri. Seorang produser, pencipta lagu, atau mungkin juga penyanyi terkenal melihat video tersebut dan merasa tertarik untuk bekerja sama.

Penasaran dengan orang-orang yang menjadi ngetop berkat YouTube? Berikut kisah Norman Kamaru, eks anggota Brimob Gorontalo yang kemudian jadi artis berkat video
lipsync lagu India yang diunggahnya ke YouTube.



KALAU di era 1990-an dunia hiburan sempat dibuat takjub oleh seorang gubernur yang pandai menyanyi dangdut, awal 2011 lalu publik dibikin terkesan oleh seorang brigadir polisi bersuara merdu yang mahir menyanyikan lagu India.

Ya, dialah Norman Kamaru. Eks polisi Gorontalo berpangkat Brigadir Satu (Briptu) ini sempat mendominasi pemberitaan sepanjang April-Mei. Penyebabnya adalah sebuah video di YouTube berjudul Polisi Gorontalo Menggila. Dalam video berdurasi 6,5 menit itu Norman menyanyikan lagu Chaiya Chaiya milik aktor top India, Shah Rukh Khan, secara lipsync.

Tak cuma bernyanyi, polisi muda ini juga berjoget India dengan penuh semangat. Ia sangat fasih menirukan gerakan-gerakan Shah Rukh Khan di video asli lagu tersebut.

Jika dulu Basofi Sudirman yang kala itu menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur populer dengan lagu Tidak Semua Laki-laki melalui televisi, Briptu Norman Kamaru populer dengan lagu Chaiya Chaiya melalui YouTube yang merupakan media alternatif. Toh, meski berlabel alternatif tetap saja YouTube mampu mengantar Norman ke puncak popularitas. Menjadikannya idola baru warga Gorontalo setelah Bona Paputungan.

Iseng Membawa Nikmat
Video Polisi Gorontalo Menggila pertama kali diunggah ke YouTube pada 29 Maret 2011. Isinya sebenarnya sederhana saja. Norman yang kala itu sedang piket di kantornya berusaha membunuh kejenuhan dengan bernyanyi lagu India. Kebetulan di handphone-nya banyak sekali tersimpan lagu India. Maklum, putra asli Gorontalo ini memang penggemar berat film-film Bolllywood.

Norman suka film India sejak kecil. Begitu sukanya pada film Bollywood, ia punya setumpuk VCD film-film India yang dikoleksi sejak masih duduk di bangku SMA, terutama yang dibintangi Shah Rukh Khan. Karena di film-film India banyak berisi lagu, secara otomatis Norman juga jadi suka lagu-lagu India. Ia bahkan hapal lagu-lagu mana saja yang ada di sebuah film. Pada setiap kesempatan, termasuk ketika sedang berdinas, ia selalu bersenandung lagu-lagu India. Kebetulan pula polisi muda ini dianugerahi suara bagus. Jadi, klop sudah.

Ketika teman piketnya asyik ber-SMS, Norman mengambil handphone dan memutar lagu Chaiya Chaiya. Tak cukup sampai di sana, ia lantas mengaktifkan kamera handphone tersebut, meletakkannya ke sudut ruangan di sebelah kanannya, lalu mulai berjoget-joget ala Shah Rukh Khan sambil menirukan lagu yang diputar. Teman piket di sebelahnya tampak hanya tersenyum-senyum saja melihat tingkah tersebut.

Video tersebut lalu diunggah ke YouTube. Dari hanya satu penonton, video itu menyebar dari mulut ke mulut, hingga kemudian jumlah penontonnya mencapai sejuta orang. Saat saya mengunjungi situs YouTube, angka penonton video Polisi Gorontalo Menggila tercatat sebanyak 2.517.725.

Norman Kamaru, saat masih aktif berdinas di Brimob Gorontalo.Diliput Media Nasional, dan Terkenal
Tak heran jika media mainstream dibuat tertarik dan lantas mengekspos video Norman. Sebut saja program acara Seputar Peristiwa di RCTI, yang sempat mengulas video ini di salah satu episodenya. Begitu juga stasiun televisi lain, dan tentu saja situs-situs berita di internet. Ramainya pemberitaan oleh media ini membuat video Polisi Gorontalo Menggila semakin terkenal, begitu juga dengan Norman Kamaru.

Setelah videonya jadi pusat pemberitaan media nasional, Norman diundang ke Jakarta. Ia direncanakan tinggal selama sepekan di ibu kota untuk memenuhi tawaran mengisi acara yang datang silih berganti dari hampir seluruh televisi swasta. Mulai dari menyanyi, wawancara, sampai menjadi bintang tamu dalam program talkshow.

Hari-harinya di Jakarta diisi dengan jadwal yang sangat padat. Dari satu stasiun televisi ia terus pindah ke stasiun televisi lain, dari satu program acara ke program berikutnya. Saking padatnya jadwal, Norman bahkan pernah harus mengisi acara di tiga stasiun televisi berbeda dalam sehari. Kesibukan yang jelas sangat berbeda jauh dengan rutinitasnya sebagai personel kepolisian.

Meski dirinya senang menyanyi dan menghibur orang banyak, kesibukan yang sedemikian padat tetap saja membuat Norman kelelahan. Kondisi tubuhnya sampai drop dibuatnya, sehingga ia diharuskan istirahat selama beberapa hari. Tapi berhubung ia terlanjur menerima sejumlah tawaran manggung, begitu kondisi tubuhnya membaik ia sudah harus tampil lagi. Dengan terus dikawal staf dari Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, ia kembali tampil di televisi. Lagu Chaiya Chaiya pun kembali terdengar dari bibir polisi muda ini.

Senangkah Norman dengan kepopuleran yang diterimanya? Tentu saja ia senang. Apalagi seiring dengan membanjirnya tawaran manggung dari sana-sini, isi kantongnya juga ikut dibanjiri rupiah. Selain itu, berkat popularitas ini ia juga memperoleh rejeki lain berupa dua unit sepeda motor, satu unit rumah di sebuah perumahan di Gorontalo, dan beasiswa program sarjana dari salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Bayangkan, semua itu ia peroleh berkat sebuah video sederhana di YouTube. Satu hal yang tak pernah dibayangkan siapapun, bahkan oleh pencipta YouTube sendiri. Apalagi oleh si Oji yang hidupnya jadi XLangkah Lebih Maju berkat video Goyang Gayung-nya yang diunggah ke internet menggunakan layanan dari XL Axiata. Cuma, Oji ini tokoh fiktif di iklan. Sedangkan Norman Kamaru orang sungguhan.

Catatan: Posting ini merupakan seri pertama dari serial posting YouTube Celebrities. Ikuti kisah inspirasional selebriti YouTube selanjutnya hanya di bungeko.com.


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

2 komentar:

  1. Itulah HEBATnya Marketing, apalagi menggunakan media INTERNET.
    Tanpa marketing kita, kita tidak dapat melihat MICROSOFT menguasai PIRANTI lunak seperti sekarang mengalahkan APPLE yang notabene produknya lebih baik dari microsoft.
    Tanpa marketing, kita tidak dapat melihat web social media facebook menjadi jejaring social nomer satu (1) di DUNIA. Itu semua berkat MARKETING.
    Marketing telah mengubah wajah industri dunia. Personal, instansi maupun perusahaan yg tidak menerapkan strategi marketing dengan BENAR akan tertinggal jauh dengan PESAINGNYA.
    SARAN BUNG....!? MARKETING bukanlah ilmunya para PEBISNIS, ilmu NARKETING tidak di MONOPOLI oleh dunia BISNIS. NAH...!? Disinilahyang seringkali terjadi kekeliruan dalam memahami MARKETING.
    Salam Sukses.....

    BalasHapus
  2. @Eko Budi Santoso: Wah, komentarnya keren banget, Pak. Btw, benar, itulah kehebatan internet. Bayangkan sendiri betapa hebatnya marketing yang digabungkan dengan kekuatan internet.

    BalasHapus