Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Senin, 12 Desember 2011

Apa? Ada suster ngesot ditendang satpam? Ini berita lucu of the day yang langsung menarik minat saya begitu membuka situs berita favorit, detik.com.

Lucu, konyol. Jadi lebih lucu dan konyol ketika keluarga si 'suster ngesot' melaporkan satpam tersebut ke polisi dengan tuduhan penganiayaan. Konon, beberapa gigi 'suster ngesot' itu tanggal dan pelipisnya lebam.

Cerita menggelikan ini terjadi di Apartemen Galeri Ciumbuleuit, Sunarya, Bandung, pada Sabtu (10/11/2011) lalu sekitar pukul 02.30 WIB. Adalah Mega Tri Pratiwi, seorang mahasiswi Raffles Design Institute Jakarta berusia 20 tahun yang berdandan ala suster ngesot. Aksi ini dilakukan dengan tujuan membuat kejutan ulang tahun pada seorang temannya, Fitra Mahaly.

Mega, Fitra, bersama tujuh teman mereka yang lain menginap di apartemen tersebut selama liburan di Bandung. Kebetulan Fitra berulang tahun, dan Mega berinisiatif membuat kejutan dengan berdandan ala suster ngesot untuk menakut-takuti Fitra.

Persis seperti suster ngesot di film-film horor kacangan Indonesia, Mega mengenakan pakaian putih-putih, lalu rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai menutupi seluruh wajah.

Mengetahui Fitra dan sejumlah temannya turun ke bawah untuk makan, Mega bersiap-siap. Kemudian ketika Fitra hendak balik lagi ke kamar di lantai 17, teman Mega yang bersama si target mengontak Mega. Gadis berambut panjang inipun menunggu di depan lift lantai 17, duduk membatu sendirian dalam keheningan malam menghadap ke lift seperti suster ngesot di film.

Apes, rupanya dalam lift itu juga ada seorang satpam dan petugas housekeeping apartemen yang hendak melakukan pengecekan rutin ke lantai 17. Ting! Begitu pintu lift terbuka, tentu saja seisi lift kaget bukan main melihat sosok putih di depan mereka.

Mega Tri PratiwiMega Tri PratiwiSatpam yang memang tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban apartemen secara refleks menerobos maju dan menghajar si suster ngesot. Bruk! Mega pun ambruk. Ia sampai setengah tak sadar karena sang satpam menendangnya keras sekali. Sejumlah giginya dikabarkan tanggal, dan mukanya lebam membiru.

Aksinya terpaksa harus berakhir di RS RS Santosa Hospital, Kota Bandung. Niatnya menakut-nakuti teman, eh, kok malah ditendang satpam sampai ke rumah sakit. Satpam sendiri tidak mau disalahkan karena selain refleks, memang sudah tugasnya menghajar semua yang bisa mengganggu kenyamanan penghuni apartemen.

Ah, aneh-aneh saja mahasiswa jaman sekarang. Setelah pada 7 Desember lalu ada yang bakar diri di depan istana, kini ada yang ditendang satpam karena hendak menakut-takuti teman.

Catatan: Diolah dari detikBandung.


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

4 komentar:

  1. Ada ada saja. Tapi salut deh buat satpamnya, gimana coba kalo satpamnya juga ketakutan.

    BalasHapus
  2. hehhehe, iya ya
    emang mahasiswa sekarang suka aneh2

    BalasHapus
  3. @Agus Roma: Hahahaha, kalo satpamnya juga ketakutan bisa pada kabur naik lagi pake lift.

    @ ohanna shop: yayaya

    BalasHapus