Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Kamis, 24 Maret 2016


SAAT yang dinanti-nantikan oleh maniak gadget dan smartphone itu pun tiba. Perangkat terbaru besutan Samsung sang raksasa teknologi asal Korea Selatan akhirnya resmi diperkenalkan ke publik. Yap, sambutlah kehadiran SAMSUNG GALAXY S7 bersama "saudara kembarnya" SAMSUNG GALAXY S7 Edge.

Acara peluncuran SAMSUNG GALAXY S7 sudah berlangsung sebulan lalu, tepatnya pada 22 Februari 2016. Kota Barcelona dipilih sebagai lokasi rilis oleh pabrikan smartphone nomor satu di dunia ini. Dihadiri ratusan media dari seluruh penjuru dunia, satu demi satu petinggi Samsung naik ke atas panggung menjelaskan fitur-fitur canggih apa saja yang mereka sajikan dalam perangkat terbaru ini.

Sebelum itu, empat layar besar di atas panggung dalam gedung Centre de Convencions Internacional de Barcelona memutar video yang mengingatkan kita pada rangkaian evolusi handphone Samsung dari masa ke masa. Mulai dari handphone sebesar batu bata dengan antena seukuran pena di awal era 1990-an, Samsung terus menghadirkan inovasi baru pada gadget-gadget produksinya.

Perubahan pertama adalah membuat ukuran handphone menjadi lebih kecil. Generasi yang lahir di tahun 1980-an pasti pernah melihat iklan handphone masa itu, di mana ukuran handphone rata-rata sebesar kotak pensil anak sekolah. Tentu saja ukuran sebesar ini sangat tidak praktis. Bukankah istilah handphone itu berasal dari kata "hand" (tangan) dan "phone" (telepon) yang kemudian disadur oleh bahasa Indonesia menjadi telepon genggam? Jadi, sudah seharusnya ukuran handphone pas dalam genggaman tangan.

Evolusi perangkat Samsung terus berlanjut. Masih ingat handphone berbentuk jam tangan yang sempat hits pada medio 1990-an? Samsung pernah memproduksi gadget keren seperti itu. Lalu publik juga diingatkan bahwa pabrikan inilah yang memproduksi handphone dengan fitur televisi terkecil di dunia. World's smallest tv phone.

Ah, tak pandai saya menggambarkan kemeriahan acara bertajuk Samsung Galaxy Unpacked 2016 tersebut. Lihat saja sendiri kemeriahan berbalut kemegahan acara ini lewat video di kanal YouTube resmi Samsung berikut ini.



To the Next Level
DJ Koh, President Mobile's Division Samsung, yang tampil pada kesempatan pertama menekankan apa yang bisa dilakukan SAMSUNG GALAXY S7 bagi penggunanya. Sejak awal menggagas handphone, Samsung selalu menekankan soal value dan kegembiraan bagi penggunanya. Dengan kata lain, Samsung ingin menghadirkan perangkat yang bisa menjadi solusi bagi penggunanya. Sebuah perangkat yang membawa perubahan, yang akhirnya memberi kepuasan sehingga si pengguna merasa gembira memakai Samsung.

Ini pula yang ada dalam pikiran para teknisi Samsung saat merancang SAMSUNG GALAXY S7. Saya paling terkesan saat hadirin terlihat sangat antusias ketika layar di atas panggung menampilkan gambar SAMSUNG GALAXY S7. Beberapa penonton terlihat bingung antara ingin menyaksikan secara langsung di layar, atau menggunakan RV Gear yang disediakan panitia.

Lalu keriuhan semakin menjadi ketika DJ Koh kembali ke atas panggung. Di tangan kanannya tergenggam SAMSUNG GALAXY S7 Edge yang berukuran sedikit lebih besar, sedangkan di tangan kirinya terdapat SAMSUNG GALAXY S7. Tepuk tangan hadirin mengiringi senyum tipis DJ Koh.

Setelah itu DJ Koh memanggil rekannya, Justin Denison yang merupakan Senior Vice President Product Strategy Samsung. Denison menjelaskan panjang-lebar fitur-fitur apa saja yang terdapat di perangkat terbaru perusahan tempatnya bekerja. Hadirin terlihat khusyuk mendengarkan, sembari sesekali melepas atau memasang RV Gear tergantung tampilan apa yang terlihat di layar raksasa.

Saya sendiri ikut terpesona menyimak paparan fitur-fitur tersebut. Dari ulasan Justin Denison, saya mencatat ada beberapa poin yang membuat saya merasa wajib mempunyai - atau setidaknya mencobai barang sebentar saja - SAMSUNG GALAXY S7. Berikut 7 alasan kenapa saya harus punya SAMSUNG GALAXY S7:

1. Kapasitas Baterai Besar
Baterai adalah nyawa sebuah smartphone. Secanggih apapun sebuah ponsel pintar, sehebat apapun fitur-fitur di dalamnya, tanpa baterai tangguh semuanya sama saja bohong. Semakin banyak aplikasi berjalan, semakin boros konsumsi baterai. Aktifkan semua notifikasi media sosial dan aplikasi messenger, paling tidak baterai harus dicas dua kali sehari. Rakus.

Kalau kehabisan baterai di rumah tentu tak ada masalah. Tinggal ambil charger dan colok ke stop kontak, selesai. Tapi kita tentu pernah mengalami baterai habis saat sedang dalam perjalanan jauh. Pas tidak bawa powerbank pula. Pengalaman tak mengenakkan seperti ini tak akan terjadi jika handphone memiliki kapasitas baterai besar.

SAMSUNG GALAXY S7 dibekali baterai berkapasitas super besar. Tipe biasa memakai baterai 3.000 mAh yang cukup untuk digunakan secara aktif seharian penuh. Sedangkan tipe Edge kapasitasnya lebih besar lagi, yakni 3.600 mAh. Sekalipun kapasitas besar, bentuk fisik baterainya tetap tipis.

Bagi saya yang lebih sering berada di luar rumah, handphone dengan kapasitas baterai besar adalah sebuah keharusan. Kan ada powerbank? Iya sih, tapi bukankah lebih praktis dan ringan kalau tidak membawa terlalu banyak barang?

2. Super Fast Charging
Masalahnya, baterai berkapasitas biasanya lama penuh kalau dicas. Tak ada gunanya punya baterai berkapasitas besar kalau waktu charging-nya lama. Itu sama saja punya baterai kapasitas kecil yang harus berulang-kali dicas. Sama-sama bikin rempong bambang. Ujung-ujungnya lebih bergantung pada powerbank.

Nah, teknisi Samsung memperhatikan betul masalah ini. Mereka sadar calon pengguna SAMSUNG GALAXY S7 adalah orang-orang yang sangat menghargai waktu, dan kecepatan pengisian daya baterai menjadi pertimbangan penting mereka saat memilih smartphone.

Dengan teknologi quick charging, kapasitas baterai yang besar milik SAMSUNG GALAXY S7 diimbangi dengan kemampuan pengisian daya super cepat. Dijelaskan oleh Justin Denison, waktu pengisian daya untuk baterai tipe biasa hanya memerlukan waktu 90 menit alias 1,5 jam. Sedangkan tipe Edge butuh waktu 100 menit atau 10 menit lebih lama.

Jika mengingat kapasitasnya yang sebesar 3.000 dan 3.600 mAh, waktu pengisian tersebut tergolong cepat. Uji coba yang dilakukan CNN Money malah menunjukkan proses charging tipe Edge hanya berlangsung kurang dari 80 menit. Super cepat!


3. Kameranya Super Keren
Setelah baterai dirasa oke, pertimbangan kedua saya dalam memilih sebuah smartphone adalah kualitas kamera. Maklum, saya sangat suka mendokumentasikan perjalanan ke berbagai tempat baik dalam bentuk foto maupun video. Dan kelemahan utama kamera ponsel pintar yang saya gunakan sekarang adalah keterbatasannya dalam pengambilan gambar.

Dengan ponsel yang sekarang, saya tidak bisa melakukan zoom karena hasil foto/videonya bakal pecah tak karuan. Kalau bisa mendekati objek tentu tak jadi masalah. Tapi bagaimana jika memang harus melakukan zooming dari jarak jauh? Ambil contoh mengambil foto asap yang mengepul di kawah Gunung Slamet saat tengah jalan-jalan pagi di desa saya yang berjarak lebih dari 100 meter dari puncak.

Selain itu, kamera kebanyakan smartphone saat ini adalah kurang bagus dipakai memotret dalam kondisi minim cahaya. Ponsel saya tentu saja masuk dalam kategori ini. Karenanya saya tak bisa mengambil foto atau merekam video di malam hari, atau bahkan di dalam ruangan tertutup saat siang hari. Padahal tak jarang momen-momen terbaik justru hadir di malam hari.

Keluhan ini dijawab oleh Samsung. Kamera SAMSUNG GALAXY S7 memperkenalkan kamera dengan lensa F1.7 yang tetap dapat menangkap gambar secara jernih di malam hari. Lensa ini memungkinkan kamera menerima lebih banyak cahaya sehingga menghasilkan gambar lebih detil. Tambahan lagi, Samsung menyediakan fitur Optical Image Stabilization. Ini berfungsi agar sensor kamera lebih fleksibel dan tepat mengarah ke objek foto meski ada objek lain yang dapat mengganggu fokus. Fitur ini terdapat pada kamera depan dan belakang.

4. Video Kualitas 4K UHD
Sebagai YouTuber amatir, saya sangat mengandalkan handphone untuk pengambilan gambar. Meski punya handycam, saya lebih nyaman memakai kamera ponsel. Terutama untuk mengabadikan momen dalam perjalanan. Lebih praktis saja. Sayangnya, seperti sudah saya ungkapkan di poin sebelumnya, kamera ponsel saya memiliki keterbatasan sehingga sulit menghasilkan foto atau video tajam berkualitas tinggi.

Khusus untuk pembuatan video, rasanya saya bakal sangat dimanjakan dengan kemampuan SAMSUNG GALAXY S7 yang mampu merekam video kualitas 4K UHD! Ya, sekarang sudah tidak jaman lagi sekedar HD. YouTuber sudah mulai membuat video 4K UHD agar subscriber mereka dapat menyaksikan video dengan baik memakai televisi layar jumbo.

Memang hanya 30 frame per second sih. Tapi ini sudah sangat wah untuk pembuatan video YouTube. Jika ingin sering-sering bermain slow motion, setel saja kualitas videonya ke level 1080p (60 fps) atau 720p (240 fps) agar mendapat rekaman lebih detil sehingga tidak buyar saat dilambatkan.


5. Slot MicroSD Card
Kualitas kamera bagus tentu saja membutuhkan kapasitas penyimpanan besar. Sebab ukuran file hasil foto dan lebih-lebih video akan sangat besar, sehingga rakus ruang. Berita baik bagi pengguna setia Samsung, seri S7 menghadirkan inovasi yang sejak lama disuarakan: kapasitas memori lebih besar.

Seperti ditekankan DJ Koh dalam presentasinya, SAMSUNG GALAXY S7 adalah wujud kemauan Samsung untuk mendengar keinginan konsumen. Maka, berbeda dengan tipe S6 yang memorinya sudah paten dan tak bisa ditambah sedikitpun karena tak punya slot MicroSD eksternal, S7 membuka lebar-lebar kesempatan tersebut.

Slot yang lama diidam-idamkan pengguna Samsung Galaxy tersebut berada pada bagian atas handphone. Seperti driver DVD di laptop, cukup tekan sedikit dan slot ini akan keluar memperlihatkan wadah di mana kartu memori eksternal bisa ditaruh. Butuh berapa gibabit? Samsung mengijinkan pengguna untuk menambah memori eksternal hingga 200GB.

Bagi penyuka fotografi dan video maker, ini sebuah impian yang jadi kenyataan. Bayangkan berapa juta foto yang bisa saya simpan dalam MicroSD berkapasitas 200GB? Berapa ratus ribu video yang bisa saya simpan dalam handphone ini? Saya tak perlu lagi khawatir kehabisan memori saat mengabadikan momen indah dalam perjalanan bersama orang-orang tercinta.

6. Tahan Air
Dalam sebuah vlog-nya, seorang YouTuber yang saya subscribe pernah harus menyudahi pengambilan gambar karena tiba-tiba turun hujan. Ia harus buru-buru menyimpan kamera mungilnya karena lupa membawa waterproof case. Padahal ia sedang dalam perjalanan dan masih jauh dari tujuan. Akibatnya, vlog tersebut jadi terputus jalan ceritanya. Tahu-tahu saja pemirsa sudah berada di tempat lain. Tidak asyik.

Air memang jadi musuh utama berbagai perangkat elektronik. Tapi menurut Justin Denison hal tersebut sudah menjadi masa lalu. SAMSUNG GALAXY S7 diciptakan sebagai smartphone tahan air. Jangankan hanya terkena air hujan, Justin Denison mengatakan perangkat ini masih dapat berfungsi dengan baik meski terendam dalam air sedalam semeter selama 30 menit.

Jika kalian ragu dengan ucapan Justin Denison, tak apa. Wajar saja. Toh, Justin Denison seorang petinggi Samsung dan dia sedang berjualan. Karenanya Samuel Burke, koresponden bisnis CNN, melakukan pengujian sendiri untuk membuktikan kebenaran klaim waterproof ini. Caranya, Samuel Burke membawa SAMSUNG GALAXY S7 dan S7 Edge berenang di sebuah kolam renang.

Hasilnya? Samuel Burke dapat merekam video di bawah air. Ia juga bisa menerima panggilan telepon sembari berenang. Saksikan sendiri videonya di bawah ini.



7. Always On Display
Ini fitur sederhana tapi sangat membantu. Justin Denison mengatakan ini juga merupakan jawaban bagi pengguna yang harus menjaga etika ketika hendak melihat jam atau notifikasi di handphone dalam sebuah rapat.

Smartphone kebanyakan mengharuskan kita menekan tombol untuk mengaktifkan layar ponsel agar bisa melihat jam, kalender atau notifikasi tertentu. Hal ini tidak jadi masalah saat sedang sendiri. Tapi bayangkan jika kita tengah dalam sebuah meeting membicarakan proyek dengan relasi. Mengaktifkan ponsel sekedar melihat jam bisa jadi tidak sopan.

Jangankan dalam pertemuan resmi urusan pekerjaan. Bermain-main dengan layar smartphone ketika diajak mengobrol oleh teman saja sudah cukup untuk membuat suasana berubah tidak nyaman. Bayangkan kita tengah asyik bercerita, lalu teman meraih handphone dan menghidupkan layar untuk melihat jam. Rasanya gimanaaa gitu kan?

Hal sepele seperti ini diperhatikan oleh Samsung. Karenanya SAMSUNG GALAXY S7 dibekali dengan fitur Always On Display (AOD). Fungsinya memungkinkan layar menampilkan informasi dasar seperti jam, kalender dan lain-lain yang bisa diatur pengguna meski layar dalam keadaan tidak aktif. Tak perlu menekan tombol ataupun meraih handphone kalau hanya mau melihat jam. Cukup lirik saja, jam sudah tertera di monitor.

Agar tak terkesan monoton, Samsung melengkapi fitur ini dengan customized screen. Pengguna dapat mengunduh tampilan screen sesuai keinginan dari pihak ketiga. Sebagai contoh dalam presentasi di acara Global Unpacked di Barcelona, layar raksasa menampilkan screen bergambar Big Ben, alien dan mobil.


Lainnya?
Itulah tujuh alasan kenapa saya sangat ingin memiliki SAMSUNG GALAXY S7. Sebenarnya masih banyak lagi fitur tak kalah menarik yang ditawarkan perangkat satu ini. Misalnya tampilan layar lengkung khas yang ternyata disiapkan untuk fitur shortcut. Dengan fitur ini pengguna dapat mengakses aplikasi-aplikasi dengan mudah.

Bagi gamers, smartphone terbaru Samsung ini mempunyai jeroan dengan performa level atas. Lihat saja spesifikasinya. Chipset Exynos 8890 Octa Core 2.3 GHz, RAM 4GB, plus graphic processing unit Mali-T880 MP12 bakal membuat gamers lupa waktu memainkan Clash of the Titans. Apalagi layar selebar 5.1 inci milik S7 tipe biasa dan 5.5 inci milik tipe Edge mengusung teknologi Super AMOLED 1440 x 2560 piksel, sehingga ketajaman warnanya sangat memanjakan mata.

Menurut Justin Denison, kinerja prosesor S7 lebih cepat 30% dari seri S6. Sedangkan GPU-nya mempunyai kinerja 60% lebih baik dari pendahulunya. Review CNN Money menyebut kinerja smartphone satu ini sangat cepat, spontan. Dan ini menjadi keunggulannya dibanding perangkat selevel milik kompetitor.

Mengutip ulasan dari laman TrustedReviews.com, bodi SAMSUNG GALAXY S7 terlihat lebih mulus dari salah satu ponsel pintar yang merupakan pesaing head-to-head produk ini, memiliki kamera lebih baik dari kamera smartphone pesaing lain, serta sebuah layar yang tidak dipunyai kompetitornya.

Bagi saya yang tengah mencari sebuah kamera untuk keperluan pembuatan video YouTube, tujuh alasan di atas sudah lebih dari cukup. Perangkat ini akan sangat terbantu saya membuat video lebih baik dari sekarang. Saya bisa merekam video kualitas terbaik kapan saja momen tersebut datang. Tak peduli siang maupun malam, cuaca cerah ataupun mendung, di dalam ruangan dan luar ruangan. Rekam, rekam, rekam. Edit, lalu upload.

Oya, anak-anak saya sangat suka berenang. Kami biasa pergi berenang ke laut atau kolam renang. Sayang, selama ini saya hampir tak pernah mengabadikan momen tersebut. Ya, saya takut ponsel terkena air dan rusak. Tapi dengan S7, saya bahkan bisa merekam video sembari menyelam seperti yang dilakukan Steve Burke di atas.

Menyajikan video-video berkualitas bagus tentu akan sangat mempengaruhi "karir" saya sebagai YouTuber. Konten memang hal utama, tapi penyajian video juga sangat penting. Tema bagus menjadi tidak menarik ditonton jika kualitas videonya buruk. Untuk itu, saya sangat membutuhkan sebuah kamera yang handal untuk merekam video-video di kanal YouTube saya. S7 memiliki jawaban atas permintaan saya ini.

Silakan kulik sendiri spesifikasi lengkap SAMSUNG GALAXY S7 di situs resmi Samsung berbahasa Indonesia di sini. Saksikan juga video unboxing di bawah untuk mengetahui lebih jauh wujud perangkat impian saya ini. :)



Disclaimer: Artikel ini diikut-sertakan dalam Samsung Galaxy S7 Blog Contes yang diadakan oleh idblognetwork.com. Baca disclaimer blog ini selengkapnya di laman ini.


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

4 komentar:

  1. Balasan
    1. Hehehe, sama kita ya, Mbak.
      Maunya dapet yang gratis apa beli sendiri? :D

      Hapus
  2. Balasan
    1. Hehehe, makasih sudah mampir, Mas. Hiatus lama, pengen ta aktifkan lagi blog ini. Eman.

      Hapus