Selamat datang di bungeko.com, catatan online Eko Nurhuda.

Rabu, 06 Juli 2016


JELANG lebaran timeline Facebook saya dipenuhi dengan status tentang Bumi datar, flat earth. Mulai dari status serius, sampai yang bernada guyon, "Enakan mana, tahu bulat apa tahu datar?" Ada juga yang membagikan video-video dari kanal Flat Earth 101 di YouTube. Jadi penasaran, benarkah Bumi ini datar?

Selama ini kita diajarkan bahwa Bumi berbentuk bulat, kurang-lebih seperti bola. Kepercayaan ini sudah ada sejak setidaknya 500 tahun terakhir, diawali dari teori heliosentris yang dikemukakan Nicolaus Copernicus. Kemudian diikuti oleh Galileo Galilei dan Johannes Kepler. Sebelum itu, manusia percaya bahwa Bumi adalah pusat alam semesta (geosentris) dan bentuknya datar. Ya, Bumi berbentuk datar adalah kepercayaan awal manusia.

Gerakan Bumi datar, atau flat earth movement dalam bahas Inggris, sebenarnya bukan barang baru. Keraguan akan bentuk Bumi bulat yang ditanamkan oleh sains modern sudah didengungkan sejak awal abad ke-19. Penulis Inggris Samuel Rowbotham (1816-1884) disebut-sebut sebagai pencetus awal teori Bumi datar di era modern.

Rowbotham menulis sebuah selebaran setebal 16 halaman yang diberi judul Zetetic Astronomy untuk menyebarkan pandangannya. Ia kemudian menerbitkan buku setebal 430 halaman berjudul Earth Not A Globe, Bumi Tidak Bulat. Dalam buku ini Rowbotham menyatakan bahwa Bumi berbentuk seperti piringan, dengan kutub utara sebagai pusat Bumi dan dinding es Antartika sebagai tembok Bumi. Lalu di bagian atas Bumi ada sebuah kubah di mana Matahari, Bulan, serta benda-benda langit lainnya berputar mengelilingi Bumi.

Dalam buku tersebut Rowbotham menyebut Bulan dan Matahari terletak 4.800 km di atas Bumi, dan kosmos (bintang-bintang serta benda lain bergerak lainnya) berjarak 200 km lebih jauh. Ini jauh lebih dekat dari yang diajarkan astronomi masa kini, di mana konon jarak Matahari ke Bumi sejauh 149,6 juta km dan Bulan ke Bumi berjarak antara 147-152 juta km.

Menurut kepercayaan Rowbotham, Bulan dan Matahari beserta seluruh kosmos berpendar mengelilingi Bumi di bawah sebuah kubah Bumi yang oleh Alkitab disebut sebagai firmament. Masih menurut Alkitab, firmament adalah lapisan solid yang berfungsi memisahkan dunia manusia dengan surga yang menjadi Kerajaan Allah. Di atas firmament ada air atau lautan, karena itulah langit berwarna biru.

Keterkaitan antara teori Bumi datar dengan Alkitab ditegaskan Rowbotham dalam sebuah leaflet berjudul The Inconsistency of Modern Astronomy and Its Opposition To The Scriptures!! yang diterbitkannya belakangan. Dalam leaflet itu ia berpendapat, "Alkitab, bersama-sama dengan indra kita, mendukung ide bahwa Bumi berbentuk datar dan tidak bergerak, dan inilah kebenaran sejati yang tidak bisa disingkirkan oleh sebuah sistem yang semata-mata berdasarkan pada dugaan manusia."

Paham Bumi datar terus memiliki pengusung hingga ke abad 20. Tahun 1956, seorang flatter asal Inggris bernama Samuel Shenton mendirikan International Flat Earth Research Society (IFERS), organisasi komunitas flat earth pertama di dunia. Sepeninggal Samuel Shenton ada Charles K. Johnson yang memindahkan pusat IFERS ke Lancaster, California.

Kematian Johnson pada tahun 2001 sempat membuat kalangan Bumi datar kehilangan sosok berpengaruh, sampai kemunculan seorang pria yang mengaku bernama Daniel Shenton tiga tahun berselang. Di YouTube, ada nama Eric Dubay yang secara konsisten mengunggah video-video mengenai teori Bumi datar.


Bumi Datar dalam Kitab Suci
Komunitas penganut teori Bumi datar memang menyandarkan kepercayaan mereka pada kitab-kitab suci. Flatter dari kalangan Kristen dan Katolik, misalnya, menemukan beberapa ayat dalam Alkitab yang menyebutkan tentang firmament, serta Bumi yang tidak bisa bergerak melainkan Bulan dan Matahari.

Ambil contoh kisah Joshua yang meminta Allah untuk menghentikan Matahari dan Bulan. Saat itu Joshua tengah memimpin pasukan Bani Israel berperang melawan tentara Amorites di Kanaan, Palestina-Israel masa kini. Dalam perang tersebut Joshua memohon pada Allah untuk menghentikan Matahari dan Bulan, sehingga siang berjalan lebih lama dan Bani Israel dapat mengalahkan Amorites.

Kisah ini menyiratkan bahwa Matahari dan Bulan-lah yang mengelilingi Bumi, bukan sebaliknya. Sebab, jika memang benar Bumi mengelilingi Matahari sehingga terjadi siang dan malam, mengapa tidak Bumi-nya saja yang dminta berhenti berputar? Oh, mungkin karena Joshua belum tahu kalau Bumi mengelilingi Matahari. Bisa jadi, tapi bukankah Allah Maha Tahu?

Mengenai firmament, istilah ini merupakan terjemahan dari bahasa Ibrani raqia, atau raqiya` (רקיע), yang terdapat dalam Taurat (Perjanjian Lama). Akar kata ini adalah raqa (רקע), berarti "memukul atau menyebarkan keluar" seperti halnya pembuatan senjata tajam yang dibuat dengan cara memukul besi panas menjadi tipis dan kuat. Jadi, firmament adalah selubung tipis nan kuat.

Dalam kepercayaan Israel Kuno, alam semesta terdiri dari Bumi (eres) yang berbentuk datar dan mengambang di air, dengan surga (shamayim) di atas langit manusia, dan alam lain (sheol) terletak di bawah Bumi. Kaum Yahudi masa itu juga percaya bahwa langit adalah sebuah kubah dari bahan solid di mana Matahari, Bulan dan bintang-bintang tergantung.

Berikut gambaran kosmologi dalam kepercayaan orang Israel Kuno. Mereka yakin Yerusalem terletak persis di tengah-tengah Bumi, pusat dunia.


Bagaimana dengan al-Qur'an? Ada beberapa ayat yang menyiratkan Bumi berbentuk datar, yakni frasa "Bumi dihamparkan" yang dalam terjemahan bahasa Inggris diberi tambahan keterangan "like a carpet," seperti karpet. Karpet yang dihamparkan bentuknya datar, tidak bulat. Namun kita tidak menemukan tambahan keterangan seperti itu dalam al-Qur'an terjemahan bahasa Indonesia.

Demikian pula soal Matahari dan Bulan mengelilingi Bumi. Contohnya Surat Yasin ayat 38, yang artinya, "Matahari berjalan di tempat peredarannya, demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." Di ayat-ayat berikutnya dijelaskan lagi tentang garis edar Matahari dan Bulan.

Lalu dalam Surat al-Anbiyaa' ayat 23 dikatakan, "Dan Dia-lah yang telah menciptakan malam dan siang, Matahari dan Bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya." Pertanyaannya, Matahari beredar mengelilingi apa? Mengelilingi Bumi seperti halnya Bulan, atau mengelilingi bintang Vega dalam Galaksi Bima Sakti seperti diajarkan sains modern?

Kutipan pendapat cendekiawan Muslim Ibnu Sina soal tujuh lapis langit, di mana lapisan kedelapan berupa lapisan solid tempat bintang-bintang dan benda langit lainnya berada, jadi salah satu pendukung argumen kalangan flatter. Soal tujuh lapis langit ini disebutkan pula dalam beberapa ayat al-Qur'an.

Selain ketiga agama samawi di atas, kepercayaan bahwa Bumi berbentuk datar dengan langit berupa kubah (dome) dianut agama-agama besar lain. Termasuk di antaranya kepercayaan Taoisme, yang menggambarkan alam semesta sebagai sebuah keseimbangan Yin dan Yang. Logo Taoisme, menurut video-video komunitas flat earth, adalah gambaran bentuk Bumi datar dengan Matahari dan Bulan yang menyebabkan terjadinya siang dan malam.

Sebuah peta Bumi berusia ribuan tahun pernah diketemukan di satu kuil Buddha di Jepang. Dalam peta kuno itu Bumi digambarkan berbentuk datar, bundar, dengan kutub utara sebagai pusat Bumi, dan dinding es mengelilingi sebagai pembatas. Hal sama dapat ditemui dalam kepercayaan Hindu, di mana tradisi Hindu, Buddha, dan Jain mempercayai Gunung Mahameru sebagai pusat Bumi.

Sekali lagi, kepercayaan bahwa Bumi berbentuk datar sudah dianut manusia sejak dahulu kala. Sampai kemudian sains modern mengubah pendapat ini melalui serangkaian pembuktian ilmiah.


Teori Tak Terbukti
Kalangan flat earth pun punya sederet argumen yang tak hanya bersandarkan pada agama dan kitab suci. Sejak abad ke-19 berbagai percobaan untuk menguji kebenaran teori Bumi bulat sudah dilakukan. Satu yang paling terkenal adalah Eksperimen Sungai Bedford yang dilakukan di Norfolk, Inggris, pada tahun 1838.

Dalam percobaan ini sebuah perahu dilajukan menyusuri Sungai Bedford yang bentuknya lurus sepanjang 9,7 km. Menurut teori, jika benar Bumi berbentuk bulat, maka saat perahu mencapai ujung sungai semua benda setinggi kurang dari 4 km di tempat perahu berangkat tak akan terlihat. Sekalipun menggunakan teleskop. Ini karena lengkungan Bumi "menyembunyikan" benda-benda tersebut dari pandangan.

Hasilnya tidak begitu. Orang di dalam perahu masih dapat menyaksikan semua benda di tempat keberangkatan. Ini dipercaya sebagai bukti bahwa Bumi tidaklah berbentuk bulat, melainkan lurus mendatar.

Percobaan berbeda dengan tujuan sama dapat dilakukan dengan cara naik ke dataran tertinggi di satu tempat, lalu layangkan pandangan ke sekeliling. Terlihat bahwa horizon tetap berbentuk lurus, tidak melengkung. Demikian pula horizon lautan yang berbentuk lurus. Jika benar Bumi bulat, maka seharusnya terlihat lengkungan di sana.

Selama ini contoh paling mudah yang biasa dipakai untuk menjelaskan bahwa Bumi bulat adalah horizon laut. Siswa Sekolah Dasar dijelaskan, kapal yang berlayar ke laut semakin lama semakin menghilang disebabkan oleh lengkungan Bumi. Untuk membantah ini, komunitas flat earth naik ke bukit tinggi di tepi laut, lalu mengamati horizon menggunakan teleskop. Hasilnya, semua benda yang awalnya tak tampak oleh mata telanjang dapat terlihat jelas. Hal ini tak mungkin terjadi jika Bumi bulat.

Menurut flatter, penyebab hal tersebut adalah keterbatasan jarak pandang mata manusia. Sama seperti kita menyaksikan sebuah rel panjang yang lurus, akan ada satu titik di mana bagian rel tak terlihat. Ini soal perspektif, bukan lengkungan bumi.

Flatter juga punya argumen yang didasarkan pada sumber-sumber kredibel. Soal peta dunia dalam globe, beberapa referensi terpercaya menyebut pembuatannya didasarkan pada peta Bumi datar. New Standar Map of the World, contohnya, masih disimpan dengan baik oleh Boston Public Library. Peta inilah yang dijadikan patokan pembuatan tiruan bola Bumi.

Bagaimana dengan Galileo, yang dalam sekolah-sekolah dikatakan membuktikan teori heliosentris Copernicus? Flatter punya pendapat sendiri soal ini. Menurut mereka, Galileo diminta Gereja untuk membuktikan teori tersebut. Galileo menyampaikan konsep stellar parallax sebagai pembuktian, namun dinilai gagal. Observasi menunjukkan tidak ada stellar parallax.



Galileo tidak terima dan menerbitkan buku berjudul Dialogo Sopra i Due Massimi Sistemi del Mondo (Dialogue Concerning the Two Chief World Systems) pada 1632. Isinya membandingkan sistem kosmos versi Ptolemy yang beraliran geosentris dengan sistem kosmos Copernicus yang berpaham heliosentris. Buku ini dilarang Gereja, Galileo ditangkap dan dipenjara.

Sejak itulah teori heliosentris diajarkan di sekolah-sekolah, sekalipun belum ada yang dapat membuktikannya. Masih menurut pendapat flatter, bahkan NASA dan Harvard University yang didukung perangkat teleskop canggih tak dapat membuktikan stellar parallax-nya Galileo. Yang ada malah negative parallax, sesuatu yang hanya mungkin terjadi jika bintang-bintang mengitari Bumi.

Konspirasi NASA
Terkait NASA, flatter beranggapan badan antariksa milik pemerintah Amerika Serikat ini dibentuk untuk menguatkan paham heliosentris yang belum terbukti. Serangkaian penjelajahan luar angkasa dimulai dari mendaratkan manusia di Bulan, teleskop Hubble, eksplorasi Planet Mars, penemuan planet-planet baru serupa Bumi, disebut hanya rekayasa belaka.

Soal pendaratan manusia di Bulan, misalnya, sampai sekarang pun banyak yang meragukan kebenarannya. Termasuk di luar penganut paham flat earth. Jangankan mengirim manusia sampai ke Bulan, melewati Sabuk Van Hallen saja belum bisa dilakukan sampai kini. Terlebih tiga astronot yang sukses sampai ke Bulan terlihat sangat tertekan saat menjalani konferensi pers sepulangnya ke Bumi.

Coba saksikan serial video NASA Astronauts Going Crazy!! di YouTube. Di sana terlihat astronot-astronot yang dikatakan pernah mendarat di Bulan menolak menanggapi pertanyaan seputar misi mereka. Kalaupun ada yang mau bercerita panjang-lebar, kebanyakan dari mereka menolak saat diminta bersumpah di atas Bible bahwa cerita mereka benar.

Lalu bagaimana dengan foto-foto luar angkasa itu? Flatter menyebut semua foto-foto keluaran NASA adalah hasil rekayasa, demikian pula video-videonya. Banyak video di YouTube yang menunjukkan bagaimana foto-foto dan video luar angkasa yang dirilis NASA merupakan rekayasa komputer. Mulai dari kejanggalan kasar yang terlihat mata telanjang, sampai yang baru tampak setelah dilihat menggunakan program pengolah gambar dan video.



Untuk apa NASA melakukan pemalsuan dokumentasi? Untuk menutupi fakta sebenarnya soal Bumi dan alam semesta, sekaligus menutupi kebohongan soal pendaratan manusia ke Bulan. Manusia tidak mungkin pergi terlalu jauh ke luar angkasa karena langit merupakan lapisan solid yang tak mampu ditembus oleh apapun. Demikian ujar flatter.

Yang menarik, nisan eks direktur pertama NASA Wernher von Braun hanya bertuliskan namanya, tahun lahir dan tahun meninggal, serta tulisan Psalms 19:1. Tulisan terakhir adalah nama ayat Bible, yang dalam Bible bahasa Indonesia bernama Mazmur. Jadi, Psalms 19:1 adalah surat Mazmur ayat 19 pasal 1.

Apa bunyinya?

Dalam Bible versi American Standard, Psalms 19:1 berbunyi, "{To the chief Musician. A Psalm of David.} The heavens declare the glory of God; And the firmament showeth his handiwork." Dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi, "Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya."

Apakah diam-diam Von Braun percaya tentang keberadaan firmament? Wallahu a'lam bishshawwab...


Protected by Copyscape
« Selanjutnya
Sebelumnya »

198 komentar:

  1. Padahal dari bangku sekolah dasar lalu saya tahunya bumi itu bulat hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua masih perlu pembuktian, Mbak Titis. Yang jelas, kitab-kitab suci menyiratkan bahwa Bumi itu datar dan merupakan pusat alam semesta. Bukankah sains modern berupaya menisbikan agama dan Allah?

      Hapus
    2. Kitab suci yang mana? Kalau kitab buatan manusia ya ga sejalan sama sains modern. Kalau masih orisinil justru akan terbukti dengan ilmu sains yang semakin berkembang.

      Hapus
    3. Kalau ingin diskusi kenapa anonim? :)

      Hapus
    4. Al quran pasti benar... jika tidak seauai fakta, bisa jadi kita yang salah dala menanggapi firman Allah... yang pasti, al quran itu benar, takan pernah salah... saya percaya, kebenaran al quran akan diiringi dengan kebenaran sains, jika sains tidak sesuai al quran, berarti ada yg salah dengan sains tersebut..ia, karena sains adalah hasil dari pemikiran manusia yang sewaktu2 bisa salah, hasil pemikiran manusia yang didalamnya kita tidak tahu, apa niat dari ilmuan yang memaparkan teorinya... tapi kalau al quran, itu adalah firman Allah yang pasti benar.

      Hapus
    5. Saya sepakat sekali dengan pendapat ini :)

      Hapus
    6. Mas Eko, pake kitab suci yang mana nih ? Al-Quran atau Injil atau lainnya ? Kalo pke Al-Quran, anda tau Isra Mi'raj pasti kan ? Kalo anda percaya Bumi itu Datar dengan gambar seperti di gambar yg pertama anda lihat di blog ini, Bagaimana Nabi Muhammad SAW tidak kebasahan ketika Isra Mi'raj ? Bukankah dengan Bumi berbentuk seperti gambar di atas yang air diatas langit kita, Nabi harus kebasahan terlebih dahulu sebelum sampai di surga ? Mohon penjelasannya

      Hapus
    7. Halo Mas Fatur, maaf sekali ya di artikel di atas sama sekali gak ada opini saya maupun pernyataan persetujuan terhadap teori Bumi datar. Namun saya belajar banyak tentang teori ini.

      Yang jelas, dari pertanyaan Mas Fatur saya tangkap njenengan masih harus banyak baca-baca lagi soal teori Bumi datar, sebab gambar di atas (yang njenengan maksud) hanya ilustrasi yang tidak menggambarkan keseluruhan konsepnya.

      Anyway, terima kasih sudah berkunjung.

      Hapus
    8. Menurut saya flat earth masih belum bisa diterima akal, terutama di peristiwa yang terjadi akibat Rotasi Bumi, jelas kalo flat earth semua kejadian akibat Rotasi Bumi TIDAK akan terjadi di kehidupan manusia

      Tergantung nih, mas eko pake yg mana flat earth ? omong2 itu teori flat earth sudah ada sejak zaman mesir, coba mas nonton film God of Egypt, disitu ada scene menggambarkan bumi itu flat, dan itu sangat tidak masuk akal.

      Hapus
    9. Hmmm, tampaknya Mas Fatur ini cuma mau berdebat tanpa mau tahu posisi orang yang mau dia ajak debat.

      Gini, gini. Judul artikel ini ada tanda tanya, jadi ini sebuah pertanyaan, bukan pernyataan sikap. Lagipula coba baca habis dan baca baik-baik seluruh tulisan ini, maka Anda nggak akan menemukan secuil pun opini pribadi saya. Sebab di sini saya cuma merangkai teori-teori flat earth yang saya baca sebelumnya.

      Nah, kalau Anda mengajark saya berdebat soal flat earth dengan beranggapan saya penganut teori ini, Anda salah alamat. Maaf ya...

      Hapus
    10. Terima kasih mas Eko postingan nya sangan bermanfaat
      Saya juga baru baru ini mempelajari tentang flat earth, dari channel youtube "Flat Earth 101"
      Dari penjelasan2 nya sih sangat masuk akal

      Tapi saya juga harus banyak belajar dari segi Agama, karena dalam islam semua sudah di jelaskan dalam Al-Quran

      Hapus
    11. “Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah arsy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya“ (Qs. Hud : 7)

      Hapus
    12. "Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" Qs: Al-Anbiya-30

      Hapus
  2. Nice sharing.

    Wawasan yang berbobot. Sarat pengetahuan. Memgimbangi ilmu antariksa atau astronom.

    Mas bagaiamana dengan pendapat diatas menurut harun yahya?

    #Blogwalkingan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau menurut Harun Yahya ya mustinya ditanyakan langsung ke yang bersangkutan, hehehe. Hanya saja di YouTube banyak tuh video ulama yang berpendapat bahwa sebagai Muslim kita mustinya meyakini al-Qur'an. Wallahu a'lam...

      Hapus
  3. Al Quran berarti bumi itu datar ya? Hmm. Lengkap banget ini rangkumannya.. Ttg yang foto sm video nasa itu palsu memang sudah lama tersebar, tp memang blm ada konfirmasi nya ya. Entahlah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayat-ayat al-Qur'an tentang bumi kebanyakan menggambarkannya sebagai sebuah "hamparan" atau sesuatu yang "dihamparkan" dengan gunung-gunung sebagai pasak. Wallahu a'lam bishshawab.

      Hapus
    2. Menanggapi soal bumi datar di alquran, ayatnya yg jelas mas, jgn cuma hamparan saja. Krna ayat al quran tdk bs diartikan secara tekstual, hrs org yg bnr2 ngerti tata bhasa al quran dan sebab2 turun nya ayat. Krn bisa jadi 1 kata banyak arti.klo bs jelas ayat mana dan sumber tafsirnya dr ulama siapa. Hanya brpendapat

      Hapus
    3. http://www.enigmablogger.com/2009/07/apakah-nasa-memalsukan-pendaratan-di.html?m=1

      Untuk masalah pemalsuan pendaratam bulan bisa check di link. Sangat jelas. Salam damai

      Hapus
    4. Mas Yuge banyak baca sama nanya ke ulama aja ya, jangan nanya ke saya kalo begitu. Hehehe...

      Hapus
  4. perlu pembuktian yang jitu , krn selama ini kita selalu berpikir bumi bulat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Pembuktiannya harus yang diterima masyarakat masa kini, yakni yang ilmiah. Kalau cuma berdasar ayat-ayat kitab suci bakalan ditertawakan. :)

      Hapus
  5. Balasan
    1. Oke, nampaknya sudah ada yang yakin nih :)

      Hapus
  6. Ini memang perlu dikaji lebih dalam..kita ga bisa menolak mentah2 argumen flatearth ini..krn penjelasan nya cukup ilmiah, meskipun masih perlu bukti yg lebih banyak lg utk membantah teori2 science selama ini.., tp sy pribadi berpersepsi bhwa teori flatearth ini bisa menjadi sebuah prkembangan ilmu pengetahuan jika dibuktikan dgn teori2 ilmiah dilengkapi dgn argumen2 dari ilmuwan kredibel... krn byk hal yg cukup masuk akal jk kondisi bumi itu datar, baik secara ilmu pngetahuan maupun agama.,

    Pertanyaan Allah ada dimana (di atas arsy), makna 7 lapis langit, mi'raj nya Rasul SAW, dll akan mudah terjawab & lebih masuk akal jk kondisi bumi datar.. tp sekali lg jika teori ini ternyata benar..

    Wallahualam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, temuan sains versi NASA bikin kita semakin jauh dari agama karena banyak ayat yang jadi bertentangan dengan hasil temuan mereka. Mungkinkah memang itu tujuannya? Wallahu a'lam.

      Hapus
  7. Kalo ngeliat dr gambar paling atas deh matahari bintang bulan ada di dalam lingkaran batas bumi, trus cara uap air nembus flood gate gmn?
    Nah klo misal ada celah di flood gate bisa2 banjir dong?
    Dengan penguapan es di kutub aja bumi banjir gmn di tambah?
    Trus klo matahari yg berputar mengelilingi bumi, kok ada beda wkt antara indo dengan arab atau amerika lah
    Seharusnya kalo bumi datar, waktu kita sama semua gak ada perbedaan waktu.
    Kalo misal di sanggah krn jarak, kenapa percobaan hanya di sungai yg jaraknya pendek?
    Kenapa gak antar samudera?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, saya hanya menuliskan rangkumen teori tentang flat earth. Anda bisa ajukan pertanyaan tersebut ke komunitas flat earth untuk tahu jawabannya. Di Facebook sudah ada grupnya, di Twitter yg berbahasa Indonesia ada @FlatEarthID

      Terima kasih.

      Hapus
    2. menanggapi komentar anonim diatas..hehe

      mungkin anda melihat videonya tidak tuntas, divideo kan sudah dijelaskan bahwa ada elektromagnetic yg menyebabkan benda-benda sekitar tertarik, jadi yaa otomatis matahari juga ikut tertarik beserta bintang-bintang lain, dan juga pergerakannya berputar, bukan stay disitu aja, klw matahari stay disitu aja mati dong kita kepanasan, mikir kesitu juga dong mas,, ibarat mas berdiri dibawah lampu, trus lampu itu diputer puter diatas kepala mas Anonim, pasti kadang posisinya dibelakang, kadang didepan, kadang disamping mas kann... sama kya matahari gitu juga,,, kenapa yaa saya baru tau ada teori ini, klw dari jaman sekolah udh tau kan bisa bantah omongan guru yg ngasih pelajaran IPA..hahahahaha

      Hapus
  8. Dari jaman TK taunya bumi itu bulat. Haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, cuma tahu bulat yang baru-baru ini jadi trending. :)

      Hapus
  9. Gw puyeng kalo ngurusin mau bulat mau datar, yang penting semoga gw di beri tetep iman dan islam selalu dekat dengan sang pencipta dan mati dalam keadaan chusnul khotimah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiiin ya Allah kabulkanlah doa Mas Cumi yang gagah perkasa ini :)

      Hapus
  10. Saya nyimak video2 soal flat earth..sebagai org awam..paradigma sy sdikit brubah krn penjelasan sederhana mengenai rute pesawat dan keliling dunia knapa ga kearah utara..:) simple kyknya..tp quran menjelaskan bumi itu dihamparkan..namun ilmu tafsir sy jg ga dalem..heheh yah informasi ini ga bisa kita lewatkan begitu saja...sy sih tertarik bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, saya juga dibikin ternganga soal itu. Apalagi dalam beberapa sumber katanya para pilot mengiyakan perihal rute penerbangan dan komunikasi yang ground based, nggak pake satelit seperti selama ini diajarkan.

      Hapus
  11. Sewaktu kecil sy pernah shalat menghadap timur dengan asumsi toh baik menghadap barat maupun timur ujung2nya akan ketemu dengan Ka'bah krn bumi ini kan bulat. Tp tetap sj menghadap ke barat (Kiblat d Indonesia) mungkinkah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, saya dulu juga berpikiran demikian tapi nggak sampai salat menghadap timur. Kalo buminya datar, kita harus menghadap ke arah yang benar ya?

      Hapus
  12. Bagaimana dengan terjadinya bintang jatuh atau meteor?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, saya hanya menuliskan rangkuman teori tentang flat earth. Anda bisa ajukan pertanyaan tersebut ke komunitas flat earth untuk tahu jawabannya. Di Facebook sudah ada grupnya, di Twitter yg berbahasa Indonesia ada @FlatEarthID

      Terima kasih.

      Hapus
    2. Bumi datar, kubah bumi itu sumbernya dari alkitab karangan paulus.
      Rute Qantas aja ada yang melalui kutub selatan.
      Jadi muslim itu ditantang Alquran untuk cerdas ga seperti dogma gereja yang maksain khayalan mereka tanpa ilmu.

      Hapus
    3. No comment soal "Alkitab karangan Paulus" terlebih Anda melempar isu tapi tidak berani mengungkap identitas.

      Iya bener, Qantas Jumbo Jet terbang melalui kutub selatan, tapi tidak benar-benar melintasi Antartika, melainkan hanya tepiannya saja. Belum pernah ada penerbangan yang benar-benar melewati bagian tengah kutub Bumi. CMIIW.

      Hapus
  13. Bintang jatuh atau meteor keterangan di dalam hadist adalah syetan yang disambit api karena mencuri kabar dari langit....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi tiap malam ada setan yang disambit api ya? :)

      Hapus
  14. klo udh mindset bumi bulat diubah jadi bumi datar pun susah walau udh banyak pembuktian klo belom liat sendiri susah. sunggu sukses kerjaan "orang orang itu aja" buat membingungkan rakyat biasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orang-orang itu siapa, Bro? :)

      Hapus
    2. Yahudi dikisahkan dalam kitab2 suci. Bukanlah bani israel.
      Tapi kaum yang selalu meminta lebih.
      Ketika nabi diturunkan. Mereka bunuh. Mereka siksa. Namun ketika Tuhan memberi mukzizat seperti tahan api (ibrahim) membelah laut (musa) menghidupkan orang mati (jesus) dll. Mereka menganggapnya sihir.

      Mereka selalu menyuruh musa agar tuhan menunjukkan penampakkannya. Namun di semua kitab (tuhan tidak bisa dilihat manusia hidup/manusia akan mati jik melihat tuhan).

      Namun mereka selalu menolaknya.

      Hingga di turunkn Muhammad. Yang tidak memiliki mukzizat seperti sebelumnya (agar tidak dikira sihir). Tidak dari keturunan nabi lain. Dan di wahyukan kepadanya AlQuran. Dan hadist2 adalah mukzizat (ilmu pengetahuan yang akan terbuka sesuai perkembangan teknologi).

      Namun mereka masih menolaknya.

      Seperti anda. Tidak cukupkah kebenaran nubuat2 Muhammad?

      Apakah kalian harus mati dulu baru percaya Tuhan?

      Begitulah yahudi yg saya simpulkan dari kitab2 yg ada.

      Hapus
  15. Yang mengungkapkan teori sepertinya tidak paham ilmu fisika. Semua klaim nya berdasarkan pandangan subyektifnya saja. Perlengkapan dan bukti2 yang dipaparkan belum mencapai batas minimal untuk melihat/membuktikan bentuk bumi karena masih dalam keterbatasan. Justru malah semakin memperkuat kebenaran ayat Al Quran yang mengatakan bumi "dihamparkan" yang berarti bentuk bumi yg sepertinya rata/datar untuk persepsi manusia. Namun bentuk aslinya seperti telur unta, yang mana tidak bertentangan dengan sains modern.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kata Neil Armstrong yang ngelihat dari Bulan, bentuk Bumi itu pear-shape alias kaya buah pear. Jadi, mana nih yang benar? :)

      Hapus
    2. Loh? Katanya pendaratan Neil Armstrong di bulan itu rekayasa. Ucapan pelaku rekayasa koq dipercaya?

      Hapus
  16. 25 thn yg lalu saat saya kelas 5 sd saya sudah meragukan bumi ini bulat berdasarkan berbagai alasan... dan diejek sampai bangku kuliah.. alhamdulillah saya sekarang sudah bergabung dg komunitas flat earth indonesia dan bertemu dg org2 yg sepemikiran....

    BalasHapus
    Balasan
    1. 25 tahun yang lalu? Wuih, keren sekali, Mas! Maksud saya, untuk berpikiran di luar kepercayaan yang dianut mayoritas dan sudah dianggap sebagai kebenaran mutlak, itu sungguh luar biasa. Salut!

      Hapus
  17. Terus kenapa bisa ada bulan sabit? Bentuk sabit bayangan dari apa? Terus kenapa Gerhana matahari bentuknya sabit juga? Kenapa kalo flat harus lingkaran nggak kotak atau segitiga? Terus kenapa dari teleskop raksasa kayak di boscha planet lain bentuknya bola nggak kayak piring.
    Kalo flat kenapa gunung himalaya gak keliatan dari indonesia. Pake teropong boscha juga gak keliatan gunung himalaya dari lembang.
    Terus dibalik tembok es ada apa? White walker?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, saya hanya menuliskan rangkumen teori tentang flat earth. Anda bisa ajukan pertanyaan tersebut ke komunitas flat earth untuk tahu jawabannya. Di Facebook sudah ada grupnya, di Twitter yg berbahasa Indonesia ada @FlatEarthID

      Terima kasih.

      Hapus
    2. Hahaha.. Sy suka bagian White walkernya, winter is coming :D
      Sy mau tanya, jd mas adminnya ini percaya klo bumi itu datar?

      Hapus
    3. Mas Admin siapa ya? Ini blog personal, tidak pakai admin-adminan :D

      Hapus
    4. aku bantu jawab ya, untuk "kenapa gunung himalaya gak kelihatan dari lembang walaupun pake teleskop" itu semua kembali pada kapasitas dari teleskop tersebut, seberapa jauh teleskop itu mampu untuk melihat..

      Hapus
  18. Saya suka yang flat..

    BalasHapus
  19. saya mengikuti video FlatEarth di Youtube. menantikan lanjutan dr seri ke 8. Menarik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, saya juga menunggu episode yang membahas mengapa banyak negara punya space program.

      Hapus
  20. aku juga udah liat video dan baca2 beberapa artikelnya...penjelasannya cukup logis sih, tapi masih perlu banyak pembuktian. Secara kalo baca alquran juga aku kurang paham karena banyak tafsir yang beda-beda. Tapi overall ini menarik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali, yang selama ini diminta oleh yang percaya Bumi bulat adalah pembuktian ilmiah. Ada juga yang referensi pun maunya cuma baca yang ilmiah.

      Hapus
  21. ijin share mungkin udah pada liat, semoga membuka wawasan.

    Konspirasi Bumi Datar (Flat Earth): https://www.youtube.com/playlist?list=PLQt5a4m_Y05VI4WwgOLKxWXIw655PlHH2

    BalasHapus
  22. Menarik untuk sekedar tau...dan bahan perbandingan. Video ini masih perlu pembuktian yang lebih berani...jadi nendangnya ga kentang...hahhaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, suka sama istilahnya itu: "nendangnya gak kentang"

      Hapus
  23. awal awal mendengar ayat Al quran tentang bumi itu hamparan, saya agak ragu krn bertentangan dengan apa yang saya pelajari di sekolah. setelah melihat vidio vidio itu jadi yakin bahwa bumi itu hamparan. Alloh maha benar. Al quran tidak ada yang bisa membantah. hanya saja selama ini kita di butakan. earth is flat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Satu lagi yang sudah yakin Bumi itu datar. :)
      Tapi layak dikaji juga pendapat ulama yang mengatakan bahwa Bumi berbentuk bulat, sebagian menyebut bentuknya seperti telur unta. Wallahu a'lam bishshawab.

      Hapus
  24. Wah Bung Eko tertarik dengan flat earth juga, saya barusan tahu dari suami dan nonton bareng video2nya.. seru juga kalau bener, apalagi soal2 konspirasinya, hehe.. Namun, wallahu alam bisshowab...

    Hal pertama yang saya tanyakan pada suami ketika beliau share mengenai flat earth, cuma satu.. dalam alquran bagaimana... ternyata belum padu juga jawabannya.. zakir naik menyakini bahwa al quran sesuai dengan sains modern bahwasanya bumi itu bulat (lupa ayat yang mana, bisa dicari di youtube).. juga beberapa ulama lainnya, namun di satu sisi ada pula ulama2 yang juga menggunakana ayat "terhampar" yang bung eko sebutkan di atas sebagai persetujuan atas flat earth theory...


    Sekali lagi benar2 hanya Allah yang tahu, mau bumi ini bulat mau datar, tetap kuasa Allah memang tak ada tandingannya, begitu banyak persoalan yang ternyata kita tidak tahu dan Allah lah yang Maha Tahu.. cuma bisa berkata Allahu Akbar...

    Btw, saya jadi penasaran kalau pak Habibie nanggapin flat theory ini gimana ya..hehe.. secara sebagai salah satu orang paling pintar di Indonesia... pasti beliau punya pandangan... apalagi beliau kan ahli pesawat terbang.... jujur waktu lihat video yang soal penerbangan di flat earth theory... aku manggut2 juga, make sense gitu loh :D

    Thanks artikelnya bung Eko.. nice :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali, Mbak. Zakir Naik berpendapat Bumi itu bulat, sebab ada tafsir yang mengatakan kata "dahaha" bermakna "telur burung unta" yang sesuai dengan deskripsi NASA mengenai bentuk Bumi, yakni bulat pepat. Sayangnya, foto-foto yang dirilis NASA malah menunjukkan bentuk Bumi bulat sempurna seperti bola.

      Saya dan istri juga kerap berdiskusi tentang ini, jadi lebih mengamati fenomena alam di sekitar. Sewaktu Matahari terbenam kami perhatikan, apakah perubahan dari terang ke gelap lebih sesuai dengan konsep Bumi bulat atau Bumi datar. Jadi lebih sibuk jadi pengamat, hahahaha...

      Anyway, terima kasih sudah mampir, Mbak :)

      Hapus
    2. sedikit pencerahan aja. kalau mau tau arti dan makna dalam al qur'an, dengar dari ulama yang benar benar menggunakan bahasa arab sebagai bahasa sehari-hari (ulama arab) tentang makna dari duhaha dan ayat lain nya tentang gambaran alam semesta. dari 1992 sudah dijelaskan secara gamblang oleh ulama tertinggi arab saudi.
      silahkan selidiki sendiri, link nya banyak.

      Hapus
  25. Wow, yang benar mana nih? Penasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang benar cuma satu: Allah itu esa dan Maha Kuasa :D

      Hapus
  26. Seperti biasa, tulisan mas Eko selalu dalem dan 'berat' :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, makasih, Kakak. Ini sih sebenarnya mau nyari trafik aja dengan ramenya pembahasan Bumi datar. Eh, kok, malah ranking Alexa jadi korbannya. Duh! :D

      Hapus
  27. Saya baru liat videonya kemarin.. Kaget juga dengan fakta masuk akal ini..
    Setelah saya kilas balik ternyata banyak hal yg perlu pembuktian dari manusia sendiri.. Sejauh ini hati saya lebih ke yang flat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali. Banyak fenomena alam yang lebih masuk akal dengan teori Bumi datar, terutama soal horizon dan lengkungan Bumi. Tapi flatter butuh kerja ekstra keras untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan lain, seperti terjadinya gerhana Bulan, tidak adanya gravitasi, tembok es yang katanya mengelilingi Bumi, dll.

      Hapus
  28. Sampai saat ini sih saya masih meyakini bumi bulet hehee.
    salam sehat dan semangat mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya malah jadi fifty-fifty, Mas. Dalam artian, teori Bumi datar masih punya banyak hal untuk dijelaskan, sementara teori Bumi bulat yang selama ini diajarkan juga kok sepertinya tak 100% masuk akal :D

      Hapus
  29. Nah ini nih teori yg saya tunggu2, dari dulu saya bertanya2 kenapa orang2 jaman dulu yg teknologinya sudah sangat maju bahkan dalam menentukan rasi bintang bisa akurat tapi mereka beranggapan bumi itu datar. Gak mungkin mereka yg mempunyai ilmu astronomi semaju itu bisa salah menentukan bentuk bumi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, Mas. Contohnya rasi bintang dan astrologi, itukan hasil hitung-hitungannya orang jaman kuno sekali. Sampai sekarang masih dipakai terus.

      Hapus
  30. saya malah percaya kang. belajar dari peristiwa Isra Mi'raz ketika Rasullallah Muhammad SAW diijinkan untuk menembus langit ke tujuh dan sampai ke sidratul muntaha.

    saya, bukan ahli agama kang cuman saya lihat di surat Al-Mulk ayat 3

    " Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?"

    NASA tidak bisa menembus kubah itu, dari mana Mereka bisa mengatakan planet2, mendarat di bulan dan hasil eksplorasi yang lain2 kalau mereka TIDAK bisa menembus kubah/ firmanen/ langit tujuh lapis.

    sebagai pencari kebenaran kita layak terus mencari data-data dan tentu tetap berpegang teguh pada Allah SWT. :)) sekian kang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Soal mendarat ke Bulan sudah banyak yg melakukan investigasi untuk membuktikan apakah cerita tersebut valid atau sekedar statement, dan ternyata terindikasi hoax. Sumber-sumber dan data yang dipakai investigasi saat itu justru dokumentasi yang dikeluarkan sendiri oleh NASA.

      Tahun 2005 Penerbit Grasindo pernah menerbitkan buku berjudul "Benarkah Manusia Pernah Mendarat ke Bulan?"

      Hapus
  31. Salam kenal mas Eko,,,

    Saya juga barusan lihat mengenai video bumi itu flat. Karena penasaran, akhirnya saya mencoba mengawali browsing dangkal mengenai perbedaan pendapat keduanya.

    Memang menjadi suatu hal yang menarik ketika orang awam seperti saya disuguhkan 'hal baru' yang bisa jadi saya anggap sebagai wawasan baru.

    Yang saya tangkap dari perdebatan-perdebatan yang terjadi adalah, kedua pihak masih kekeuh dengan keyakinannya masing-masing. Sama-sama 'nggandoli' (mempertahankan) teori -atau sebagian dianggap sudah dibuktikan- padahal yang bersangkutan (yang sama-sama kekeuh) tidak membuktikannya sendiri.

    Namun hal baru yang membangun di video itu adalah, mengenai 'pendanaan dari rakyat' yang tercetus dari pengurasan dana untuk proyek yang -disebut sebut- fiktif, dalam hal ini adalah NASA.

    Dalam cuplikan video, terdapat sosok Admiral siapa gitu -saya lupa- yang menyatakan bahwa ada hal baru dibalik antartika. Lalu mengapa harus ada pangkalan militer di antartika -alasan bahwa itu hal yang membahayakan, menurut saya kurang masuk akal, karena ini demi pembuktian sains, dan kenapa harus dimonopoli negara2 tertentu-.

    Jika ada pihak yang mengaku "Ini semua demi umat manusia", kemukakan kebenarannya. Semua manusia bisa menilai dan memikir. Jika ada pihak yang 'merasa' takut untuk membuka itu semua, berarti mereka tahu kalau orang-orang bakal menilai itu tidak benar.

    Maaf terlalu panjang. Akan saya sambung di komen berikutnya. Jika sempat. Terima kasih informasinya mas Eko. Wallahu a'lam. Semoga ada barokah dibalik semua ini. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. KOmentar panjang-panjang gak masalah, Mas. Hehehe...
      Admiral Byrd namanya, setelah tiga kali mengeksplorasi Antartika kemudian mendirikan Atarctica Treaty selang setahun dari ekspedisi terakhir. Entahlah apa yang mereka jaga di sana, hanya mereka-mereka itu yang lebih tahu.

      Ada berita terbaru malah, kalau tour ke Antartika bakal semakin dibatasi dan diperketat. Alasannya sih menjaga agar kawasan Antartika tidak mengalami kerusakan akibat terlalu banyaknya turis. Lagi-lagi, hanya mereka-mereka yang tahu alasan sebenarnya.

      Hapus
  32. Kalau bumi itu datar, bagaimana bisa manusia menjelajahi bumi secara horizontal? Kalau bulat kan sudah jelas, misal dari indonesia balik lagi ke indonesia muterin bumi. Kalau datar pun mana ujung buminya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertanyaan itu timbul karena kurang memahami teori Bumi datar secara lebih mendalam saja. :)

      Hapus
    2. coba deh mas Anonim..hehe liat videonya lagi dari awal sampai akhir smpai khatam..hehe
      kenapa gk bisa dilakukan kalo bumi itu datar, toh semua itu krna adanya elektromagnetik,jadi kalo kita ke suatu tempat pasti kompas mengarah ke arah utara, misal kita mau pergi ke arah timur, arah utara psti di sebelah kiri kita kann,, dan itu seterusnya smpai kita balik ke titik semula kita pergi tadi,, yaa silakan kalau mau muterin bumi,, hehehe

      jujur saya tertarik banget dengan teori ini, apalagi bisa buktiin sendiri,hehehe

      Hapus
  33. Perbedaan adalah rahmat..

    BalasHapus
  34. bumi itu bulat, iya mungkin yang dimaksud bulat itu dalam bentuk 2 dimensi bukan 3 dimensi seperti bola.
    menurutku emang sepertinya bumi itu Flat namun bentuknya bulat (bukan bola)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kalangan flat earth percaya Bumi itu berwujud dua dimensi alias bulat berupa circle bukan bola atau pentol bakso. :)

      Hapus
  35. seru ya ngikuti perdebatan ini. suka aja sih baca pendapat orang beda2 tapi tetep rujukan utamanya kembali ke Qur'an meskipun belum nemu juga ayat yg secara gamblang menyebut bumi itu bulat. eh tapi kalo bumi itu datar ga ada lagi istilah keliling dunia ya kan lempeng aja gitu :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Istilahnya jadi menjejalahi dunia, Mbak.
      Anyway, rata-rata orang meyakini flat earth setelah melihat al-Qur'an gak sekalipun menyebut Bumi berbentuk bulat. Sebaliknya, banyak ayat yang mengindikasikan kalau Bumi itu berupa hamparan/dataran alias datar.

      Hapus
  36. Tulisannya berat. Ha..ha... dan aku senantiasa puyeng kalau memperbandingkan berbagai teori dsb. Wis pokok e masio toh bumi itu datar, semoga tdk terjatuh saat aku tanpa sadar memijak tepinya. Ha..ha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, iya ya, Mbak. Tapi kalo Bumi berbentuk datar, langit itu jadi kanopinya, jadi gak bakalan jatuh ke tepinya, Mbak. :)

      Hapus
  37. pantesan jogja jakarta dan jogja bali sama sama 1 jam padahal jarak +-sama. dan salah1nya melawan rotasi bumi harusnya bakal lebih lama. ah mungkin perasaanku aja kali ya hahahaha. earth is flat, but life must never flat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih harus dibuktikan, Mas Indra. Tapi kalau dari video-video pembuktian yang dilakukan kalangan flat-earther sih terlihat meyakinkan ya? :)

      Hapus
  38. ada satu hal lagi yang membuat saya yakin bahwa bumi itu datar. yaitu pada dasarnya air itu mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah. jika bumi bulat maka seharusnya semua air mengalir ke kutub selatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya, pake logika sederhana harusnya begitu ya? Pantesan banyak meme yang mempertanyakan kenapa sungai-sungai terpanjang di dunia malah ngalirnya ke arah utara.

      Hapus
  39. Padahal cita" saya astrounot hahaha😂 apakah nasa banyak menyimpan kebohongan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cita-cita harus terus dipelihara, meskipun banyak yang percaya kalau NASA banyak melakukan manipulasi terkait ekspedisi luar angkasa, misalnya pendaratan ke Bulan di tahun 1969 lalu.

      Hapus
  40. Sepertinya harus ada yg berani melintasi antartika nih ...kalo bumi bulat artinya akan datang dari utara . Kalo datar akan ketemu ujung dunia .. ntah itu ruang hampa atau ada tempat lain untuk mahluk lain ... a don now .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Antartika dijaga ketat oleh militer anggota Antarctica Treaty, Bro. Dan sudah ada kesepakatan bahwa wisata ke Antartika bakal lebih diperketat lagi. So, kayanya misi mengungkap Antartika bakal jadi lebih sulit dilakukan.

      Hapus
  41. maaf , knp anda prcaya lagi pada jaman dahulu, dimana quran blm d turunkan orang2 dahulu mengira bumi ini datar, akan tetapi stelah turunnya al-quram banyak ilmuan dan ulama yg mengkaji dan memahami isi al-quran bahwa bumi itu bulat, bulan itu memantulkan cahaya dr matahari, tapi di video trsebut bulan memancarkan cahhayanya sndiri? ini sangat brtentangan ,, saya sarankan masyarakat n publik memakai akalnya dan jgn mau d racuni otaknya dgn berita seperti ini, saya tau maksud dr tujuan berita ini, akhir dr tujuan yg membuat berita ini saya pun tahu, jika anda tidak memahami atau melihat tanda2 kebesaran Allah Swt, karena bumi ini di hamparkan lalu anda menyebutkan bumi ini datar bgitu saja? sudah jelas pd Al-Quran bumi sprti telur burung unta, "dahaha" mungkin jika anda terjemahkan maka akan dapat terjemahan yg sama yaitu "terhampar" akn tetapi anda tdk memahami bahasa dari arabicnya "dahaha" yaitu sprti telur burung unta.. dan banyak astronom yg sudah pergi ke bulan dan melihat bumi pada satu titik yg terang, yaitu"mekah" dan mendgar adzhan yg tdk pernah brhenti terdengar dari bulan, mengapa anda tidak menyadari suatu tanda2 kebesaran Allah Swt, jika buminya bulat maka air laut akan tumpah? mengapa anda tidak menyadari suatu tanda2 kebesaran Allah Swt... di jadikan bumi ini hamparan yg luas, seakan2 qta berjalan seperti berjalan tiada hentinya, namun dgn bgitu bumi ini tidak datar tapi berbentuuk geosperical atau seperti telur burung unta, ...

    Terima Kasih.. Wassalamualaikum...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, kenapa Anda berkesimpulan begitu? Bukankah ada tanda tanya pada judul artikel ini, dan isinya hanyalah rangkuman berbagai teori dan pendapat mengenai Bumi datar, sama sekali tidak ada pendapat pribadi saya.

      So, lain kali belajar membaca lebih cermat sebelum mengambil kesimpulan. Tuduhan maupun ucapan yang sudah keluar susah sekali ditarik kembali, atau bahkan tidak bisa. Juga, mulai sekarang belajar mengemukakan pendapat dengan menunjukkan identitas diri secara terang.

      Terima kasih.

      Hapus
    2. Mohon referensi nya om surah dan ayat yg menyatakan bumi seperti telur burung unta?? Dan tafsir nya.. Tks

      Hapus
  42. 13 tahun yang lalu saat masih kelas 2 smp saya sudah merasa ada yang janggal tentang tentang bumi bulat hingga Guru Agama saya memanggil ortu takut saya terkena aliran sesat, hehehe, magelhains berlayar menuju ke barat membuktikan bumi bulat memang terbukti, tapi belum ada yang bisa membuktikan pelayaran menuju arah utara ke selatan apakah sampai dititik awal seperti yang dialami oleh meglhains, jika ada tolong kasih info siap[a penjelajah yang telah mengarungi bumi dari arah utara menuju sekatan atau sebaliknya oke, maaf

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, kok malah guru agamanya yang bingung ya? Berarti ada yang mengira aliran tertentu percaya Bumi datar, dan aliran itu dicap sesat, gitu ya?

      Hapus
  43. Nah ini saya kurang setuju jikalau bumi itu datar, apalagi punya kanopi di atas nya yang tidak bisa ditembus. di al quran ada koq dalilnya.

    surah Ar-Rahmaan ayat 33 yang berbunyi :

    [55:33] Hai jama"ah jin dan manusia, jika kamu sanggup melintasi penjuru (aqthar) langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kewenangan (keahlian / kekuasaan)

    Allah sendiri saja "mempersilahkan" kita untuk menembus langit (perjalanan luar angkasa), Dia memberitahu kita hanya dengan keahlian (ilmu) kita bisa koq pergi keluar angkasa.

    Dan saya punya pendapat tentang pertanyaan diatas mengapa sungai atau air tidak turun ke bawah (kutub selatan) jika bumi bulat? logikanya air selalu turun ke bawah bukan?

    jawaban saya cuman satu:
    lalu mengapa kamu ga terjun bebas ke kutub selatan juga? jika air saja bisa mengalir ke selatan lalu mengapa kita manusia serta hewan juga tidak jatuh ke selatan? itu semua karena gravitasi bumi serta rotasi bumi yang cepat, sehingga semua benda dan zat di permukaanya tetap tertarik.

    maaf saya bukanya sok pintar tetapi ilmu seharusnya semakin maju bukan semakin mundur.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berkomentar panjang-lebar. Seperti yang lain-lain, saya tangkap Anda (entah siapa nama Anda sebenarnya) merasa artikel ini merupakan pernyataan bahwa saya si pemilik blog percaya bahwa Bumi datar. Anda lupa kalau saya letakkan tanda tanya dan tidak ada secuil pun opini saya di sana, hehehe...

      Oke, soal surat ar-Rahman 33 saya cuma bisa bilang, yang diartikan "keahlian (ilmu)" dalam ayat tersebut kata aslinya "sulthon" yang arti aslinya adalah "kekuasaan" dan tentunya itu merujuk pada kekuasaan Allah SWT. Saya belum dapat referensi kenapa kata "sulthon" (yang kemudian diadopsi untuk menyebut gelar raja, Sultan - yang berkuasa, sebagai perwakilan/khilafah Allah di muka Bumi) tersebut bisa diterjemahkan pengetahuan/ilmu.

      Hapus
  44. https://www.youtube.com/watch?v=zp1ohfXMOPs

    coba admin liat video ini, dan mengenai chanel youtube flat earth 101 saya sudah tonton semua termasuk yang episode 8 yang baru muncul beberapa jam yang lalu. memang beberapa dan banyak yang masuk logika mengenai kebohongan NASA, namun saya tidak setuju dengan pendapat bumi itu datar karena dalam Al-Qur'an tertulis dalam Q.S An Naziyat 70:30(Liat Video ini):

    https://www.youtube.com/watch?v=ogcmDcK8aN0

    Semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, ini blog pribadi. Gak ada admin-adminan.
      Eniwei, makasih ya udah berkunjung.

      Hapus
    2. Maaf Mas Supandi Aja, dalam Al Quran surah ke 70 itu bukan surah An Naazi'aat, tapi Surah Al Ma'aarij. Mohon bisa lebih teliti lagi. Kalau surah An Naazi'aat itu surah ke 79. Tks

      Hapus
  45. Beberapa tahun yg lalu saya sering sekali mengamati bulan saat bulan purnama. kadang saya melihat seperti ada awan dibelakang bulan, disitu saya sempat berfikir. Kalau bulan itu jaraknya sangat jauh seperti yg kita dapat dari ilmu2 saat ini kenapa seperti ada awan dibelakangnya. berarti asumsi saya saat itu, bulan jaraknya tidak jauh bahkan dekat, dan ukurannya juga tidak sebesar yang saya dapatkan di bangku sekolah..

    Di Al Quran surah An Nabaa' surah ke 78 ayat 1-13
    1. Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
    2. Tentang berita yg besar
    3. yang mereka berselisih tentangnya
    4. sekali-kali tidak, kelak mereka akan mengetahui
    5. kemudian sekali-kali tidak, kelak mereka akan mengetahui
    6. bukankah kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?
    7. dan gunung-gunung sebagai pasak?
    8. dan kami jadikan kamu berpasang-pasangan
    9. dan kami jadikan tidurmu untuk istirahat
    10. dan kami jadikan malam sebagai pakian
    11. dan kami jadikan siang untuk mencari penghidupan
    12. dan kami bina diatas kamu tujuh buah langit yang kokoh
    13. dan kami jadikan pelita yang amat terang(matahari)

    Qur'an Surah Al Infithaar surah ke 82, ayat 1-3
    1. Apabila langit terbelah,
    2. dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
    3. dan apabila lautan dijadikan meluap

    bintang jatuh berserakan? kemana?
    jatuh ke bumi, berarti langit itu diatas. dan bumi ini adalah alas atau dasar nya, maka bumi ini adalah suatu hamparan yang datar tidak berbentuk seperti bola, maka ayat ini menjadi relevan dan bisa diterima oleh logika manusia.

    Bintang? berarti tidak sebesar yg digembor gemborkan oleh ilmuan saat ini, karena di hari kiamat nanti bintang-bintang itu akan jatuh ke bumi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, iya ya kalo dipahami secara harfiah seharusnya seperti itu. Cuma banyak yg berpendapat al-Qur'an terlalu berat untuk dipahami tanpa ilmu-ilmu yang memadai, seprti nahwu shorof, dll. Intinya, kita tidak boleh sembarangan menafsirkan isi al-Qur'an tanpa pengetahuan cukup.

      Jujur saja, di poin tersebut saya kurang setuju. Sebab al-Qur'an sendiri menyebut bahwa kitab suci ini mudah dipahami. Ini juga panduan. Lha kalo panduannya njelimet, kapan kita menerapkan panduan tersebut? Habis waktu cuma untuk menafsirkan. CMIIW

      Hapus
    2. Benar apa yg bang Eko katakan, dalam memahami Al Qur'an tidak semudah yg dibayangkan. Harus menggunakan tafsir tafsir seperti jalalain dsb. Namun ada juga ayat yg sangat jelas diungkapkan walaupun tanpa menggunakan tafsir. Karena melihat sebab musabab dan terhadap kejadian apa ayat tersebut disampaikan kepada Rasulullah SAW melalui malaikat Zibril.

      Terhadap ayat yg mengisyaratkan bumi seperti telur unta, harus dipahami dulu konteks kata, dan kalimat serta ayat sebelum dan sesudahnya. Dan para ulama pun mengalami perbedaan ijma akan hal ini, seperti ada yg mengungkapkan bahwa bukan bentuk kasar atau luar dari telur burung unta tersebut namun seperti telur burung unta yg dipecahkan cangkangnya atau bagian dalamnya bagaiman telur burung unta itu dihamparkan..

      Begitu kalau menurut saya bang.. Perbedaan bukanlah akhir dari segalanya, namun indah untuk dikaji bersama sama.. Wallahualam bisshawab

      Hapus
    3. Saya sepakat, Mas. Kalo poinnya mencocokkan dengan al-Qur'an, saya sepakat kalau teori Bumi datar lebih relevan. Termasuk juga dengan petunjuk-petunjuk lain, seperti tanda-tanda kiamat yang kalau diaplikasikan dengan teori Bumi bulat nggak masuk. Cuma memang teori ini butuh pembuktian yang lebih ilmiah sehingga dapat diterima semua kalangan.

      Tambahan, saya juga tidak sepakat dengan sains modern yang meniadakan peran Allah SWT dalam proses penciptaan alam semesta.

      Hapus
  46. Mas Eko keren... Tulisnya tidak menimbulkan perdebatan.. Saya ingin belajar menulis seperti Anda..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, terima kasih banyak, Mas Rizki. Senang sekali Mas Rizki mau ikut baca dan meninggalkan komentar :)

      Hapus
  47. Ga bisa di share ke fb atau WA ya mas?

    BalasHapus
  48. Salam semuanya ...
    Setelah saya baca tulisan Mas Eko, yang sebelumnya saya telah browsing tentang bahwa bumi datar ... yang telah dijelaskan begitu jelas, logis secara ilmiah diserta bukti - bukti yang logis serta juga telah di jelaskan di Al-Qur'an, maka saya tidak ada alasan untuk menolak bahwa bumi kita datar, bagi rekan2 yang menyangkalnya saya sarankan pelajari dan ikuti kajian2 yang ada tentang bumi adalah datar, janganlah kita menyangkalnya tanpa ... belajar, atau tanpa bahan dan kajian yang jelas dan logis, kalaupun kita tidak bisa membuktikan bahwa bumi BULAT TELOR spt telur unta, dengan fakta yang ada ... ya kita harus bijaksana ... menerima kebenaran ... dan jangan kita berpendapat berdasarkan dengan pijakan yang kurang jelas ... kesimpulan saya bahwa bumi datar sangat bisa diterima dengan bukti yang telah dipaparkan dan Al-Quran menyebukan demikian, masalah Surat dan ayat berapa rekan2 bisa baca sendiri ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sepakat di poin ini. Masalahnya, teori Bumi datar belum bisa diterima secara luas karena butuh pembuktian lebih meyakinkan dari sekedar ayat-ayat kitab suci (al-Qur'an, Injil dan Zabur) yang kita percayai. Terlebih jaman sekarang orang lebih percaya sains ketimbang agama.

      Hapus
  49. Anomin (28072016)
    Salam semuanya ...
    Yambung tulisan saya sebelumnya Mas Eko, tertanggal 28072016, dalam kesempatan ini saya menambahkan saja :
    1. Untuk rekan2 yang masih bersikukuh bentuk bumi bulat telor unta dengan
    menukil pendapat Ulama yang ada di video (Youtube), siapapun ulama
    yang meyampaikan, saya sarankan juga bijaksana mau menukil pendapat
    atau minimal mau mendengarkan apa yang disampaikan ulama yang
    menyampaikan bahwa bumi kita datar,
    Sehingga kita tidak berpendapat atau meng-iyakan salah satu pendapat
    ulama saja, yang sesaui dengan logika kita, kemampuan kita memahami,
    kalau yang terjadi demikian saya kuatirkan jika ada ulama yang kita
    percaya menyampaikan bahwa 2 + 2 = 5 maka kita akan ikut tanpa mene
    laah terlebih dahulu... sebaiknya kita jangan denikian, kita sebaiknya
    mau menerima sebuah kebenaran ... yang mungkin sebelumnya kita anggap
    salah ...
    2. Kalau bicara Al-Quran dan Hadist jelas tidak ada yang keliru.. itu
    kenyakinan saya selaku muslim, yang jadi persoalan adalah Al-Quran dan
    Hadist menjadi pemahaman yang berbeda akibat peran Ahli tafsir,
    Apapun faktanya tidak jarang saya juga bingung terhadap kajian para
    ahli tafsir yang menafsirkan Al-Quran dan Hadist sehingga membuahkan
    pemahaman yang berbeda di tingkat orang awam seperti saya,
    3. Kadang juga ada ayat yang sudah cukup jelas ... gara-2 ditafsirkan
    malah jadi membingungkan, nah ... dengan menelaah hal ini saya mengajak
    rekan2 kalau mau berpendapat jangan memakai / atau menukil hanya salah
    satu dari pendapat Tokoh Agama, tapi belajar dan pejalari pendapat
    mereka, di sertai dengan bukti-bukti yang nyata (dalil Akli)
    4. Kalaupun kita memiliki pendapat yang berbeda dengan orang lain saran
    saya janganlah kita langsung membodohkan orang yang tidak sependapat
    dengan kita,
    5. sebagai referensi tambahan klik URL dibawah ini :
    (https://www.youtube.com/watch?v=6o56_z9oKto)

    Bersambung lain hari ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Welcome, Mas.
      Saya sepakat dengan poin-poinnya. Bumi datar adalah kepercayaan seluruh peradaban sejak dahulu kala, sebelum saintis modern memperkenalkan teori Bumi bulat. Semuanya masih butuh pembuktian saya rasa, dan sebagai Muslim tentu patokannya al-Qur'an dan Hadits. Kalau bertentangan pilihlah panduan hidup kita.

      Soal tafsir, ya gitu deh. Namanya juga tafsir, wajar aja kalau bisa beda-beda. Yang terpenting jangan sampai perbedaan itu membuat kita tercerai-berai dan saling membenci.

      Hapus
  50. saya perca dengan Allah dan kekuasaanNYA serta bersaksi Muhammad saw adalah utusan Allah, dengan cara apa?

    BalasHapus
  51. Sangat menarik,, awalna emang dibuat pusing dgn adanya 2 pendapat berbeda. Tapi setelah saya menonton felix baumgartner yg melompat dari ketinggian angkasa,, saya yakin bumi itu bulat.

    https://m.youtube.com/watch?v=ZyIVaZXDhho

    Plus pendapat para ulama ttg ayat alquran mengenai bumi bulat.
    http://www.lampuislam.org/2013/09/menjawab-tuduhan-bahwa-al-quran.html?m=1

    Maka saya berkesimpulan, bumi bulat(globe earth), bulan dan matahari berjalan pada garis edarnya.
    Bisa jadi matahari mengelilingi bumi, atau bisa jadi bumi dan planet lainnya mengelilingi matahari yg berjalan terus sampai ke arsy dan kembali lagi ketempat titik awal sesuai dengan jalur edarnya yg ditetap kan ALLAH.

    Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya cuma bisa menanggapi soal video Felix Baumgartner. Video tersebut pake kamera berlensa lebar, atau malah sangat lebar. Kamera dengan lensa begitu membuat hasil rekaman terdistorsi. Kalau bagian Bumi yang tampak di video itu adalah Bumi yang bulat, lalu di mana lautannya? Itu saja sih kalo saya.

      Lain-lainnya, wallahu a'lam :)

      Hapus
  52. itulah kenapa bahasa Allah swt sangat rumit, agar manusia banyak mikir....
    nice share mas eko

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi dalam al-Qur'an sendiri disebutkan kalau kitab suci ini disampaikan dengan bahasa yang mudah agar gampang dipahami :)

      Hapus
  53. "This high-altitude EMP occurs between 30 and 50 kilometers (18 and 31 miles) above the Earth's surface."
    amerika dan soviet sudah mencobanya kalau bumi ini ada pelindungnya.
    https://en.wikipedia.org/wiki/High-altitude_nuclear_explosion

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks untuk sharing sumber referensi lain.

      Hapus
  54. saya sangat menyukai blog ini
    dan saya sangat setuju kalau bumi ini tidak lah globe
    tapi dataran dan hamparan
    alquran tidak mungkin salah
    semuanya akan terbukti dengan sendirinya
    kepada yang belum mengerti coba aja tutor untuk membuktikan bahwa bumi itu datar
    coba saja kalau mau atau berani
    trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih.
      Ayo, siapa yang mau atau berani? :)

      Hapus
  55. Fatur Rahman "Mas Eko, pake kitab suci yang mana nih ? Al-Quran atau Injil atau lainnya ? Kalo pke Al-Quran, anda tau Isra Mi'raj pasti kan ? Kalo anda percaya Bumi itu Datar dengan gambar seperti di gambar yg pertama anda lihat di blog ini, Bagaimana Nabi Muhammad SAW tidak kebasahan ketika Isra Mi'raj ? Bukankah dengan Bumi berbentuk seperti gambar di atas yang air diatas langit kita, Nabi harus kebasahan terlebih dahulu sebelum sampai di surga ? Mohon penjelasannya" saya akan menjawabnya : "Ilustrasi di atas itu salah mas, yang diatas bumi datar itu bukan air tapi semacam pelindung tranparan, disebut kubah bumi atau kubah selestial. Seperti kata Ibnu sina, ilmuwan islam yang terkenal "Kuat, tapi transparana".

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan salah, tapi itu cuma gambaran mudahnya aja. Gambaran simpel kosmologi menurut teori Bumi datar. Itu yang saya pahami.

      Hapus
  56. Semua bantahan mengenai flat earth berhasil di jawab oleh komunitas flat earth,hampir semua. Cm yg saya ragu ko blm pernah ada orang yg berhasil menemukan ujung dunia,dibalik dinding es itu ada apa sbnarnya. Lalu sy iseng tanya pilot dan ternyata kalo pesawat lewat kutub akan ngaco krna dya tarik magnetis. Brarti blm pernah ada pesawat kesana...

    BalasHapus
  57. ayo yg ke 9 udah rilis.. silakan ditonton :) hehe

    BalasHapus
  58. Apa yg bisa dihasilkan atau manfaat dari teory bumi itu datar sampai sejauh ini?
    Kalo dari teori bumi itu bulat sdh bnyk manfaat yg bisa diambil manusia seperti terbitnya tanggal/tahun masehi dan hijriyah.

    Mohon pencerahaan.

    BalasHapus
  59. Menurut saya sangat masuk akal bumi datar karena untuk shalat kita disuruh menghadap kiblat. Kalo bulat, kita menghadap arah timur pun akan tetap menghadap ke kiblat, namun jaraknya lebih jauh. Sedangkan kalo datar dan kita menghadap timur, sudah pasti kita membelakangi kiblat

    BalasHapus
  60. Tolong jangan hanya berpedoman dgn video saja, kalau ilmu pengetahuan rendah, pastu mudah terpengaruh dengan hanya menonton video. Jangan cuma belajar pada teori bumi datar, belajarlah juga dengan teori2 pembuktian bumi bulat, maka anda bisa menyimpulkan yg mana yg benar. Klw hanya belajar pada video konspirasi bumi datar, ya wasalam. Saya awalnya terpengaruh dgn video youtube, tetapi sya blm puas dengan video, karena ternyata satu persatu kebohongan sudah terungkap dalam video tersebut. Banyak manipulasi data disana, jdi berfikirlah secara cerdas :) CMIIW

    BalasHapus
  61. Saya sedikit setuju dengan flatter,namun yang saya bingung bagaimana cara untuk menghitung jumlah hari dalam setahun,kalender islam dan masehi yang mengacu pada evolusi bumi terhadap bulan ataupun matahari.
    Namun kalau iya ujung dunia adalah kutub selatan dan bentuknya seperti 2 gunung yg saling menutupi maka alquran surar al-kahfi ayat 83-101 dapat sebagai penjelasannya.
    Waallahualam

    BalasHapus
  62. Datar atau bulat memang hanya Allah yg tahu.

    Tapi ada kejanggalan di video FE101, salah satunya saja:

    Nasa dikatakan berbohong telah mendarat di bulan. Dikatakan juga manusia tidak akan pernah sampai di bulan atau menjelajahi luar angkasa karena dibatasi oleh kubah. Roket atau bom nuklit sekalipun tidak bisa menembus kubah.

    Nah, menurut model bumi datar, bulan, matahari dan bintang itu letaknya di dalam kubah.

    Kalau begitu, tetap saja bisa mencapai bulan tanpa harus menabrak kubah. Hehe.

    Jadi menurut saya, FE tidak konsisten dengan teorinya sendiri. Trims.

    BalasHapus
  63. duh jangan asal Tafsir Al-Quran deh, situ belajar berapa tahun jadi ahli Tafsir, yang ahli tafsir aja takut2 dalam melakukan tafsir lah ente tafsir tanpa ilmu yang mumpuni, ulama2 terdahulu sampai jaga sikap dan yang lain, emang ente paham arti "firasy" sebenernya selain hamparan?

    BalasHapus
  64. Sebenernya logikanya masuk bumi datar kalo bicara soal sejajarnya Baitul makmur dgn Kakbah.

    Dan masuk akal juga kalo iblis (Illuminati) selalu ingin menembus langit.

    Karena iblis(Illuminati) adalah satu2 nya mahluk Allah yang masih hidup di bumi dan tahu bagaimana langit itu.

    Iblis pernah turun dari surga, dan ingin menantang Tuhan dengan menembus langit beserta bala tentaranya.

    Banyak video2 klip Illuminati yang menggambarkan spt itu.
    Dibangun nya menara Babel dan piramid juga bertujuan menembus kubah langit. Logikanya memang apa langit sedekat itu??? Ya... Iblislah yang dimaksudkan tujuannya itu.

    Lalu ada hadist ttg yakjuj dan makjuj. Yang dikurung di tembok raksasa oleh Iskandar Zulkarnain.
    Logika bumi bulat itu sempit dan ga mungkin bangsa yakjuj makjuj yang jumlahnya 1000x penduduk bumi bisa masuk ke lorong gua.
    Pasti bumi itu lebih luas dari yang di gambarkan NASA. Dan lebih istimewa.
    Bumi masih menyimpan banyak rahasia.

    Kemudian mereka berjalan dan berakhir di gunung Khumar, yaitu salah satu gunung di Baitul Maqdis. Kemudian mereka berkata: “Kita telah membantai penduduk bumi, mari kita membantai penduduk langit.” Maka mereka melemparkan panah-panah dan tombak-tombak mereka ke langit. Maka Allah subhanahuwata’ala kembalikan panah dan tombak-tombak mereka dalam keadaan berlumuran darah.” (HR. Muslim dalam kitab Al-Fitan wa Asyrathus Sa’ah)

    Dr hadis tsb yakjuj makjuj ingin memanah langit. Dan logis jika disambungkan dgn teori bumi datar.

    Wallahualam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Izin berpendapat, sebelumnya saya ucapkan selamat malam

      اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
      وَبَرَكَاتُهُ

      “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh”,

      “Semoga keselamatan, rahmat Allah dan berkah-Nya tercurah kepadamu.”
      Aamiin Ya Allah

      Menurut pendapat aku, sebenarnya logiknya sederhana saja kenapa amerika tidak terlihat di indonesia jika menggunakan teleskop....itu karena terhalang gunung ....jd masalahny hnya perspektif yg terhalang saja, teleskop bsa menjangkau bulan ya karna dr bawah ke atas kan ga ada yg menghalangi

      وَيَوْمَ نُسَيِّرُ الْجِبَالَ وَتَرَى الأرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَاهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا (٤٧) وَعُرِضُوا عَلَى رَبِّكَ صَفًّا لَقَدْ جِئْتُمُونَا كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ بَلْ
      47. [1]Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung[2] dan engkau akan melihat bumi itu rata dan Kami kumpulkan mereka (seluruh manusia), dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.

      Hapus
  65. kalau bumi datar berarti arah kiblat shalat untuk indonesia salah.

    BalasHapus
  66. Salam.
    Flat earth memang tema menarik, karena punya jalinan luas pada berbagai hal yang kita kenal saat ini, satelit, keuangan dll. Flat earth dalah cari pandang yang berbeda dari mainstream, think out box, mungkin cari yang lebih bijak dalam menanggapi flat earth ini, sebenarnya ada banyak hal yang kita terima sebagai kebenaran tanpa mempertanyakannya, dan flat earth ini seakan membangunkan kesadaran asali kita tentang bagaimana seharusnya kita menerima informasi dan memprosesnya sebagai kebenaran tak terbantahkan.
    Jadi debat kusir mungkin tak di butuhkan menanggapi flat earth ini, tapi mari riset masing2 untuk menemukan apa yang sebenarnya ada disekitar kita dan diluar sana :)
    salam

    BalasHapus
  67. Kita telusuri bareng yuk...
    Antara kutub utara dan kutub selatan.
    Misal si A berjalan mengitari kutub utara dan si B mengitari kutub selatan yang sebelumnya posisi keduanya sudah diatur sama berdasarkan globe dan nantinya akan kembali ke tempat semula. Kalau jarak keduanya sama atau beda dikit, maka bumi itu Bulat.
    Kalau jarak putar kutub utara lebih dekat dibanding jarak kutub selatan, bahkan malah lebih jauh berkali xxxx lipat, maka jawabannya bumi cakram datar.

    BalasHapus
  68. menurutku, kalau pergerakan matahari seperti teori bumi datar, maka ukuran matahari jika dipandang saat terbit, kecil trus membesar dan mengecil lagi hingga terbenam. padahal kenyataannya gak gitu apalagi kalau ukuran mataharinya lebih kecil dari bumi. gak masuk akal bro

    BalasHapus
  69. Bumi adalah milik semua umat manusia berdasrkan konsep "Equality" (semua manusia adalah sama dan setara). Maka segala hal yang berhubungan dengan "bentuk sejati" bumi untuk diteliti, tidak boleh dihalangi. Namun dunia saat ini berada dalam genggaman segelintir golongan elit untuk menjaga bisnis mereka agar tetap berjalan. Media adalah wadah tepat bagi mereka untuk menyuntikkan propaganda dan mind control pada umat manusia agar kepentingan mereka tercapai.
    Nah teori bumi datar (flat earth) yang juga menunjukkan bahwa bumi adalah pusat tata surya kita, jika mmg mampu menjungkalkan teori sains modern bahwa bumi bulat (earth is globe), akan "memporakporanda" kan segala unsur kepentingan para golongan elit tersebut.
    Sehingga wajar, jika penganut paham konspirasi getol menyoroti hal ini.

    Nicola Tesla (penemu arus bolak balik) adalah salah satu manusia terjenius yg pernah ada menyatakan bahwa bumi ini adalah Realm (dunia/alam) dan bukan lah planet.

    Nicola tesla pernah menciptakan listrik gratis bagi masyarakat dgn temuannya, namun seorang penguasa merenggut Tesla, agar masyarakat tidak mendapat fasilitas gratis tsb, melainkan harus berbayar. (Ini semua murni adalah kepentingan bisnis). Sama dgn case Flat Earth Theory vs Modern Sains

    Saya bukanlah penganut flat teori atau globe teori, tp saya adalah manusia biasa yang mencoba untuk berpikir terbuka dan menerima segala masukan dan ilmu yg dipaparkan beserta pembuktian ilmiah yg disandingkan.


    BalasHapus
  70. bagi yang menganggap bumi datar, sampaikan saja fakta2 yang logis. Sebaiknya gak perlu nuduh NASA membohongi manusia sedunia tentang bumi yang bulat slma bertahun2 apalagi belum ada bukti yang real. ya kalau benar, kalau salah fitnah dong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tonton videonya di youtube kalo mau liat buktinya

      Hapus
  71. Jika bumi bulat, sekuat apakah grafitasi bumi untuk menarik air samudra dan gunung yg berada di lingkaran bawah?
    Jika memang Sekuat itu, pada saat kita melepaskan balon di wilayah bumi bawah harusnya balonnya nempel tanah mengarah pada bumi bagian atas atau mengarah ke utara. Tapi kok tetep terbang kebawah balonnya, yg dari belahan bumi tengah toh balonnya juga terbangnya gak slalu ke utara tuh??? Ayo smua pada beli balon sana.. Asal jangan mbalon ya... hehehehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru nonton youtube beberapa episode sudah merasa benar, padahal kebanyakan opini saja tanpa bukti&teori yang di akui,jika anda berfikir jernih dan terbuka silahkan baca bantahan di link berikut http://www.kaskus.co.id/thread/57cf656862088171708b4567/menjawab-flat-earth-101-mengungkap-kebohongan-propaganda-bumi-datar

      Hapus
    2. Ciye, ciye, ada yang numpang promo thread di Kaskus nih ye. Kalo dapet pengunjung dari blog ini jangan lupa fee-nya ya. Hehehehe...

      Hapus
  72. “Wahai jama’ah jin dan manusia jika kamu sanggup menembus/melintasi penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak akan bisa menembusnya melainkan dengan sulthan (kekuatan).” [Al-Rahman: 33]

    BalasHapus
  73. Marilah kita buktikan kebenaran yang sesungguhnya

    BalasHapus
  74. Sepertinya saya lebih cenderung bahwa bumi itu datar, hanya karena sya memikirkan gaya grafitasi bila bumi berbentuk globe, begitu kuatnya grafitasi sehingga air laut tidak tumpah, kalau sudah sekuat itu grafitasi apakah kita mamu berjalan ? apakah akan ada pesawat terbang diciptakan ? Tentu saja semua bebas mengeluarkan pendapat, saya juga menghargai mereka yg berpendapat bahwa bumi itu globe, yuk kita cari bukti masing2 disekitar kita

    BalasHapus
  75. Earth is flat. Earth isn't globe. Sains modern menyebutkan bahwa bumi ini bulat semata mata hanyalah untuk "BISNIS TRILIUNAN DOLLAR", "MENJAUHKAN MANUSIA DARI AGAMA".

    BalasHapus
  76. Mari kita jangan menyebarkan faham2 yang jelas salah dan tidak didukung fakta yang akurat, buat para flatter dan bung eko (yg berpotensi jadi penganut flatter) silahkan di pelajari bantahan video FE101 berikut http://www.kaskus.co.id/thread/57cf656862088171708b4567/menjawab-flat-earth-101-mengungkap-kebohongan-propaganda-bumi-datar (mohon maaf anonim disengaja, menghindari perdebatan yg tidak perlu, yg diperlukan hanya pikiran terbuka)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ente sudahlah gak berani nunjukin identitas, main spekulasi sembarang pula. Bahasa gampangnya, sok tahu pula. Hihihihi. Ini saya paste aja jawaban yang pernah saya kasih ke pembaca yang suka main spekulasi seenaknya begini:

      "Gini, gini. Judul artikel ini ada tanda tanya, jadi ini sebuah pertanyaan, bukan pernyataan sikap. Lagipula coba baca habis dan baca baik-baik seluruh tulisan ini, maka Anda nggak akan menemukan secuil pun opini pribadi saya. Sebab di sini saya cuma merangkai teori-teori flat earth yang saya baca sebelumnya.

      Nah, kalau Anda mengajark saya berdebat soal flat earth dengan beranggapan saya penganut teori ini, Anda salah alamat. Maaf ya..."

      Cheers :)

      Hapus
  77. mau nanya ,,,kalau liat globe adakah jalur penerbangan dari amerika ke afrika tanpa melewati asia dan sekitar ,,masutnya lewat balik bumi indo ini ,,klo ada kan bumi bulat ,,klo gak ada bumi datar ,,kalau bumi datar dan ada penerbngan amerika afrika tidak lewat asia dan skitar dan lewat balik bumi trus apa yang mereka liat ,,jawabanya

    BalasHapus
  78. Salut untuk Bung Eko. Tulisan ini tidak ada muatan untuk memancing perdebatan. Sekali lagi salut. Saya pribadi baru sadar bahwa dunia yang kita huni sekarang ini (yaitu bumi) sudah dikuasai & dikendalikan segelintir orang yang bertujuan untuk memperbudak banyak orang demi kepentingan mereka.

    Tujuan terselubungnya yaitu untuk semakin menjauhkan manusia dari agama, Tuhan, dan Ketuhanan. Kemudian menjadikan SAINS sebagai berhala baru. Sadar atau tidak sadar.

    Waspadalah. Ini propaganda Iblis beserta para pemuja dan penyembahnya. Al Masih Ad Dajjal. THE ANTICHRIST.

    Manusia digiring untuk menafikan Tuhan dan kekuatan tertinggi yang tak tertandingi, sekalipun oleh teknologi super canggih nan modern.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih. Tulisah ini hanya rangkuman dari apa yang saya baca terkait flat earth. Saya sendiri malah tidak mengeluarkan pendapat secuil pun di sini, kecuali pernyataan. So, lucu aja kalau ada yang bilang saya begini-begitu, nyebarin paham ini-itu, hahaha.

      Hapus
  79. seandainya umat manusia bisa menempati planet lain selain bumi ambil contoh "seumpama" bulan (ingat ya seumpama loh)
    bagi yg beragama muslim kalau mau sholat kiblatnya menghadap kemana ?

    sedang sudah jelas perintah mengarahkan kemasjidil harom





    BalasHapus
  80. Lalu tentang siaran live di tv bagaimana?? Kalo kita lihat siaran live d luar negri, contoh saat nton motoGP apa sepak bola, saat kita saksikan di Indonesia malam hari, kadang di siarannya malam hari, itu terjadi dalam 1 waktu, kalo bumi itu datar harusnya seluruh permukaan bumi akan mengalami siang dan malam dalam satu waktu yg bersamaan, gk mungkin daratan satu dengan yg lainya berbeda waktu siang dan malam kalo bumi itu datar,

    BalasHapus
  81. Sy sangat menyukai hal hal yang logis, dan menurut sy stelah menonton video saya menyukainya sekaligus merinding gentar dengan kekeasaan Allah SWT dan Semua masuk akal..sy kembalikan lagi ke diri saya apakah sy bersikap plinplan/atau bersikap tidak netral tentang pengetahuan sy yang dulu bahwa bumi adalah berbentuk bola ?.tapi tidak..ternyata sy tidak punya alasan untuk menolak bahwa bumi ini datar..ini semua sangat masuk akal bahwa bumi ini memang datar.

    BalasHapus
  82. SSSssttttt. The Earth Is fleat ... Afalaa Ta'qiluun ?

    saya setuju mas eko

    BalasHapus
  83. menurut saya bumi itu tetap BULAT, cb org telanjang utuh pasti dibilang telanjang bulat, telanjang datar ga ada, angka mendekati atw dibikin di BULATKAN, angka didatarkan itu g ada, terus org mau nelan sekaligus itu bilangnya DITELAN BULAT BULAT, nelan DATAR DATAR itu ga ada, wiwihihi hahahha hehehehe.. cm jokes om.. hehehe.. intinya mau bulat datar gepeng ga ngaruh kan sm hidup kita. peace ah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha, ini komentar paling keren deh.
      Have a nice day, Bro! :)

      Hapus
  84. Referensi pertama da YT "Flat Earth 101", membuat pikiran mulai tergugah akan bumi flat or globe, ditambah pengalaman saat penerbangan maskapai dimana kondisi 2 awan terang "bawah pesawat" dan mendung "atas pesawat", saat melihat ke ujung tak ditemukannya lengkungan sedikitpun malah yang titik nemu kedua awan yang samar "mungkin jarak pandang mata", lagi2 tanpa bukti pasti bisa apa meyakini globe or flath, allahualam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naik pesawat kalo cuma penerbangan domestik sih paling tinggi 30.000 kaki alias sekitar 9 kilometer saja. Katanya sih kurang tinggi kalau mau lihat lengkungan Bumi. Wallahua'lam.

      Hapus
  85. Terlepas dari bentuk bumi ini bulat atau datar... tapi mengenai sistem yg menggurita pikiran akal dan kehidupan kita ini menurut saya lebih layak di bahas...

    BalasHapus
  86. Yah paling2 kita cuma bs bilang..ooh bulat to..ooh datar to...tanpa bs membuktikan. Kita cuma bs debat yg 'katanya'...eeh pke ayat2 Tuhan lagi buat berdebat. Sementara Tuhan sendiri melarang Nabi berdebat masalah ada berapa orng didlm Gua Kahfi. artinya.....ga da manfaatnya...peace kang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh, gitu toh? Hhahahaha.
      Peace, love, and happiness :)

      Hapus
  87. Daripada pusing mikirin bumi bulat atau datar mending kita nyanyi lagunya doel sumbang "klo bulan bisa ngomong" ������������������

    Apapun bentuk bumi itu yg pasti Bumi ini ciptaan Allah dan kalaupun bentuk nya seperti apa kita manusia ini tak perlu capek2 mengkritisi krn segala sesuatu ciptaan Allah itu sudah pasti sempurna dan paling baik...

    Make it simple aja kali yahh....salam utk semua ��������������������

    Bonus lirik lagu "klo bulan bisa ngomong neh"kalau2 ada yg lupa hehehe...
    Lirik Lagu Kalau Bulan Bisa Ngomong - Nini Karlina




    223
    SHARES
    Kalau bulan bisa ngomong (oh yeah?)
    Dia jujur takkan bohong
    Seperti anjing melolong
    Tiap hari ku teriakkan
    namamu, ya namamu

    Kalau bulan bisa ngomong (oh yeah?)
    Ada cinta yang terlalu
    Ada rindu yang terlalu
    Semua serba terlalu
    padamu, ya padamu

    Aku kehabisan kata
    dan hampir tak dapat bicara
    Dalam hati hanya ada rasa
    yang tak dapat kuwakilkan
    pada sajak lagu atau bunga

    Demi kamu aku pamit
    Sebentar aku ke langit
    Akan kugendong rembulan
    Kukantongi bintang-bintang
    Segera kubawa pulang
    (untukmu,) ya untukmu

    Kalau bulan bisa ngomong (oh yeah?)
    Sayang bulan tak bisa ngomong
    Coba kalau bisa ngomong
    Dia pasti tak akan bohong
    tentang cinta, cinta kita...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya, sayang bulan nggak bisa ngomong.
      Kalo bulan bisa ngomong pasti udah ngasih tahu bentuk Bumi kali ya? :)

      Hapus
  88. Mohon info, adakah yg pernah meneropongi pulau kalimantan/sulawesi dari pulau jawa? Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, nggak tahu tuh.
      Kenapa nggak dicoba sendiri? :)

      Hapus
  89. Kalau teorinya bumi bulat, trus kenapa ya rasi bintang di setiap malam sepanjang tahun rasi bintangny itu2 aj, kl mnrut pndapat saya slama bumi berevolusi dan dan gugusan bintang diam sperti halnya matahari(not scale galaxy), harusnya kita akan melihat rasi2 bintang yg berbeda2 selama setahun, bukankah sudut pandang kita selama setahun berubah di akibatkan bumi mengitari matahari bepola lingkaran penuh (360°) atau katanya lonjong2dikitlah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekedar info/ref. Kl g salah baru2 ini ada yg meneliti bahwa mataharilah yg mengelilingi bumi, bukan sebaliknya. Nah, bisa jadi memang benar, seperti bintang yg sama yg kita liat itu2 terus. Cari ja sama su mbah google.

      Hapus
    2. Maybe...
      Yang disayangkan kenapa kok kasih komen tapi anonim. Kolom URL itu diisi alamat Facebook juga bisa lho. Biar asyik diskusinya.

      Hapus
  90. teory flat earth lebih masuk akal... intinya gini sama2 pelajari 2 teory itu... terus pikir mana yg lebih masuk akal... jangan langsung membatah, menyalahkan, dam membuli...

    BalasHapus
  91. Ga usah ngomongin bulat atau datar dulu kawan! semua juga "katanya" (kata NASA, kata ilmuwan, kata beberapa ulama), emang lu pade udah lihat langsung bentuk bumi? (coba pikir, turunkan egomu kawan!)..Kalian itu jangan terlalu gegabah “seolah-olah” mendewakan ulama atau ilmuwan..jelas manusia itu tempatnya salah!. Kembali kepada al quran, dari pertanyaan mendasar yang harus dibuktikan dulu (posisi bumi di alam semesta): APAKAH BETUL BUMI BAGIAN DARI LANGIT (MELAYANG2 DILANGIT)? (seperti yang digambarkan oleh NASA?) ATAU JUSTRU MATAHARI DAN GUGUSAN BINTANG LAH YANG MELAYANG2 DILANGIT (antara langit dan bumi)? Silakan yang muslim jangan malas untuk mengecek, (QS. Al Anbiya: 30), (QS. Qaf : 6), (QS. Al Ghashiyah:18-20), (QS. Al Mu'min: 64), (QS. Az Zukhruf:10), (QS Al Hijr:15), (QS. Al-'Anbya : 16), (QS Qaf: 6-7.), (QS. Al Mulk: 3-5), (QS. Ash Shofaat: 6), (QS Al Hijr:16), (QS Al Fuqon:61), (QS Fushilat:12), dsb…silakan cari pemaknaanya, betul seperti itu?! Itu ayat2 yang tersurat dan dapat dipahami langsung oleh pembacanya, bukan hanya 1 atau 2 ayat tapi banyak dan ayat2 itu saling menguatkan satu sama lain bos (konsisten), al quran ga mungkin salah (kalau anda seorang muslim, pasti meyakininya)!! Kalau ada yang masih ngeyel, “bukan itu maksud dari ayat tersebut, perlu dimaknai lagi”, coba buktikan jangan protes tanpa dasar, OK!!

    BalasHapus
  92. Saya muslim, saya percaya kepada ulama, tapi ulama yang mana dulu? Hati-hati, jangan terbius dengan gelar atau nama arab/muslimnya (ustad, syeik, muhammad, muslim..dll) yang memberikan fatwa atau ijma tertentu. Karena boleh jadi ada ulama yang memang tahu agama dan memiliki pengetahuan tertentu atau hanya memiliki kemampuan di bidang agamanya saja atau juga ucapan/fatwanya mengandung unsur kepentingan tertentu (tidak murni berdasarkan kebenaran). Hati-hati, di Islam saja saja banyak alirannya/golongannya, lengkap dengan ulama2 nya masing-masing! Hadis aja ada yang dhoif ada yang sahih. Berarti masih ada “oknum ulama” yang mengaburkan kebenaran al quran dan hadis nabi Muhammad..Silakan pikir!!

    Carilah kebenaran dari sumber Ilahi, bukan pembenaran dari Sang Mukidi, Ok! Ingat, hidup ini penuh dengan kepentingan dan konspirasi, guys! Ilmu pengetahuan pasti sejalan dengan ajaran agama (banyak fakta hasil penelitian bidang ilmu lain membuktikan kebenaran al quran dan hadis). Jangan mau dijauhkan oleh oknum tertentu mengenai keduanya!! ketika ada perbedaan antara ilmu pengetahuan dengan agama, maka siapa yang salah dan siapa yang benar? (silakan jawab sendiri!).

    BalasHapus
  93. Bumi itu datar ! kalo gak percaya cek aja sendiri "

    BalasHapus
  94. Flat Earth menurut saya.
    umat ISLAM harus baca pendapat saya ini.

    anda harus tahu siapa orang orang yang pertamakalinya menyatakan bahwa bumi itu adalah bulat.. mereka adalah ilmuan ilmuan Kafir (seperti Galileo contohnya) tentu bukan hanya Galileo yang menyatakan bumi itu bulat, banyak yang lainnya tapi dialah yang paling mudah dikenali oleh kita.

    --- Mereka (para ilmuan Kafir yang mengatakan bahwa bentuk bumi adalah BULAT) selalu mengajarkan seluruh umat manusia termasuk kita SEJAK kecil tentang antariksa, mereka mengajarkan bahwa Bumi BEREDAR / bergerak pada GARIS EDARNYA mengelilingi MATAHARI.
    --- Sedangkan agama kita (ISLAM) tidak mengajarkan hal seperti itu.
    Berikut.. Allah (Tuhan kita semua yang maha PERKASA) berfirman dalam Al Quran :

    Dan telah kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai pada tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua.
    Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing masing beredar pada garis edarnya.
    ** Al Quran surah nomor 36 (Ya-sin) ayat 39 / 40


    ya.. Al Quran mengajarkan kita bahwa MATAHARI dan BULAN lah yang memiliki garis edar (bukan Bumi yang memiliki garis edar)

    Dari sini lah umat islam dituntut untuk memilih, mau percaya kepada siapa..
    - kepada para ilmuan kafir itu ??
    - atau kepada Al Quran ??

    Mereka (ilmuan Kafir) bilang bumi beredar pada garis edarnya, sedangkan Al Quran bilang matahari dan bulan lah yang Beredar.

    JELAS.. Saya pribadi akan lebih mempercayai Al Quran !!!

    oleh karena itu jika saya ditanya.. apakah kamu percaya bentuk bumi itu BULAT (seperti yang dikatakan para ilmuan Kafir) ???
    *** Maka JELAS saya akan menjawab, TIDAK !!! saya tidak percaya bahwa bumi itu BULAT !!!

    jika saya ditanya kembali.. lalu jika kamu tidak percaya bahwa bumi itu bulat maka menurutmu bentuk bumi seperti apa??
    *** JELAS saya akan menjawab bahwa bumi itu Terhampar (bukan bulat) sama seperti apa yang Allah Azzawajal katakan dalam Al Quran :

    dan kami telah (Menghamparkan) bumi, dan kami pancangkan padanya gunung gunung serta kami tumbuhkan disana segala sesuatu menurut ukuran.
    Al Quran surah nomor 15 (Al-Hijr) ayat 19

    Sebentar.... masih ada lagi nih, Allah Azzawajal juga berkata dalam firman nya yang lain :
    Didalam Al Quran surah nomor 88 (Al-Gosyiyah) ayat 17 sampai ayat 26.
    Baca baik baik dan perhatikan ayat nomor 20

    17. Maka tidaklah mereka memperhatikan unta, bagaimana diciptakan?

    18. Dan langit, bagaimana ditinggikan?

    19. Dan gunung gunung bagaimana ditegakkan?

    20. Dan BUMI bagaimana diHAMPARKAN?

    21 sampai dengan 26.
    Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan, engkau bukanlah orang yang berkuasa atas mereka, kecuali (jika ada) orang yang berpaling dan kafir, maka Allah akan Mengazabnya dengan AZAB yang BESAR. Sungguh, kepada kamilah mereka kembali, kemudian sesungguhnya (kewajiban) kamilah membuat perhitungan atas mereka.


    Jadi intinya saya sebagai MUSLIM tidak percaya teori BUMI BULAT. Dan seharusnya kita tidak perlu mempermasalahkan bentuk bumi.. Mau bulat, kotak, segitiga, atau seperti Martabak sekalipun ya engga masalah. hal yang lebih penting dari mempermasalahkan bentuk bumi adalah... Mempersiapkan kematian kita masing masing, tanya diri kita apakah kita sudah siap bertemu sang pencipta?? karena... saya bersumpah dengan nama Allah, apapun bentuk buminya kita semua akan tetap bertemu dengan sang pencipta (kita semua akan tetap MATI) !!!

    Jadi apakah kita sudah siap ????

    BalasHapus
  95. 1. Cobalah cari di google tentang foto foto bumi "NASA Satellites" yang secara resmi dikelaurkan oleh NASA dan perhatikan baik baik dan apakah foto tersebut asli foto atau memang gambar kartun hasil editan oleh orang ahli komputer. dan yang jadi pertanyaannya adakah foto bumi dari NASA yang bukan cgi atau bukan hasil rekayasa komputer.



    2. Dan perlu kita ketahui mungkin ada ribuan satelit diluar angkasa sana namun yang anehnya adalah tak ada satupun radio atau teleskop yang bisa melihat satu saja dari satelie satelie tersebut.



    3. app Googke my locations dan google maps sama sekali tidak menggunakan satelit dan GPS melainkan pihak google sendiri telah mengakui mendapatkan gambar gambar permukaan bumi diambil dari drone.



    4. Roket roket NASA tidak pernah terbang secara vertikal atau lurus ke atas dari bumi dan sama sekali tidak pernah melawati orbit (500 km dari bumi)



    5. Budget NASA 256 trilyun dan hasilnya hanya gambar gambar CGI dan video dalam air dan tentang budget nasa cek disini https://en.wikipedia.org/wiki/Budget_of_NASA

    6. Buktinya Galileo dihukum mati ketika tidak bisa membuktikan teorinya secara empiris dan silahkan bisa anda cari di google karena tentang galileo sudah banyak yang bahas.



    7. Jika air laut tidak tumpah dan kenapa bisa menempel dibumi dan kenapa balon yang diisi gas bisa terbang? apakah itu yang dinamakan dengan anti gravitasi? dan kebohongan tentang bumi yang sebenarnya datar ini adalah salah satu proyek besar negara negara yang dibawah kelompok NASA.

    8. Fakta dilapangan adalah membuktikan bahwa NASA yang di bekingin dengan PBB memang memperkerjakan sejumlah orang untuk menjaga ketat dinding es ini karena ada sesuatu yang dirahasiakan disana?

    9. Ilmuwan telah membuktikan bahwa matahari berjalan di tempat peredarannya beberapa tahun belakangan, dan ilmuwan telah mengetahui bahwa bukan mengorbit bumi dan matahari mengorbit galaksi.

    10. dan yang heboh akhir akhir ini adalah penyanyi rap bobby ray simmons bikin heboh di twitternya yang menyatakan bahwa bumi itu datar silahkan bisa sahabat sajabat dan teman teman cek artikelnya disini http://global.liputan6.com/read/2422177/5-foto-ini-jadi-bukti-bumi-sejatinya-rata-bukan-bulat

    BalasHapus